Chancroid (Ulkus Mole)

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 12 Mei 2020 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu ulkus mole (chancroid)?

Ulkus mole (cancroid) adalah infeksi bakteri yang terjadi di area genitalia, baik pada laki-laki maupun perempuan. Bakteri penyebab infeksi ini adalah Haemophilus ducreyi.

Bakteri tersebut menyerang jaringan-jaringan di bagian luar vagina dan penis sehingga menimbulkan luka atau bintil-bintil kecil. Penyakit ini juga dikenal dengan istilah kankroid.

Seberapa umumkah kondisi ini?

Chancroid dapat menyerang pasien pada usia berapapun. Hal ini dapat diatasi dengan mengurangi faktor risiko Anda. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-Tanda dan Gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala ulkus mole (chancroid)?

Gejala penyakit ini dapat bervariasi pada pria dan wanita. Biasanya, gejalanya mulai muncul satu hari sampai beberapa minggu setelah berhubungan seksual. Gejala umum dari ulkus mole adalah:

Gejala pada pria

Adanya benjolan kecil dan merah pada penis yang dapat berubah menjadi luka terbuka dalam satu atau dua hari. Ulkus (luka) dapat terbentuk pada setiap area alat kelamin, termasuk penis dan skrotum.

Gejala pada wanita

Umumnya akan muncul empat benjolan merah atau lebih pada labia, di antara labia dan anus, atau pada paha. Labia adalah lipatan kulit yang menutupi alat kelamin wanita. Setelah benjolan “matang” menjadi luka terbuka, wanita dapat mengalami sensasi terbakar atau nyeri selama buang air kecil atau besar.

Ciri-ciri bintil ulkus mole

Ada beberapa ciri khas bintil yang mungkin menandakan Anda terinfeksi penyakit ulkus mole. Berikut rinciannya.

  • Bintil berukuran kecil hingga sedang, biasanya mulai dari 0,3 sampai 5 sentimeter.
  • Di tengah-tengah bintil ada ujung yang agak lancip yang warnanya abu-abu kekuningan.
  • Bintil mudah berdarah, apalagi saat disentuh.
  • Muncul rasa nyeri di selangkangan (tepatnya di bawah perut, di atas paha).
  • Bila sudah parah, terjadi pembengkakan kelenjar getah bening di pangkal paha yang menimbulkan luka bernanah.

Kemungkinan ada gejala lain yang tidak tercantum di atas. Jika Anda memiliki kekhawatiran mengenai suatu gejala, konsultasikan pada dokter.

Kapan harus periksa ke dokter?

Anda harus hubungi dokter jika Anda mengalami yang berikut:

  • Anda mengalami gejala chancroid yang disebutkan di atas.
  • Anda pernah melakukan kontak seksual dengan orang yang Anda ketahui memiliki infeksi menular seksual (IMS).
  • Anda pernah terlibat dalam kegiatan seksual yang berisiko tinggi.

Jika Anda mengalami tanda-tanda atau gejala yang tercantum di atas atau memiliki pertanyaan, konsultasikan pada dokter. Tubuh setiap orang bereaksi dengan cara yang berbeda. Hal terbaik adalah mendiskusikan dengan dokter apa yang terbaik untuk keadaan Anda.

Penyebab

Apa penyebab ulkus mole (chancroid)?

Chancroid disebabkan oleh bakteri yang disebut Haemophilus ducreyi. Bakteri ini menyerang jaringan dan menghasilkan luka terbuka yang terkadang disebut sebagai chancroid (kankroid) atau ulkus.

Luka ini muncul pada atau di dekat organ reproduktif eksternal. Kondisi ini memengaruhi baik pria maupun wanita. Ulkus dapat berdarah atau menghasilkan cairan menular yang dapat menyebarkan bakteri selama hubungan seksual oral, anal, atau vaginal. Kankroid juga dapat menyebar dari kontak kulit ke kulit dengan orang yang terinfeksi.

Infeksi ini ditemukan di banyak bagian dunia, seperti Afrika dan Asia barat daya. Sangat sedikit orang yang didiagnosis dengan infeksi ini di daerah lain setiap tahunnya. Kebanyakan orang di daerah lain yang didianosis dengan penyakit ini biasanya telah melakukan perjalanan ke luar negeri ke daerah di mana infeksi ini lebih umum.

Faktor Pemicu

Apa yang meningkatkan risiko seseorang terkena ulkus mole (chancroid)?

Bakteri penyebab ulkus mole bisa ditularkan melalui seks. Entah itu lewat penetrasi penis ke dalam vagina, seks anal, maupun seks oral. Penyakit ulkus mole juga bisa ditularkan melalui kontak fisik antara orang yang mengidap penyakit ini dengan orang yang sehat. Pasalnya, bakteri Haemophilus ducreyi tinggal dalam darah atau cairan yang ada dalam luka dan bintil kecil pengidapnya.

Maka, orang yang lebih rentan tertular ulkus mole adalah mereka yang sering berganti-ganti pasangan seksual, tidak menggunakan kondom saat berhubungan seks, atau sering melakukan aktivitas seksual yang berisiko.

Jika Anda aktif secara seksual, Anda kemungkinan berisiko terkena ulkus mole ini. Jika Anda berpergian ke atau tinggal di negara yang tidak memiliki sumber daya yang memadai, Anda bisa jadi lebih berisiko daripada orang yang tinggal di tempat-tempat yang memiliki sumber daya berlimpah. Sumber daya ini meliputi:

  • Layanan kesehatan
  • Makanan
  • Tempat tinggal
  • Air bersih

Diagnosis dan Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana kondisi ini didiagnosa?

Dokter mendiagnosis kankroid dengan memeriksa adanya ulkus, kelenjar getah bening yang bengkak, dan melakukan beberapa tes untuk mengesampingkan kemungkinan penyakit menular seksual lainnya.

Diagnosis kondisi ini dapat meliputi pengambilan sampel cairan yang keluar dari ulkus. Sampel ini dikirimkan ke laboratorium untuk dianalisis. Diagnosis chancroid tidak mungkin dilakukan melalui pengujian darah untuk saat ini. Dokter juga dapat memeriksa kelenjar getah bening di pangkal paha untuk melihat pembengkakan dan nyeri.

Apa saja pengobatan untuk ulkus mole (chancroid)?

Ulkus mole dapat secara sukses diobati dengan obat-obatan. Infeksi ini dapat menghilang tanpa pengobatan, tetapi obat-obatan akan membuat Anda pulih lebih cepat dan meminimalkan bekas luka.

Sebagian orang mengalami luka yang menyakitkan dan mengeluarkan cairan selama berbulan-bulan. Pengobatan antibiotik sering kali membersihkan lesi dengan cepat dan bekas luka yang sangat sedikit.

Berikut adalah beberapa pengobatan yang biasa digunakan untuk ulkus mole:

  • Obat-obatan. Dokter dapat meresepkan antibiotik untuk membunuh bakteri penyebab luka. Antibiotik dapat membantu mengurangi kemungkinan jaringan parut seiring sembuhnya ulkus. Beberapa antibiotik yang direkomendasikan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, CDC, termasuk ceftriaxone dan azithromycin.
  • Operasi: Dokter dapat mengeluarkan cairan dari abses besar dan menyakitkan di kelenjar betah bening dengan jarum atau melalui operasi. Ini mengurangi pembengkakan dan nyeri karena ulkus sembuh tetapi dapat menyebabkan sedikit luka parut di tempat tersebut.

Kondisi ini dapat sembuh jika diobati. Luka chancroid dapat sembuh tanpa bekas yang terlihat sedikit pun jika semua obat-obatan digunakan sesuai dengan yang telah diresepkan oleh dokter.

Kondisi ulkus mole yang tidak diobati dapat menyebabkan luka parut permanen pada alat kelamin pria serta menyebabkan komplikasi dan infeksi serius pada wanita.

Komplikasi termasuk fistula uretra dan bekas luka di kulup penis pada pria yang tidak disunat. Orang-orang dengan chancroid juga harus diperiksa untuk infeksi menular seksual lainnya, termasuk sifilis, HIV, dan herpes genital. Pada orang dengan HIV, chancroid dapat memerlukan waktu lebih lama untuk sembuh.

Pencegahan

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan di rumah yang dapat dilakukan untuk mencegah ulkus mole (chancroid)?

Untuk mempercepat penyembuhan dan mencegah penyakit ulkus mole datang lagi, sebaiknya hindari gonta-ganti pasangan seksual atau berhubungan seks tanpa kondom. Bila Anda sudah memutuskan untuk tak pakai kondom dengan pasangan, pastikan Anda berdua sama-sama sudah dites bersih dari penyakit menular seksual.

  • Membatasi jumlah partner seksual dan menerapkan seks yang aman
  • Menghindari aktivitas berisiko tinggi yang dapat mengakibatkan terkena kankroid atau infeksi menular seksual lainnya
  • Memperingatkan semua orang yang pernah atau masih menjadi pasangan jika Anda terkena kondisi ini sehingga mereka dapat dites dan diobati juga

Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikan pada dokter untuk lebih memahami solusi terbaik untuk Anda.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Direkomendasikan untuk Anda

gejala penyakit menular seksual

6 Gejala Penyakit Kelamin Pada Wanita yang Sering Tak Disadari

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 12 September 2017 . Waktu baca 4 menit
penyakit ulkus mole

Penyakit Kelamin Ulkus Mole: Apa Gejalanya dan Bagaimana Bisa Tertular?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 13 Juni 2017 . Waktu baca 4 menit