Fistula Ani

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 25/06/2020 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu fistula ani?

Penyakit fistula ani atau anal fistula adalah terbentuknya saluran kecil di antara ujung usus besar dan kulit di sekitar anus. Fistula sendiri adalah saluran penghubung antara dua bagian tubuh atau pembuluh darah.

Pada kebanyakan kasus, anal fistula terbentuk akibat infeksi pada kelenjar anus. Infeksi ini membentuk abses (benjolan berisi nanah).

Benjolan tersebut kemudian akan pecah, mengering, dan membentuk lubang di bawah kulit yang terhubung dengan kelenjar yang terinfeksi. Kondisi ini perlu perawatan dokter karena tidak akan sembuh dengan sendirinya.

Seberapa umumkah penyakit ini?

Penyakit fistula ani adalah kondisi yang lebih sering terjadi pada pria yang berusia 20-40 tahun. Diperkirakan terdapat 1 hingga 3 orang mengalami kondisi ini dari 10.000 orang.

Sebagian besar fistula adalah hasil dari infeksi yang dimulai pada kelenjar anus (cyptoglandular) yang menyebabkan abses (kumpulan nanah) kecil.

Tanda & gejala

Apa saja tanda dan gejala fistula ani?

Tanda dan gejala penyakit fistula ani yang mungkin Anda rasakan adalah:

  • Iritasi kulit di sekitar anus
  • Muncul rasa sakit terus-menerus yang digambarkan seperti sensasi berdenyut yang semakin buruk ketika duduk, bergerak, buang air besar, atau batuk
  • Bau busuk di dekat anus
  • BAB berdarah atau ada nanah pada feses
  • Ada pembengkakan dan kemerahan di sekitar anus
  • Mengalami demam ketika abses terbentuk
  • Tubuh menggigil dan kelelahan

Tidak semua orang mengalami gejala yang sama. Ada yang mengalami semua gejala, ada pula yang mengalami beberapa gejala. Bahkan, ada juga yang merasakan gejala lain yang tidak disebutkan di atas.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Segera kunjungi dokter jika Anda mengalami gejala terus-menerus yang dicurigai sebagai fistula ani.

Dokter akan mengamati gejala yang Anda rasakan dan memeriksa anus dengan memasukkan jari ke dalamnya. Ini dilakukan untuk memeriksa adanya tanda-tanda fistula ani.

Bila gejala mengarah pada anal fistula, dokter akan merujuk Anda ke dokter spesialis kolorektal untuk menjalani tes lebih lanjut, menegakkan diagnosis, dan perawatan yang lebih tepat.

Penyebab

Apa penyebab fistula ani?

Penyebab utama dari fistula ani adalah terbentuknya abses di sekitar anus. Awalnya, kondisi ini terjadi ketika kelenjar di sekitar anus tersumbat.

Saat kelenjar tersumbat, maka bakteri akan menumpuk hingga menyebabkan infeksi pada jaringan tersebut. Akhirnya, abses alias kumpulan nanah muncul.

Saat abses tidak langsung ditangani dengan baik dan tak sembuh setelah nanah dikeluarkan, maka Anda akan berisiko fistula ani.

Akhirnya, kumpulan nanah ini akan membuat jalan keluar sendiri hingga muncul lubang di kulit sekitar anus. Diperkirakan 40 persen pasien dengan abses akan membentuk fistula.

Menurut situs Cleveland Clinic, munculnya benjolan yang berisi nanah ini kemungkinan besar akibat adanya masalah kesehatan, seperti:

  • Penyakit Crohn, yakni kondisi jangka panjang yang membuat sistem pencernaan meradang.
  • Infeksi tuberkulosis (TB), yaitu infeksi bakteri yang menyerang paru-paru.
  • HIV, yakni infeksi virus yang nantinya akan menyebabkan AIDS dan memengaruhi sistem imun.
  • Penyakit menular seksual yang menyerang anus.
  • Divertikulitis, yaitu peradangan pada kantung-kantung sepanjang usus besar.
  • Trauma atau komplikasi bekas operasi di dekat anus.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk terkena anal fistula?

Terbentuknya abses di sekitar anus meningkatkan risiko mengalami anal fistula. Selain itu, adanya masalah pada sistem pencernaan juga meningkatkan penyakit ini.

Beberapa masalah kesehatan yang dapat meningkatkan risiko fistula ani adalah:

Komplikasi

Apa saja komplikasi dari anal fistula?

Fistula ani adalah penyakit yang dapat kambuh kembali setelah perawatan. Tanpa perawatan yang tepat, gejalanya akan semakin memburuk. Komplikasi juga bisa terjadi ketika anal fistula tidak diobati dengan tepat.

Salah satu komplikasi yang mungkin terjadi akibat fistula ani adalah ketidakmampuan untuk mengontrol pergerakan usus, sehingga mempengaruhi kebiasaan buang air.

Diagnosis dan Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk anal fistula?

Dokter biasanya dapat menegakkan diagnosis fistula ani dengan memeriksa area di sekitar anus. Dokter akan memasukkan jari ke dalam anus dan mencari saluran pembuka fistula pada kulit. Kemudian, menentukan seberapa dalam saluran tersebut dan mengarah ke mana.

Beberapa fistula mungkin tidak terlihat di permukaan kulit. Jika terjadi hal ini, dokter perlu melakukan tes tambahan, meliputi:

  • Anoskopi, yaitu tes yang dilakukan dengan menggunakan alat kaku dan instrumen tubular kecil yang disebut anoscope (spekulum anal). Alat ini akan dimasukkan ke dalam anus dan rektum (bagian ujung dari usus besar).
  • Tes pemindaian dengan ultrasonografi atau MRI untuk mendapatkan gambaran kondisi saluran fistula.

Jika fistula ani ditemukan, dokter akan melakukan res lebih lanjut untuk menentukan penyebabnya; apakah terkait dengan penyakit Crohn atau penyebab lainnya. Pasalnya, sekitar 25% orang dengan masalah kesehatan ini mengembangkan anal fistula.

Kemungkinan dokter juga akan merekomendasikan kolonoskopi, tes darah, dan rontgen dengan sinar X. Pada prosedur kolonoskopi, dokter akan memberikan anestesi ringan dan memasukkan alat khusus ke area usus besar melalui anus.

Apa saja pilihan obat untuk fistula ani?

Ada beberapa pengobatan yang biasanya dilakukan untuk mengatasi fistula ani, seperti:

Fistulotomi

Fistulotomi merupakan prosedur operasi yang paling umum untuk mengobati anal fistula. Prosedur ini mengharuskan pemotongan fistula agar sembuh dan menjadi bekas luka yang rata.

Perawatan ini disebut-sebut paling efektif, meskipun tidak cocok untuk semua kondisi. Biasanya paling cocok diterapkan pada fistula ani yang tidak melewati otot sfingter, karena kecil risikonya menyebabkan inkontinensia usus (gerakan usus yang tidak terkendali).

Jika risiko inkontinensia sangat tinggi, dokter akan merekomendasikan perawatan lain yang lebih aman.

Teknik seton

Jika fistula melewati sebagian besar otot sfingter ani, dokter akan merekomendasikan perawatan ini. Teknik seton menggunakan seton atau sepotong benang yang ketat pada fistula selama beberapa minggu agar tetap terbuka.

Benang ini nantinya akan memotong fistula secara perlahan. Ini memungkinkan luka cepat mengering dan sembuh, tanpa harus memotong otot sfingter.

Prosedur LIFT

Ini adalah prosedur ligation of the intersphincteric fistula tract (LIFT) untuk mengatasi fistula ani. Prosedur ini dilakukan dilakukan jika fistulotomi terlalu berisiko.

Selama perawatan, luka sayatan dibuat di atas kulit tepat di area fistula dan otot sfingter. Kemudian, fistula akan ditutup dengan memotong kedua ujungnya sehingga nantinya luka yang terbentuk akan rata.

Selama perawatan, luka dibuat di kulit di atas fistula dan otot-otot sfingter bergerak terpisah. Fistula kemudian disegel di kedua ujungnya dan dipotong terbuka sehingga letaknya rata.

Pengobatan di rumah

Apa saja pengobatan rumahan dan perubahan gaya hidup yang dapat dilakukan untuk mengatasi fistula ani?

Setelah operasi dilakukan, dokter akan memberikan obat pereda nyeri, seperti acetaminophen atau ibuprofen. Selain itu, Anda juga perlu melakukan perawatan tambahan di rumah, seperti:

  • Minum antibiotik yang diberikan dokter dan habiskan obat tersebut.
  • Berendam dalam air hangat 3 atau 4 kali sehari.
  • Gunakan pembalut khusus hingga proses penyembuhan selesai.
  • Pastikan ikuti aturan makanan yang direkomendasikan dokter atau ahli gizi.
  • Kembali beraktivitas bila dokter sudah mengizinkan.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Abses

Abses adalah luka yang muncul akibat infeksi bakteri. Ketika infeksi terjadi di kulit, nanah dan kotoran akan menumpuk di bawah kulit. Apa obatnya?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Penyakit A-Z, Kesehatan A-Z 12/02/2019 . Waktu baca 8 menit

Pilihan Pengobatan untuk Mengatasi Fistula Ani, dari yang Dibedah Sampai Dilem

Fistula ani adalah terbentuknya saluran kecil di antara ujung usus besar dan kulit di sekitar anus. Biasanya kondisi ini diobati dengan operasi.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Hidup Sehat, Tips Sehat 27/11/2018 . Waktu baca 5 menit

Bronkopneumonia

Bronkopneumonia adalah penyakit yang menyerang paru-paru. Cari tahu gejala, penyebab, diagnosis, dan pengobatan penyakit ini di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kesehatan Pernapasan, Pneumonia 24/11/2018 . Waktu baca 8 menit

Fakta Penting yang Perlu Anda Tahu Seputar Phlegmon, Peradangan di Bawah Kulit

Radang bisa terjadi di bagian tubuh mana saja. Ketika terjadi peradangan di bawah kulit, ini disebut dengan phlegmon. Akibatnya fatal jika tidak diobati.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Penyakit Kulit, Health Centers 05/10/2018 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

infeksi kandung kemih cystitis adalah

Infeksi Kandung Kemih

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 10 menit
gejala anyang-anyangan

6 Gejala Disuria (Anyang-anyangan) Berdasarkan Penyebabnya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit
disuria adalah

Disuria (Anyang-anyangan)

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 10 menit
penyebab anus gatal

5 Penyebab Anus Gatal pada Orang Dewasa, dari Iritasi Hingga Penyakit

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 08/08/2019 . Waktu baca 4 menit