Batu Kandung Kemih

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu batu kandung kemih?

Batu kandung kemih adalah segumpal mineral keras pada kandung kemih Anda. Batu kandung kemih terjadi apabila Anda tidak mengosongkan kandung kemih (buang air kecil) secara tuntas, sehingga urin menggumpal dan membentuk kristal mineral.

Seberapa umumkah batu kandung kemih?

Kondisi ini dapat terjadi pada orang yang tidak rutin buang air kecil atau tidak tuntas buang air kecil. Batu kandung kemih paling umum ditemui pada pria di atas 50 tahun, dan lebih sedikit ditemui pada wanita.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala batu kandung kemih?

Batu kandung kemih mungkin tidak menyebabkan gejala apabila ukurannya cukup kecil sehingga dapat dikeluarkan saat buang air kecil. Tanda-tanda dan gejala umum dari batu kandung kemih adalah:

  • Nyeri pada perut bawah, kadang rasa sakit sangat intens. Pria juga dapat merasakan sakit pada penis.
  • Kesulitan atau merasa sakit saat buang air kecil.
  • Lebih sering buang air kecil, terutama pada malam hari.
  • Urin berwarna gelap.
  • Terdapat darah pada urin.

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Anda harus menghubungi dokter bila Anda mengalami gejala-gejala yang disebutkan di atas, terutama apabila Anda menderita sakit perut berkepanjangan, sering merasa harus buang air kecil, atau adanya darah pada urin. Hubungi dokter jika Anda tidak yakin terhadap kondisi Anda.

Penyebab

Apa penyebab batu kandung kemih?

Batu kandung kemih biasanya terjadi apabila kandung kemih Anda tidak dikosongkan hingga tuntas. Mineral pada urin akan membentuk kristal dan menjadi batu. Beberapa penyebab umum dari batu kandung kemih:

  • Pembesaran kelanjar prostat: pada pria, prostat yang membesar dapat menghambat aliran urin dan membuat urin terperangkap di dalam kandung kemih.
  • Kandung kemih neurogenik: saraf dan sinyal dari otak ke otot kandung kemih, jika cedera akibat penyakit tertentu, mungkin akan bekerja dengan tidak efektif.
  • Peradangan: jika kandung kemih Anda meradang, batu kandung kemih dapat terbentuk.
  • Perangkat medis: objek yang berada di kandung kemih seperti kateter kandung kemih dan perangkat kontrasepsi dapat membentuk batu kandung kemih pada alat-alat tersebut.
  • Batu ginjal: batu ginjal berukuran kecil dapat turun ke kandung kemih melalui ureter dan menjadi batu kandung kemih jika tidak diangkat.
  • Sistosel: Pada wanita, dinding kandung kemih dapat menjadi lemah dan turun ke vagina; hal ini dapat menghambat aliran darah dan membentuk batu kandung kemih.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk batu kandung kemih?

Ada banyak faktor risiko untuk batu kandung kemih, yaitu:

  • Usia dan jenis kelamin: batu kandung kemih terbentuk lebih sering pada pria daripada wanita. Angka juga meningkat seiring bertambahnya usia.
  • Kelumpuhan: orang yang pernah mengalami cedera tulang belakang yang parah serta kehilangan kendali pada otot pelvis tidak dapat mengosongkan kandung kemih secara tuntas.
  • Bladder outlet obstruction: Ada berbagai faktor yang dapat menghambat aliran urin, salah satu yang paling umum adalah pembesaran prostat.
  • Operasi ekspansi kandung kemih: batu kandung kemih dapat terbentuk setelah operasi yang menangani inkontinensi pada wanita.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana mendiagnosis batu kandung kemih?

Batu kandung kemih dapat didiagnosis melalui beberapa tes berbeda:

  • Pemeriksaan fisik: dokter dapat memeriksa apabila kandung kemih Anda membesar dengan meletakkan tangan pada perut bawah Anda, atau memeriksa prostat melalui rektum.
  • Urinalysis: dokter dapat menguji sampel urin untuk melihat adanya darah, bakteri, atau mineral yang terbentuk.
  • Spiral computerized tomography (CT) scan dan X-ray: CT scan dan X-ray dapat digunakan pada organ internal.
  • Ultrasound: cara lain untuk melihat detil organ internal melalui suara.
  • Intravenous pyelogram: dokter akan menyuntikan cairan tertentu melalui vena dan menuju ginjal dan kandung kemih Anda.

Bagaimana cara mengobati batu kandung kemih?

Apabila batu pada kandung kemih masih berukuran kecil, Anda hanya perlu minum banyak air untuk mengeluarkan batu secara alami.

Jika ukuran batu terlalu besar dan menyangkut pada kandung kemih Anda, operasi mungkin perlu dilakukan untuk memecahkan dan mengangkatnya.

Menghancurkan batu kandung kemih:

Dengan perawatan cystolitholapaxy, dokter akan memasukkan selang tipis dengan kamera pada uretra (lubang pada ujung penis, atau di atas vagina). Dokter dapat melihat batu melalui kamera dan menghancurkannya dengan laser, ultrasound, atau alat berukuran kecil lainnya sebelum mengeluarkannya. Prosedur ini memerlukan anestesi.

Komplikasi dari prosedur ini jarang terjadi, namun dapat menyebabkan robek pada dinding kandung kemih dan infeksi. Anda mungkin akan diharuskan untuk menggunakan antibiotik sebelum prosedur untuk mencegah risiko infeksi.

Mengangkat batu kandung kemih dengan operasi:

Apabila batu terlalu besar untuk dipecahkan, Anda dapat melakukan operasi pengangkatan. Ahli bedah akan melakukan sayatan pada perut dan mengeluarkan batu kandung kemih.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi batu kandung kemih?

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi batu kandung kemih:

  • Minum setidaknya 2 – 3 liter cairan perhari untuk mengurangi konsentrasi urin.
  • Buang air kecil secara rutin tanpa menunda.
  • Cobalah buang air kecil 10 – 20 detik setelah buang air kecil pertama jika Anda merasa kandung kemih belum kosong.
  • Gunakan pencahar jika Anda berisiko mengalami konstipasi.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

3 Ide Camilan Sehat dan Praktis untuk Anak Pengidap Gangguan Ginjal

Anak yang mengidap sakit ginjal kronis kerap tidak nafsu makan karena kondisi tubuhnya. Lantas, camilan apa yang tepat untuk memastikan si kecil tetap mendapat asupan gizi?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Nita Azka Nadhira, S.Gz
Resep Sehat, Hidup Sehat Agustus 31, 2019

Sering Dikira Penyakit Gula, Hati-hati Dengan Komplikasi Diabetes Insipidus

Diabetes insipidus tidak ada hubungannya dengan diabetes melitus. Maka, risiko komplikasi dari diabetes insipidus juga berbeda dengan penyakit gula.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Risky Candra Swari
Hidup Sehat, Fakta Unik Juli 26, 2019

Pilihan Obat-obatan Medis untuk Mengatasi Ginjal Bengkak

Pilihan obat untuk ginjal bengkak bervariasi sesuai dengan penyebab dan keparahannya. Pada kasus tertentu, dokter mungkin menyarankan Anda perlu operasi.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Risky Candra Swari
Hidup Sehat, Tips Sehat Juni 27, 2019

Si Kecil Jarang Pipis? Mungkin 3 Kondisi Ini Penyebabnya

Bayi umumnya sering buang air kecil. Jika bayi malah jarang pipis, Anda perlu curiga. Kemungkinan besar hal ini disebabkan oleh kondisi tertentu. Apa saja?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Aprinda Puji

Direkomendasikan untuk Anda

vaksin untuk pasien ginjal

Mengapa Pasien Ginjal Perlu Diberikan Vaksin Tertentu? Ini Penjelasannya

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Riska Herliafifah
Tanggal tayang Mei 1, 2020
air kelapa untuk batu ginjal

Benarkah Air Kelapa Bisa Mengatasi Penyakit Batu Ginjal?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh Winona Katyusha
Tanggal tayang Februari 17, 2020

Anak Sering Buang Air Kecil, Mungkinkan Tanda Kandung Kemih Overaktif?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Karinta Ariani Setiaputri
Tanggal tayang Oktober 1, 2019
pantangan untuk kandung kemih overaktif

5 Pantangan Penderita Overactive Bladder Agar Tak Terus Bolak-balik ke Toilet

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Diah Ayu
Tanggal tayang September 21, 2019