Mengenal Tahap Perkembangan Kelima Indra Bayi Dalam Kandungan

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 03/02/2018
Bagikan sekarang

Pada dasarnya sistem indra manusia sudah mulai berkembang sepanjang kehamilan dan akan memengaruhi perkembangan otak janin. Hal inilah yang memungkinkan kelima indra bayi (peraba, pendengar, penciuman atau penghidu, penglihatan, serta pengecap) sudah berfungsi saat lahir, meski belum maksimal. Proses pematangan masing-masing indra nantinya akan berlangsung seiring dengan usia dan proses perkembangan bayi. Nah, untuk mengetahui pertumbuhan serta perkembangan kelima indra manusia dalam kandungan, simak ulasannya dalam artikel ini.

Tahap perkembangan indra manusia di dalam kandungan

1. Indra peraba

Sistem sensorik alias indra manusia yang paling awal berkembang adalah indra peraba. Pada janin, indra peraba mulai berkembang  pada usia kehamilan sekitar 8 minggu. Pada minggu ke-12, janin mulai bisa merasakan dan merespons sentuhan di sekujur tubuhnya, kecuali bagian atas kepalanya yang tetap belum sensitif sampai lahir. Di usia kehamilan selanjutnya, tubuh janin akan terus mengembangkan jaringan saraf yang akan mempertajam indra perabanya.

2. Indra pendengar

Pembentukan sistem organ pendengaran dimulai sejak usia kehamilan 4-5 minggu. Setelah itu perkembangan dan pertumbuhan terus terjadi, baik bagian dalam atau bagian luar telinga.

Kemudian pada usia kehamilan 18-20 minggu, sistem pendengaran janin benar-benar utuh. Di usia ini, janin sudah mulai bisa mendengar suara dari dalam rahim. Ia akan mulai mendengar suara aliran darah melalui plasenta, suara denyut jantung, hingga suara udara pada paru.

Lalu pada usia 24-26 minggu, janin sudah dapat merespon terhadap suara-suara keras yang didengarnya dengan cegukan. Selanjutnya pada kehamilan trimester tiga, suara yang paling jelas didengar janin di dalam kandungan adalah suara ibu. Di usia ini, Anda mungkin akan lebih sering merasakan respons janin bagaimana ia akan aktif bergerak di dalam perut saat diajak berbicara. 

3. Indra penglihatan

Dari awal kehamilan hingga usianya ke-25 minggu, mata bayi akan selalu tertutup untuk mengembangkan retina. Barulah pada usia kehamilan 26-28 minggu, kelopak mata janin akan mulai terbuka. Janin akan membuka matanya sesekali, walaupun ia belum dapat melihat apapun.

Selanjutnya pada trimester tiga, janin sudah bisa mendeteksi cahaya terang yang masuk ke dalam rahim, baik itu sinar matahari ataupun sinar lampu. Namun, hal ini akan bergantung pada faktor-faktor ketebalan rahim, otot, serta pakaian yang digunakan ibu.

4. Indra penciuman dan pengecap

Indra pengecap terhubung dengan indra penciuman. Pada usia 11-15 minggu, reseptor yang akan digunakan janin untuk mendeteksi bau dan rasa sudah mulai berfungsi. Sejak di dalam rahim, janin sebenarnya sudah bisa mendeteksi bau dari makanan yang Anda makan dan aroma yang Anda hirup melalui cairan ketuban yang melewati mulut serta hidung janin.

Penelitian menunjukkan bahwa janin lebih menyukai rasa manis dibandingkan dengan rasa pahit dan asam. Janin akan menelan lebih banyak air ketuban ketika rasa manisnya tinggi, dan janin tidak menelan banyak air saat rasa air ketuban pahit.

Diperkirakan pada usia 21 minggu, janin bisa memahami rasa kenyang dari cairan ketuban dengan menggunakan indra penciuman serta pengecapnya.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kulit Wajah Terlihat Kusam Saat Hamil, Apa Penyebabnya?

Alih-alih mendapatkan pregnancy glow, sebagian orang malah merasa kulit wajah jadi lebih kusam saat hamil. Apa penyebabnya?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha

Pengaruh Konsumsi Buah Terhadap Perkembangan Kognitif Janin

Mungkin banyak yang belum mengetahui bahwa konsumsi buah-buahan dapat berpengaruh pada perkembangan kognitif janin. Apa saja?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha

Kapan Waktu Terbaik untuk Kontrol Kandungan Selama Pandemi COVID-19?

Pemeriksaan kehamilan amatlah penting. Di sisi lain, pemeriksaan kehamilan selama pandemi COVID-19 membuat ibu rentan tertular. Apa yang harus ibu lakukan?

Ditulis oleh: Diah Ayu
Coronavirus, COVID-19 29/04/2020

6 Makanan Bergizi untuk Memperkuat Kandungan

Selain sehat untuk ibu, berbagai makanan ini juga dapat memperkuat janin dalam kandungan agar masa kehamilan tetap lancar.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha

Direkomendasikan untuk Anda

hamil setelah keguguran

Hal yang Harus Diketahui Jika Ingin Cepat Hamil Setelah Keguguran

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 18/05/2020
menu puasa untuk ibu hamil

Menu Wajib Saat Puasa untuk Ibu Hamil

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 17/05/2020
puasa bagi ibu hamil

4 Kondisi yang Mengharuskan Ibu Hamil Membatalkan Puasanya

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 14/05/2020
gangguan makan ibu hamil

Berbagai Jenis Gangguan Makan yang Umum Dialami Ibu Hamil

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 12/05/2020