Apa yang Akan Terjadi Saat Anda Mengalami Infeksi Vagina?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 17 Juni 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Infeksi vagina atau bisa disebut dengan vaginitis, umumnya terjadi akibat adanya parasit, bakteri, jamur atau ragi pada alat kelamin Anda. Jika vagina Anda terinfeksi, hal ini dapat menimbulkan rasa tidak nyaman pada bagian kewanitaan.

Maka dari itu, infeksi pada vagina tidak bisa didiamkan begitu saja. Karena jika demikian, infeksi dapat menyebar ke kondisi kesehatan yang lebih serius. Ketahui ciri-ciri, kondisi dan gejala apa ketika mengalami infeksi vagina Anda di penjelasan di bawah ini.

Pengaruh infeksi pada vagina, berdasarkan jenisnya

1. Ketika vagina Anda terkena penyakit kelamin

Penyakit kelamin atau penyakit menular seksual (PMS) lainnya seperti herpes, kutil di vagina, dan trikomoniasis, bisa menyebabkan vagina menjadi iritasi, gatal, keluar keputihan, dan sedikit berbau. Namun, tidak semua penyakit kelamin atau infeksi vagina mengalami gejala-gejala tersebut.

Pasalny,a ada penyakit menular seksual lainnya, seperti gonore, yang tidak selalu memiliki gejala. Tapi, tidak dipungkiri juga ada kemungkinan Anda mengalami rasa sakit dan terbakar saat Anda buang air kecil.

Penyakit kelamin pada dasarnya membutuhkan jenis pengobatan yang khusus. Seperti misalnya, penyakit trikomoniasis yang terjadi bukan disebabkan oleh jamur, namun disebabkan oleh bakteri. Untuk mengobatinya, Anda biasanya diharuskan minum antibiotik dengan dosis yang tepat guna melawan bakteri penyebab penyakit.

2. Ketika vagina terkena bakteri vaginosis

Bakteri vaginosis (BV) merupakan salah satu infeksi vagina yang disebabkan oleh pertumbuhan bakteri jahat yang terlalu tinggi. Tidak ada gejala atau ciri khusus jika Anda mengalami infeksi ini. Namun, vagina Anda bisa mengalami kondisi gatal kemerahan, mengeluarkan keputihan dan bahkan berbau amis. Jika Anda memiliki infeksi bakteri vaginosis, dokter mungkin meresepkan antibiotik oral seperti metronidazol atau tinidazol.

3. Ketika vagina Anda terkena alergi

Alergi pada vagina bisa disebabkan oleh produk tertentu atau bahan celana dalam yang bisa menimbulkan alergi. Alergi pada vagina bisa mengalami gatal kemerahan, iritasi dan bahkan lecet jika alergi dibiarkan tertentu. Kondisi kulit tertentu juga bisa menyebabkan gatal dan gejala lainnya. Kadang alergi vagina bisa diobati dengan salep steroid seperti hidrokortison.

4. Ketika wasir memengaruhi daerah vagina

Wasir merupakan pembuluh darah vena yang membengkak dan meradang di sekitar anus atau rektum bawah. Terkadang wasir juga memengaruhi daerah vagina dengan timbulnya rasa gatal. Kondisi wasir ini kadang akan menyebabkan vagina terasa sakit, bengkak dan berwarna kemerahan di luarnya. Jika ingin mengobati rasa sakit pada vagina, ada baiknya Anda mengobati wasir terlebih dahulu.

5. Ketika tubuh kekurangan hormon estrogen, memengaruhi vagina Anda

Seiring bertambahnya usia, kadar estrogen dalam tubuh wanita akan menurun. Hal ini dapat menyebabkan perubahan pada tubuh Anda, terutama pada bagian vagina. Hal itu bisa menyebabkan gejala tidak nyaman seperti gatal dan mengeluarkan keputihan.

Bagaimana cara mengobati infeksi vagina?

Kondisi jika vagina Anda terinfeksi mungkin akan terasa gatal, iritasi di luar atau bagina dalam vagina, serta akan sering keluar keputihan. Dalam banyak kasus, infeksi pada vagina biasanya akan diobati dengan pengobatan antijamur atau antibakteri. Namun selebihnya, kondisi vagina yang terinfeksi diobati oleh dokter secara berbeda-beda, tergantung penyebabnya.

Cegah infeksi dengan menjaga kesehatan dan kebersihan vagina

Meski demikian, Anda masih bisa mencegah infeksi pada vagina terjadi. Penting untuk menjaga kesehatan dan kebersihan vagina dimulai dari rajin mengganti celana dalam setiap 2 sampai 3 kali sehari. Lalu, cobalah makan makanan probiotik, hal itu bagus untuk guna mendukung bakteri baik pada kewanitaan Anda.

Anda juga bisa menggunakan produk pembersih kewanitaan yang mengandung povidone-iodine untuk mencegah infeksi vagina, terutama saat sedang menstruasi. Dan tidak lupa juga untuk mengganti pembalut secara rutin. Dengan turut menjaga kesehatan dan kebersihan vagina, niscaya Anda pun akan terhindar dari bakteri, jamur dan ragi yang hinggap di vagina Anda.

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Deodoran Tidak Mempan Kurangi Bau Badan? Atasi Dengan Bahan Alami Berikut Ini

Masalah bau badan tak sedap bikin kurang pede? Tenang, dua bahan alami ini bisa membantu mengurangi bau badan ketika deodoran saja tidak mempan.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Marsha Desica Arsanta
Kebersihan Diri, Hidup Sehat 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

4 Jenis Olahraga yang Aman Dilakukan di Malam Hari

Olahraga malam hari bisa membantu Anda tidur nyenyak dan menghindarkan diri dari sengatan sinar matahari. Berikut 4 olahraga untuk dilakukan di malam hari.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Olahraga Lainnya, Kebugaran 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Sakit Kepala Setelah Makan? Ini 4 Hal yang Bisa Jadi Penyebabnya

Ngantuk atau lemas habis makan adalah hal yang biasa. Lalu, bagaimana kalau Anda justru sakit kepala setelah makan? Cari tahu penyebabnya di sini, yuk.

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Otak dan Saraf, Sakit Kepala 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Cara Menahan Rasa Lapar Saat Melakukan Diet

Sering kali diet Anda gagal karena Anda tak bisa menahan lapar dan akhirnya menyerah dan kembali makan dengan porsi besar. Begini cara mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Tips Berat Badan Turun, Nutrisi 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mencium bau

Sering Mencium Sesuatu Tapi Tak Ada Wujudnya? Mungkin Anda Mengalami Phantosmia!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
kelopak mata bengkak, apa penyebabnya

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
penis bengkok

Bisakah Penis yang Bengkok Diluruskan Kembali?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
memotong kuku

Kuku Pendek vs Kuku Panjang: Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit