Kentut Saat Berhubungan Seks, Apakah Ini Normal?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Di tengah panasnya sesi bercinta, tiba-tiba… “Duut….!” Familiar dengan skenario ini? Kentut saat berhubungan seks, meski terdengar memalukan, adalah hal yang wajar dan bisa terjadi pada setiap pasangan. Apa penyebabnya?

Penyebab kentut saat berhubungan seks

Buang angin, alias kentut, itu sendiri merupakan hal yang normal. Kentut merupakan pelepasan tumpukan gas dari dalam perut yang dihasilkan oleh gerak peristaltik, serangkaian kontraksi otot usus unntuk menggerakkan sisa makanan menuju anus.

Gerak peristaltik menciptakan ruangan bertekanan tinggi yang memaksa segala isi usus, termasuk gas yang dihasilkan bakteri usus, untuk bergerak maju menuju menuju anus, yang notabene memiliki tekanan lebih rendah. Gas lebih mudah bergerah dibanding komponen lainnya, dan gelembung-gelembung gas kecil ini bersatu menjadi gelembung udara yang lebih besar sesaat menuju “pintu keluar”.

Proses ini dirangsang oleh akitivitas makan. Itulah mengapa kita merasa ingin buang air besar atau kentut setelah makan.

Tapi aktivitas seks juga bisa memicu buang angin. Pasalnya, seks melibatkan banyak tekanan pada rektum Anda. Jika Anda memiliki gas di dalam sana yang belum terbuang sebelumnya, dan anus Anda tidak cukup kuat untuk menahannya, bukannya tidak mungkin sesi bercinta Anda akan sedikit diinterupsi oleh bebauan khas.

Penyebab wanita kentut saat berhubungan seks bisa berbeda

Laki-laki dan perempuan bisa sama-sama kentut saat seks karena alasan di atas. Tapi khususnya pada wanita, kentut saat berhubungan seks bisa berasal dari tempat berbeda selain anus, yaitu lewat vagina.

Buang angin melalui vagina, disebut queef, tidak disebabkan oleh aktivitas bakteri dalam sistem pencernaan. Queef adalah hasil dari pelepasan udara yang terjebak di dalam vagina. Pasalnya, vagina tidak berbentuk seperti tabung lurus melainkan bergelombang dan berkerut-kerut, sehingga memudahkan udara terperangkap di dalam vagina. Terjadinya queef juga biasanya dihubungkan dengan melemahnya otot-otot yang terdapat di vagina dan pelvis.

Tidak seperti buang angin yang berasal dari anus, kentut yang berasal dari vagina tidak berbau.

Lalu, kenapa bisa keluar saat berhubungan seks?

Saat Anda berhubungan seks, gerakan dan gesekan dari penis dapat menyebabkan tekanan pada anus yang terletak di sebelah dinding vagina. Selain itu, gesekan penis yang bolak-balik ini, dapat dengan mudah mengundang gas masuk dan terjebak di dalam vagina. Jadi kadang saat Anda hendak mencapai klimaks, otot-otot di sekitar alat kelamin Anda akan rileks dan bisa saja melepaskan gas yang terjebak di dalamnya.

Selain berhubungan seksual, penggunaan tampon atau alat-alat lain seperti sex toy pun dapat menyebabkan angin terdorong sehingga menimbulkan bunyi seperti bunyi buang angin. Lalu, pemeriksaan vagina oleh dokter atau ginekolog pun juga dapat menyebabkan queef, karena biasanya dokter atau ginekolog akan menggunakan alat (spekulum) untuk memeriksa bagian dalam vagina.

Bagaimana cara mencegah kentut saat berhubungan seks?

Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mencegah kentut saat berhubungan seks. Pertama-tama hindari makanan yang dapat memicu kentut jika Anda berencana untuk naik ranjang malam ini. Kacang, susu, sayuran tertentu (kentang, lobak, sawi, gandum), hingga soda dan permen karet merupakan makanan penyebab kentut yang paling umum.

Jika masalah kentut Anda bukan berasal dari makanan, beberapa ahli menyarankan Anda untuk melatih otot panggul dengan senam kegel. Senam kegel bisa Anda lakukan setiap hari, beberapa kali dalam sehari selama 10 sampai 15 detik. Cobalah untuk melakukan latihan ini setidaknya 3 set dalam sehari agar mendapatkan hasil yang maksimal.

Selain itu, posisi seks juga berpengaruh pada keluar atau tidaknya kentut saat bercinta. Anda bisa menghindari posisi membungkuk atau tengkurap, seperti doggy style atau posisi seks berdiri. Disarankan juga untuk melakukan penetrasi seks dengan ritme atau gesekat yang lebih lambat, agar udara tidak terjebak di dalam vagina.

Dan yang paling mudahnya, Anda bisa menertawakan saja suara kentut yang keluar sebagai hal konyol sambil melanjutkan bercinta dengan pasangan tercinta.

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Cara Mencegah Tiba-tiba Kentut dari Vagina Saat Berhubungan Seks (Queefing)

Kentut bisa bunyi kapan saja, termasuk saat bercinta. Namun, kentut yang keluar dari tubuh wanita saat seks biasanya dari vagina. Lantas, bisakah dicegah?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Seksual, Tips Seks 22 Oktober 2019 . Waktu baca 3 menit

Kenapa Saya Terus Kentut Saat Olahraga?

Selain badan sakit, terus kentut saat olahraga juga sering dialami banyak orang. Namun, apa penyebabnya, ya? Lantas, normalkan bila ini terjadi?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan, Informasi Kesehatan 4 September 2019 . Waktu baca 4 menit

Perut Terasa Ramping Setelah Kentut, Apa Karena Ada Kalori yang Ikut Terbakar?

Anda mungkin pernah merasa tubuh jadi lebih ramping setelah kentut. Karena itulah, banyak orang menduga bahwa tubuh membakar kalori saat kentut. Benarkah?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kesehatan, Informasi Kesehatan 4 Februari 2019 . Waktu baca 4 menit

Psst, Ternyata Ini Alasan Kenapa Suara Kentut Tiap Orang Berbeda-beda

Beberapa orang kentut tidak menimbulkan suara, tapi baunya minta ampun. Lainnya berbunyi keras, tapi tidak bau. Kenapa, ya, suara kentut bisa berbeda-beda?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kesehatan, Informasi Kesehatan 12 Desember 2018 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mengurangi kentut terus-terusan

Kentut Terus-terusan? Simak 9 Langkah Praktis untuk Mengurangi Kebiasaan Ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 11 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
jenis makanan pemicu sering kentut

5 Jenis Makanan yang Bikin Kita Sering Kentut

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Dipublikasikan tanggal: 21 Juli 2020 . Waktu baca 4 menit
kalori saat kentut

Mencium Bau Kentut Ternyata Berpotensi Baik untuk Kesehatan

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 3 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit
menahan kentut

4 Manfaat Kentut Bagi Kesehatan Tubuh

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 31 Desember 2019 . Waktu baca 4 menit