Perkembangan Janin di Usia Kehamilan 4 Minggu

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 13 Februari 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Perkembangan Janin

Bagaimana perkembangan janin 4 minggu kehamilan saya?

Menurut Baby Center, pada tahap ini, bayi Anda berukuran sebesar biji bayam atau biji kacang hijau, yaitu sekitar 2 milimeter. Secara teknis janin yang Anda kandung sudah bisa disebut sebagai embrio.

Embrio terdiri dari dua lapisan sel yang akhirnya akan berkembang menjadi semua organ dan bagian tubuh bayi Anda.

Dua struktur lain yang berkembang saat ini adalah amnion dan kantung kuning telur (yolk sac) yang menjadi penanda perkembangan janin kehamilan 4 minggu dalam keadaan baik.

Amnion terisi oleh cairan ketuban yang akan mengelilingi dan melindungi embrio yang sedang berkembang.

Sementara yolk sac adalah organ yang akan memproduksi darah dan membantu merawat embrio  di awal kehamilan sampai ari-ari mengambil alih. 

Perubahan pada Tubuh

Apa yang terjadi pada tubuh saya di usia 4 minggu kehamilan?

Pada 4 minggu kehamilan ini, embrio Anda akan melekat pada rahim. Hal ini disebut implantasi atau penanaman.

Sesudah implantasi, bayi Anda mulai memproduksi hormon yang disebut human chorionic gonadotropin (HCG) yang akan membantu menjaga dinding rahim.  

Kids Health menjelaskan, hormon ini juga mengirim sinyal ke indung telur untuk berhenti melepaskan telur setiap bulan, yang membuat menstruasi Anda berhenti.

Beberapa wanita mengalami sedikit kram dan bercak darah pada minggu ini selama implantasi berlangsung. Hal ini membuat banyak wanita mengira itu merupakan menstruasi karena bercak-bercak ini biasanya muncul di waktu yang sama dengan jadwal menstruasi.

HCG adalah nama hormon yang diukur dalam tes kehamilan. Di perkembangan janin 4 minggu ini, tes kehamilan sudah mampu mendeteksi kehamilan Anda.

HCG juga menyebabkan munculnya gejala-gejala kehamilan yang dapat muncul di minggu ini.

Anda mungkin akan merasa lelah, kesemutan, sakit pada payudara, dan mual. Gejala-gejala ini mirip seperti saat masa menstruasi.

Akan tetapi, di akhir minggu ini masa menstruasi tidak akan datang karena kehamilan Anda sudah berlangsung.

Apa yang perlu saya perhatikan di usia 4 minggu kehamilan?

Anda mungkin bertanya-tanya apa saja gejala yang Anda alami pada masa perkembangan janin 4 minggu kehamilan. Berikut adalah beberapa gejala yang menandakan perkembangan janin kehamilan 4 minggu Anda:

Rasa sakit dan pembengkakan pada payudara

Banyak wanita mengatakan mereka merasakan sakit yang sama seperti saat menstruasi. Namun biasanya di  usia kehamilan 4 minggu, rasa sakit dan pembengkakan payudara terjadi lebih parah.

Kelelahan

Tanda lain yang muncul di usia kehamilan 4 minggu adalah Anda mungkin akan merasa sangat lelah.

Peningkatan  kadar hormon progesteron dapat membuat Anda merasa seperti habis berlari dengan jarak yang jauh padahal hanya berkegiatan ringan.

Sering buang air kecil

Di usia 4 minggu kehamilan, Anda akan merasa lebih sering sekali ke toilet. Hal ini terjadi karena tubuh memproduksi urine lebih banyak dan kandung kemih mulai tertekan oleh rahim yang membesar.

Sensitif dengan bau

Anda merasa penciuman lebih sensitif di perkembangan janin 4 minggu kehamilan? Banyak wanita hamil sering merasa kewalahan dengan aroma di awal masa kehamilan.

Hal ini mungkin merupakan efek samping dari tingkat estrogen yang meningkat pesat di tubuh Anda.

Hilangnya nafsu makan

Di usia 4 minggu kehamilan, Anda akan lebih sering muntah bahkan hilang nafsu makan, bukan mengidam. Ibu hamil bisa tiba-tiba merasa makanan yang dulunya disukai malah jadi menjijikkan.

Mual atau muntah

Morning sickness biasanya baru dialami di usia kehamilan 4 minggu. Namun, beberapa wanita sudah mengalami mual-mual bahkan sejak sebelumnya.

Suhu tubuh yang tinggi

Jika suhu tubuh Anda konstan tinggi selama 18 hari berturut-turut, maka terdapat kemungkinan kehamilan. Ini juga tanda bahwa perkembangan janin 4 minggu kehamilan sedang berlangsung.

Perdarahan atau bercak darah

Beberapa wanita mengalami bintik-bintik merah atau cokelat kemerahan selama siklus menstruasi mereka.

Jika Anda merasakan sakit saat perdarahan, segera hubungi dokter karena hal ini dapat menjadi gejala kehamilan ektopik.

Jka Anda mengalami gejala-gejala tersebut, Anda dapat melakukan tes kehamilan. Tes kehamilan dapat dilakukan dari hari pertama Anda melewatkan menstruasi. Ini juga sebagai tanda bahwa perkembangan janin 4 minggu kehamilan sedang berlangsung.

Kunjungan ke Dokter/Bidan

Apa yang harus saya diskusikan dengan dokter untuk membantu perkembangan janin 4 minggu kehamilan?

Beri tahukan kepada dokter jika Anda mengalami tanda-tanda hamil di masa-masa ini.

Jika Anda memiliki keluhan atas perubahan pada tubuh, dokter adalah pilihan terbaik untuk memandu Anda. Ini akan menjadi waktu yang tepat untuk periksa ke dokter kandungan.

Penting untuk mencari dokter yang membuat Anda merasa nyaman saat berkonsultasi agar bisa mendapatkan informasi lengkap seputar perkembangan janin 4 minggu kehamilan.

Tes apa yang perlu saya ketahui di usia 4 minggu kehamilan?

Satu-satunya tes yang perlu Anda ketahui adalah tes kehamilan untuk memastikan bahwa Anda benar-benar hamil.

Segera uji menggunakan test pack. Tes kehamilan memang membingungkan untuk dibaca. Selain itu, tes kehamilan dengan test pack juga tidak selalu tepat.

Oleh karena itu, dianjurkan untuk melakukannya beberapa kali untuk memastikan hasilnya. Maka dari itu, ada baiknya Anda memeriksakan diri ke dokter.

Kesehatan dan Keselamatan

Apa saja yang perlu saya ketahui untuk menjaga kesehatan dan keselamatan janin 4 minggu kehamilan?

Pada masa ini, wanita hamil tidak bisa mendonorkan darah karena secara teori, mendonorkan darah selama kehamilan dapat menyebabkan anemia zat besi.

Selain itu, donor darah belum terbukti aman untuk ibu hamil. Jadi, organisasi donor darah biasanya tidak mengizinkan wanita hamil untuk mendonorkan darahnya.

Seorang ibu yang baru melahirkan juga tidak dapat berpartisipasi dalam kegiatan donor darah. Palang Merah merekomendasikan bahwa Anda harus menunggu enam minggu setelah kelahiran.

Oleh karena itu, selalu konsultasikan ke dokter sebelum Anda melakukan prosedur kesehatan apa pun termasuk donor darah.

Hindari melakukan prosedur kesehatan atau tes lainnya saat hamil tanpa persetujuan dokter. Hal ini dimaksudkan agar Anda dan bayi di dalam kandungan tetap berada dalam keadaan baik.

Perkembangan janin kehamilan 4 minggu sudah lengkap dibahas. Lalu bagaimana perkembangan janin di minggu berikutnya?

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Normalkah Jika Darah Haid Saya Berwarna Cokelat?

    Meski pada umumnya darah menstruasi berwarna merah pekat, ada beberapa warna darah haid yang perlu Anda waspadai. Ini mungkin berisiko pada kesehatan Anda

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Ajeng Quamila
    Hidup Sehat, Fakta Unik 10 September 2020 . Waktu baca 6 menit

    Menghadapi 7 Kecemasan Ibu Hamil Menjelang Persalinan

    Mendekati hari-H melahirkan, Anda mungkin jadi gugup dan takut. Hal ini wajar, tapi jangan sampai kecemasan ibu hamil menjelang persalinan bikin stres.

    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Kehamilan & Kandungan, Melahirkan, Kehamilan 10 September 2020 . Waktu baca 5 menit

    Hati-hati, Pelumas Seks Bisa Bikin Susah Hamil

    Sedang mencoba hamil tapi belum berhasil juga? Hal ini kemungkinan disebabkan pelumas seks alias lubrikan yang membuat susah hamil.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Kesuburan, Kehamilan 9 September 2020 . Waktu baca 4 menit

    Hal yang Perlu Anda Ketahui Sebelum Menjalani Tranfusi Darah

    Berbeda dengan donor darah, hanya beberapa kondisi khusus saja yang membuat Anda harus transfusi darah. Apa yang harus disiapkan sebelum transfusi darah?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Hidup Sehat, Tips Sehat 2 September 2020 . Waktu baca 4 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    melahirkan normal tanpa rasa sakit

    Melahirkan Normal Tanpa Rasa Sakit, Apakah Mungkin?

    Ditulis oleh: Theresia Evelyn
    Dipublikasikan tanggal: 30 September 2020 . Waktu baca 5 menit
    minum antidepresan saat hamil

    Minum Antidepresan Saat Hamil, Boleh Atau Tidak?

    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Dipublikasikan tanggal: 24 September 2020 . Waktu baca 4 menit
    korset perut setelah melahirkan

    Perlukah Memakai Korset Perut Setelah Melahirkan?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Dipublikasikan tanggal: 23 September 2020 . Waktu baca 3 menit
    perkembangan janin 14 minggu

    Kapan Boleh Mencoba Hamil Lagi Setelah Keguguran?

    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Dipublikasikan tanggal: 16 September 2020 . Waktu baca 4 menit