Wanita yang Punya Mata Minus, Apa Bisa Melahirkan Normal?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 16 November 2017 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Mendekati minggu-minggu terakhir kehamilan, Anda akan dihadapkan dengan pilihan metode melahirkan nanti. Bagi Anda yang memiliki kehamilan sehat atau tidak berisiko, Anda sangat disarankan untuk melahirkan normal. Namun bagi ibu hamil yang punya mata minus, sebaiknya diskusikan dulu dengan dokter kandungan Anda mengenai pilihan metode melahirkan yang aman. Katanya, ibu hamil yang punya mata minus tidak boleh melahirkan normal. Apa alasannya?

Semakin tinggi minus mata, semakin tinggi risiko retina lepas

Semakin tinggi minus mata, semakin tinggi pula risiko retina bisa terlepas dari bola mata. Kondisi ini disebut dengan ablasio retina. Ablasio retina adalah kondisi terlepasnya bagian retina dari jaringan pendukung sekitarnya di belakang bola mata. Ablasio retina dapat menyebabkan penglihatan buram secara tiba-tiba — bahkan mungkin buta mendadak. Kondisi ini termasuk gawat darurat medis.

Rabun jauh terjadi akibat bola mata yang terlalu panjang atau kornea yang melengkung terlalu curam. Hal ini mengakibatkan cahaya yang harusnya jatuh tepat di retina justru berada di depan retina mata. Itu sebabnya orang-orang yang bermata minus tidak dapat melihat benda yang jaraknya jauh dengan jelas.

Nah, orang yang memiliki rabun jauh parah (skor minusnya mencapai 8 atau bahkan lebih) berisiko tinggi mengalami ablasio retina. Hal ini disebabkan oleh bertambahnya perpanjangan bola mata ke bagian depan yang semakin menipiskan periferal retina secara paksa.

Penipisan lapisan retina lama-lama dapat menyebabkan retina sobek sehingga cairan vitreus (cairan di bagian tengah bola mata) akan merembes masuk di celah antara retina dan lapisan di belakangnya. Cairan ini kemudian menumpuk dan menyebabkan seluruh lapisan retina terlepas dari dasarnya. Risiko ablasio retina pada gangguan rabun jauh parah bisa 15-200 kali lebih tinggi daripada orang dengan penglihatan normal.

Ada berbagai hal yang dapat menyebabkan robeknya retina. Mulai dari peradangan, cedera kepala akibat benturan, tumor, komplikasi diabetes, dan preeklampsia. Kondisi ini juga disebabkan karena tipisnya retina sehingga mudah robek. Biasanya semakin bertambahnya usia, bagian retina ini semakin tipis atau rapuh.

Ibu hamil yang punya mata minus tidak boleh melahirkan normal?

Katanya, ibu hamil yang punya mata minus tidak boleh melahirkan normal karena takut menyebabkan kebutaan. Pendapat ini muncul setelah beberapa penelitian menghubungkan risiko kebutaan dengan proses melahirkan normal.

Mengejan (ngeden) membutuhkan banyak tenaga dan dapat menimbulkan ketegangan berat. Hal ini diyakini bisa meningkatkan tekanan pada otot-otot perut, dada, dan mata. Tekanan besar inilah yang dikhawatirkan dapat memicu lepasnya retina mata.

Namun, anggapan bahwa wanita hamil yang punya mata minus tidak boleh melahirkan normal tidak pernah terbukti secara medis. Tidak ada cukup bukti ilmiah yang mampu membuktikan bahwa tekanan kuat yang terjadi saat Anda mengejan bisa merusak retina mata.

Sebuah penelitian terbitan jurnal Graefe’s Archive for Clinical and Experimental Ophthalmology tidak menemukan adanya masalah pada retina mata yang muncul ketika ibu hamil bermata minus melahirkan secara normal. Penelitian ini dilakukan dengan mengamati 10 wanita yang mengalami penurunan gangguan penglihatan tertentu sampai yang memang memiliki riwayat ablasio retina.

Ibu hamil dengan mata minus tetap bisa melahirkan normal, asalkan diperiksakan terlebih dahulu kondisi retinanya. Jika kondisi retina tidak lemah, maka Anda bisa dan sah-sah saja untuk melahirkan secara normal. Namun, jika kondisi retina Anda memang sudah lemah meski minusnya masih rendah, maka jalan keluar terbaik yang disarankan dokter umumnya adalah persalinan caesar demi memastikan kesehatan Anda. Bicarakan lebih lanjut dengan dokter kandungan Anda mengenai hal ini.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Ternyata Ayah Juga Bisa Kena Depresi Pasca Melahirkan

Postpartum depression tak cuma menyerang wanita yang baru melahirkan. Depresi pasca melahirkan juga bisa dialami para ayah. Inilah tanda-tandanya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Parenting, Tips Parenting 14 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit

Penyebab dan Cara Mengatasi ASI yang Tidak Keluar Setelah Melahirkan

Banyak ibu yang khawatir karena setelah sang buah hati lahir ke dunia, ASI tidak kunjung keluar dari payudara. Sebenarnya, apa penyebab kondisi ini?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Parenting, Menyusui 5 Juni 2020 . Waktu baca 10 menit

Melahirkan di Rumah Sakit Saat Pandemi COVID-19, Apa Saja yang Harus Disiapkan?

Saat pandemi COVID-19, ibu hamil perlu mengikuti prosedur tindakan pencegahan sampai proses melahirkan selesai. Apa saja yang perlu siapkan?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Coronavirus, COVID-19 14 Mei 2020 . Waktu baca 5 menit

Masih Bisakah Menjalani Persalinan Normal Setelah Miomektomi?

Operasi pengangkatan fibroid rahim (miomektomi) memang tidak mengangkat rahim sepenuhnya. Akan tetapi, masih bisakah melahirkan normal setelah miomektomi?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Melahirkan, Kehamilan 26 Maret 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

pantangan makan setelah melahirkan

4 Jenis Makanan yang Harus Dihindari Dulu Setelah Melahirkan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 25 September 2020 . Waktu baca 4 menit
mata silinder (astigmatisme)

Berbagai Cara untuk Mengurangi Mata Minus (Rabun Jauh)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 17 September 2020 . Waktu baca 3 menit
kecemasan ibu hamil menjelang persalinan

Menghadapi 7 Kecemasan Ibu Hamil Menjelang Persalinan

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 10 September 2020 . Waktu baca 5 menit
mata plus pada anak

Begini Alasan Adanya Mata Plus pada Anak

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 20 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit