Benarkah Puasa Dapat Menurunkan Berat Badan?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Bulan Ramadan adalah bulan di mana umat Islam berpuasa penuh selama 30 hari. Tidak makan dan minum dari fajar sampai tenggelamnya matahari. Namun terlepas dari puasa yang memang dianjurkan dalam agama, benarkah puasa menurunkan berat badan?

Beberapa manfaat puasa untuk kesehatan

Puasa Ramadan adalah kesempatan emas untuk Anda beribadah sekaligus menjaga kesehatan dan menurunkan berat badan. Berbagai studi medis telah melaporkan bahwa puasa dapat mengendalikan angka tekanan darah, kadar kolesterol, dan sensitivitas insulin tubuh.

Manfaat lain yang dapat Anda raup dari berpuasa 30 hari adalah detoksifikasi. Saat Anda berpuasa, racun yang tersimpan dalam lemak akan dilarutkan dan dikeluarkan dari tubuh Anda. Bahkan, setelah beberapa hari Anda berpuasa, tubuh akan memproduksi hormon endorfin (hormon yang akan membuat Anda merasa bahagia) lebih banyak, sehingga berdampak pada kesehatan mental yang lebih baik.

Berpuasa juga merupakan cara efektif untuk meregenerasi sel imun atau sel kekebalan tubuh Anda. Saat Anda berpuasa, sistem tubuh mencoba untuk menyimpan energi; salah satunya dengan mendaur ulang sel imun yang tidak dibutuhkan atau berisiko untuk rusak.

Puasa menurunkan berat badan?

Saat Anda berpuasa, tubuh Anda tidak mendapatkan energi dari makanan. Cadangan energi akan disimpan dalam bentuk glukosa pada hati dan otot. Proses penyimpanan cadangan energi dimulai delapan jam setelah Anda terakhir kali makan, yaitu saat sahur. Ketika glukosa yang tersimpan digunakan, tubuh mulai membakar lemak untuk dijadikan sebagai sumber energi. Hal tersebutlah yang membuat berat badan Anda berkurang.

Penggunaan lemak sebagai energi juga dapat menjaga kekuatan otot serta menurunkan kadar kolesterol tubuh. Oleh karena itu, saat Anda berpuasa, Anda perlu memperhatikan keseimbangan makanan yang Anda konsumsi. Makanan harus mengandung energi yang cukup, seperti makanan yang mengandung karbohidrat dan lemak.

Namun, hal yang perlu Anda perhatikan adalah pola makan Anda, terutama saat berbuka. Seringnya, berpuasa seharian membuat Anda merasa kelaparan sehingga mengiyakan nafsu untuk kalap makan banyak. Padahal, puasa membuat membuat metabolisme tubuh Anda bekerja lebih lambat dari biasanya. Hal tersebut membuat Anda lebih berisiko untuk bertambah berat badan jika makan dalam porsi berlebihan.

Tips menurunkan berat badan saat berpuasa

Perhatikan asupan makanan Anda. Banyak yang beranggapan bahwa untuk bisa kuat berpuasa seharian, Anda harus mengkonsumsi banyak karbohidrat saat sahur. Hal tersebut tidak berlaku untuk Anda yang ingin menurunkan berat badan –karena Anda justru dianjurkan untuk membatasi asupan karbohidrat yang berlebih.

Jangan tidur setelah sahur. Rasa kantuk sering kali membuat Anda tidak tahan untuk kembali tidur setelah sahur. Padahal, tidur setelah sahur dapat membuat tubuh Anda menimbun kalori yang baru Anda masukan dalam rubuh.

Minum air yang cukup setidaknya delapan hingga dua belas gelas per hari. Kekurangan cairan dapat membuat Anda dehidrasi, yang menyebabkan Anda mengalami migrain atau sakit kepala.

Lakukan aktivitas. Puasa bukanlah alasan untuk Anda bermalas-malasan. Jika Anda hanya menghabiskan waktu dengan duduk diam dan tidak melakukan apa-apa, Anda akan lebih sering merasa lapar. Imajinasi pikiran Anda akan lebih liar memikirkan berbagai macam jenis makanan. Dengan begitu, Anda akan berpotensi makan lebih banyak saat berbuka.

Puasa memang memiliki manfaat untuk kesehatan, termasuk dapat menurunkan berat badan Anda. Namun, jangan sampai Anda salah niat, ya… Ingat bahwa niat utama berpuasa adalah untuk beribadah, sedangkan turunnya berat badan adalah berkah tambahan yang bisa Anda dapatkan.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Waspada Brazilian Blowout, Teknik Meluruskan Rambut dengan Formalin

Smoothing sudah menjadi cara lama untuk meluruskan rambut. Sekarang ada tren Brazilian blowout dengan metode baru. Benarkah lebih aman dilakukan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Perawatan Rambut & Kulit Kepala, Kesehatan Kulit 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Cara Mengatasi Mimisan dengan Cepat, Mulai dari Bahan Alami hingga Obat Medis

Mimisan bisa terjadi pada siapa saja dan kapan saja, tapi Anda tak perlu panik. Berikut adalah berbagai obat mimisan alami yang ampuh hentikan perdarahan.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan THT, Gangguan Hidung 14 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

5 Penyebab Bercak Putih di Puting Susu dan Cara Mengatasinya

Pernahkah Anda memiliki bintik atau bercak putih di puting susu atau sekitarnya? Tak usah khawatir, kenali penyebab dan cara mengatasinya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Kesehatan Wanita, Penyakit pada Wanita 14 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Payudara Terasa Sakit, Apa Penyebabnya Selalu Kanker?

Penyebab payudara sakit kerap dikaitkan dengan kanker. Namun, apakah anggapan itu benar? Bagaimana penjelasan lengkapnya?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Kanker Payudara, Kanker 14 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara merangsang istri

Untuk Para Suami, Ini 10 Trik Memanjakan Istri Agar Lebih Bergairah

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
telat datang bulan

Berapa Lama Telat Datang Bulan Dapat Menjadi Pertanda Kehamilan?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
mengatasi kesepian

5 Langkah Mengatasi Kesepian, Agar Hidup Lebih Semangat

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
sakit kepala setelah keramas

Tiba-tiba Sakit Kepala Setelah Keramas, Apa Penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit