Gastric Balloon Insertion

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu gastric balloon insertion?

Gastric balloon insertion adalah prosedur pembedahan untuk membantu penurunan berat badan. Prosedur ini menggunakan balon silikon yang dimasukkan pada lambung Anda. Cara kerja gastric balloon insertion adalah dengan membuat Anda merasa cepat kenyang, mengakibatkan Anda mengurangi porsi makan.  Pilihan ini biasanya dipertimbangkan jika diet atau mengubah rutinitas olahraga tidak berhasil.

Prosedur ini dapat membantu dalam mengubah pola makan Anda, mengurangi jumlah makanan yang dikonsumsi, serta membuat Anda cepat merasa kenyang. Balon dirancang untuk bertahan selama maksimal 6 bulan, setelah itu balon harus diangkat.

Kapan saya perlu menjalani gastric balloon insertion?

Dokter akan mengevaluasi sejarah medis dan kondisi Anda. Biasanya penempatan gastric balloon dilakukan apabila:

  • indeks massa tubuh Anda di atas 40
  • indeks massa tubuh Anda di atas 35 disertai penyakit diabetes tipe 2 atau tekanan darah tinggi
  • Anda perlu menurunkan berat badan sebelum operasi penurunan berat badan

Obesitas dapat mengakibatkan permasalahan pada jantung serta komplikasi lainnya. Dokter akan mempertimbangkan prosedur ini apabila obat-obatan dan perubahan gaya hidup tidak berhasil.

Gastric balloon hanya dapat bertahan sampai 6 bulan, dan hanya membantu penurunan berat badan dalam jangka pendek. Hal ini dapat membantu Anda dalam mempersiapkan operasi penurunan berat badan, seperti gastric bypass.

Pencegahan & peringatan

Apa yang perlu saya ketahui sebelum menjalani gastric balloon insertion?

Sebelum menjalani prosedur gastric balloon insertion, Anda perlu mengetahui hal-hal berikut:

  • prosedur ini hanya sementara, balon biasanya akan diangkat setelah 6 bulan
  • Anda tetap harus menjaga pola makan yang sehat serta olahraga untuk menghindari kenaikan berat badan
  • gastric balloon memiliki risiko seperti perdarahan atau iritasi, balon dapat bocor atau menghalangi usus Anda. Risiko-risiko tersebut jarang ditemukan, namun Anda dianjurkan untuk mengkonsultasikan kemungkinan risiko dengan dokter
  • setelah menjalani prosedur, Anda mungkin akan merasakan berat atau rasa sakit pada bagian perut atau punggung. Informasikan pada dokter untuk penanganan yang tepat
  • efek samping dapat meliputi mual, muntah atau ketidaknyamanan pada lambung, reflux asam, dan gangguan pencernaan. Biasanya efek samping hanya berlangsung 1 minggu setelah prosedur. Informasikan pada dokter Anda jika efek samping berlanjut
  • sangat jarang terjadi, namun ada kemungkinan terjadinya infeksi pada dada setelah menjalani prosedur. Jika Anda mengalami batuk usai operasi, segera hubungi dokter Anda

Penting untuk Anda pahami peringatan di atas sebelum menjalankan operasi ini. Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikan dengan dokter Anda untuk informasi dan instruksi lebih lanjut.

Proses

Apa yang harus saya lakukan sebelum menjalani gastric balloon insertion?

Diskusikan dengan dokter Anda tentang obat-obatan yang sedang Anda konsumsi, alergi, atau kondisi kesehatan lainnya sebelum menjalani operasi. Sebelum pemasangan gastric balloon, Anda harus berpuasa selama 12 jam.

Sebelum pengangkatan gastric balloon, Anda hanya diperbolehkan mengkonsumsi cairan selama 48 jam sebelum operasi. Mengkonsumsi makanan padat dilarang sama sekali. Minuman bersoda dapat membantu membersihkan balon, sehingga pengangkatan lebih mudah dilakukan. 12 jam sebelum pengangkatan balon, Anda harus berpuasa penuh tanpa makanan dan minuman.

Bagaimana proses gastric balloon insertion?

Pemasangan gastric balloon umumnya berlangsung selama 20 menit sampai 1 jam.

Dokter mungkin akan memberikan obat penenang agar Anda merasa lebih rileks.

Dokter akan memasang teleskop fleksibel (endoskop) melalui tenggorokan sampai ke lambung Anda. Endoskop digunakan untuk membawa balon yang masih kempis ke dalam lambung. Balon dipasangkan ke selang yang akan mengisi balon dengan udara atau larutan garam.

Apa yang harus saya lakukan setelah menjalani gastric balloon insertion?

Setelah pemasangan gastric balloon, Anda diperbolehkan pulang pada hari yang sama atau pada keesokan harinya. Anda direkomendasikan untuk:

  • mengonsumsi cairan saja selama 1 minggu, perlahan mengkonsumsi makanan halus, lalu setelah 1 atau 2 minggu baru boleh mengonsumsi makanan padat
  • beristirahatlah untuk beberapa waktu sebelum kembali kerja. Anda dapat kembali kerja setelah 1 atau 2 hari, tergantung pemulihan
  • berolahraga. Hal ini dapat membantu Anda kembali beraktivitas seperti biasa. Konsultasikan pada dokter terlebih dahulu

Gastric balloon harus diangkat setelah 6 bulan. Jadwalkan pertemuan untuk konsultasi dengan dokter.

Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikan dengan dokter untuk memahami lebih lanjut.

Komplikasi

Komplikasi apa yang bisa terjadi?

Gatroskopi adalah prosedur yang aman dan risiko komplikasi sangat kecil. Kemungkinan komplikasi meliputi:

  • efek samping obat penenang
  • perdarahan
  • perforasi

Obat penenang yang digunakan biasanya aman, namun dapat mengakibatkan komplikasi seperti:

  • mual
  • sensasi terbakar di bagian yang disuntik
  • partikel kecil makanan jatuh ke paru-paru menyebabkan infeksi (aspiration pneumonia)
  • jantung berdetak tidak normal
  • kesulitan bernapas

Anda dapat meminimalisir risiko komplikasi dengan mengikuti instruksi dari dokter, seperti berpuasa dan berhenti mengkonsumsi obat tertentu. Jika Anda memiliki pertanyaan mengenai kemungkinan komplikasi, konsultasikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    Berbagai Perawatan untuk Menjaga Kesehatan Kulit

    Walaupun tidak punya masalah atau penyakit, sebaiknya kulit dirawat sejak dini. Intip ragam perawatan untuk kulit agar lebih sehat.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
    Kesehatan Kulit 18 September 2020 . Waktu baca 8 menit

    Transplantasi Ginjal

    Pelajari hal-hal yang perlu Anda ketahui sebelum menjalani transplantasi ginjal, mulai dari persiapan, proses, pemulihan, sampai risikonya di sini.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
    Urologi, Ginjal 15 September 2020 . Waktu baca 11 menit

    Akantosis Nigrikans, Saat Kulit Menebal dan Menghitam Akibat Diabetes

    Akantosis nigrikans adalah gangguan kulit yang ditandai dengan kulit menebal dan menggelap. Kondisi ini bisa menjadi salah satu tanda diabetes.

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fidhia Kemala
    Penyakit Diabetes, Diabetes Tipe 2 8 September 2020 . Waktu baca 5 menit

    11 Cara Mencegah Diabetes yang Bisa Dilakukan Mulai Hari Ini

    Meski tak bisa disembuhkan, ada berbagai macam cara untuk mencegah diabetes. Tindakan pencegahan diabetes ini pun sangat sederhana. Apa saja?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Penyakit Diabetes, Diabetes Tipe 2 8 September 2020 . Waktu baca 9 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    daging ayam belum matang

    4 Penyakit Akibat Makan Daging Ayam Belum Matang (Plus Ciri-cirinya)

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
    atrofi otot

    Informasi Lengkap Atrofi Otot, Mulai dari Gejala Hingga Pengobatan

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Annisa Hapsari
    Dipublikasikan tanggal: 18 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit
    pencegahan anemia

    7 Cara Mencegah Anemia yang Perlu Anda Lakukan

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fajarina Nurin
    Dipublikasikan tanggal: 2 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit
    terapi urine minum air kencing

    Terapi Urine dengan Minum Air Kencing, Benarkah Efektif?

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 23 September 2020 . Waktu baca 8 menit