Apa yang Terjadi Selama Operasi Caesar?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 10 September 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Operasi caesar mungkin menjadi pilihan bagi Anda yang takut atau tidak ingin melahirkan normal. Mungkin Anda berpikir melahirkan secara caesar lebih tidak sakit daripada melahirkan secara normal. Tapi tahukah Anda? Ternyata kelahiran melalui operasi caesar mempunyai risiko empat kali lebih besar daripada kelahiran normal.

Oleh karena itu, Anda disarankan untuk merencanakan dan menjalani operasi caesar jika Anda mengalami kondisi tertentu, seperti bayi terlalu besar, bayi dalam posisi sungsang, Anda mengalami plasenta previa, Anda memiliki infeksi herpes genital aktif, sebelumnya Anda sudah pernah menjalani operasi caesar. Untuk menentukan apakah Anda harus melahirkan dengan cara normal atau melalui operasi caesar, sebaiknya konsultasikan dengan dokter Anda.

Apa yang terjadi beberapa saat sebelum operasi caesar?

Setelah Anda konsultasikan dengan dokter Anda dan ternyata Anda harus melahirkan dengan operasi caesar, Anda harus menyiapkan beberapa hal, termasuk administrasi. Suami Anda dapat menangani hal itu semua, jadi Anda tidak perlu repot mengurusnya sendiri. Suami Anda juga diperbolehkan untuk menemani Anda saat melahirkan di ruang operasi.

Sebelum menjalankan operasi, Anda akan dibius lokal (anestesi lokal) pada beberapa bagian tubuh Anda. Umumnya, bius umum (yang membuat Anda tidak sadar sepenuhnya) tidak dilakukan pada operasi caesar, kecuali dalam situasi darurat. Biasanya, Anda akan diberi anestesi epidural atau spinal, yang membuat Anda tidak akan merasakan sakit pada bagian bawah tubuh Anda selama operasi, tetapi Anda dalam keadaan sadar selama operasi caesar. Artinya, Anda dapat melihat bagaimana proses kelahiran bayi Anda.

Seringnya, Anda akan diberi anestesi epidural sebelum melakukan operasi caesar. Selain itu, Anda juga akan diberi obat tambahan untuk memastikan bahwa bagian bawah tubuh Anda benar-benar mati rasa. Tubuh Anda juga akan dimasukkan kateter untuk menampung urin (kencing) selama operasi. Tubuh Anda juga akan dipasang infus sebelum operasi dimulai. Antibiotik mungkin akan diberikan melalui infus untuk mencegah Anda mengalami infeksi setelah operasi, tetapi antibiotik ini juga dapat diberikan setelah operasi. Selanjutnya, rambut pubis (kemaluan) Anda akan dicukur guna memudahkan jalan untuk dilakukan sayatan.

Apa yang terjadi saat operasi caesar?

Saat di ruang operasi, ketika obat bius sudah bekerja pada tubuh Anda, antiseptik akan dioleskan pada bagian perut Anda. Kemudian dokter akan membuat sayatan kecil pada kulit di atas tulang kemaluan Anda.

Dokter akan menyayat kulit Anda secara perlahan sampai tembus di bagian rahim. Dari pertama kali sayatan ini dibuat sampai bayi lahir, kurang lebih membutuhkan waktu sampai 30 menit paling lama. Ketika pisau operasi sudah mencapai otot perut, dokter akan membuka jalan  secara manual. Dan ketika dokter sudah mencapai rahim, dokter akan memotong secara horizontal pada bagian bawah rahim Anda.

Saat ini, dokter sudah melihat kepala bayi Anda, kemudian dokter akan menarik keluar kepala bayi Anda. Dan, congrats! Bayi Anda telah lahir ke dunia.

Anda dapat melihat bayi Anda segera setelah tali pusar bayi Anda dipotong. Bayi juga akan segera dibersihkan oleh perawat. Setelah mengeluarkan bayi Anda, dokter juga akan mengeluarkan plasenta Anda. Namun, proses operasi belum selesai, dokter harus melakukan penutupan dengan cara menjahit sayatan kembali. Ini merupakan hal yang paling rumit saat menjalani operasi caesar.

Jahitan yang digunakan untuk menutup rahim Anda ini lama-kelamaan akan bersatu dengan tubuh Anda. Lapisan kulit paling luar akan ditutup dengan jahitan atau staples, yang biasanya akan menghilang 3 hari sampai seminggu kemudian. Penutupan rahim Anda ini akan memakan waktu lebih lama, sekitar 30 menit.

Apa yang terjadi setelah operasi caesar?

Setelah proses operasi caesar selesai, kemudian Anda akan diantar ke ruang pemulihan. Kesehatan Anda akan dipantau oleh dokter beberapa jam setelah proses operasi selesai. Anda juga masih akan menerima cairan melalui infus sampai Anda bisa makan dan minum. Makan dan minum yang banyak setelah operasi diperlukan untuk mempercepat pemulihan tubuh ibu.

Saat ini, efek bius (anestesi) pada tubuh Anda lama-kelamaan akan menghilang secara bertahap. Anda mungkin akan merasakan sensasi gatal di tubuh Anda untuk sementara waktu, namun jika tidak kunjung mereda, dokter mungkin akan memberikan Anda antihistamin.

Anda mungkin akan menghabiskan waktu sekitar 3 hari ke depan di rumah sakit sampai kondisi Anda benar-benar pulih. Anda akan didorong untuk lebih banyak bergerak daripada hanya berbaring di tempat tidur untuk mempercepat pemulihan Anda.

 

BACA JUGA

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    Melahirkan Normal Tanpa Rasa Sakit, Apakah Mungkin?

    Membayangkan rasa sakit saat persalinan, sering kali membuat calon ibu merasa khawatir. Sebenarnya, apakah mungkin melahirkan normal tanpa rasa sakit?

    Ditulis oleh: Theresia Evelyn
    Melahirkan, Kehamilan 30 September 2020 . Waktu baca 5 menit

    4 Jenis Makanan yang Harus Dihindari Dulu Setelah Melahirkan

    Mungkin Anda berpikir Anda bisa bebas makan apa saja setelah melahirkan. Tapi jangan salah, masih ada pantangan makan setelah melahirkan. Apa saja?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Melahirkan, Kehamilan 25 September 2020 . Waktu baca 4 menit

    Minum Antidepresan Saat Hamil, Boleh Atau Tidak?

    Obat antidepresan adalah obat yang dapat meringankan gejala depresi pada ibu hamil. Tetapi, apakah minum antidepresan saat hamil itu aman?

    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 24 September 2020 . Waktu baca 4 menit

    Perlukah Memakai Korset Perut Setelah Melahirkan?

    Apa benar wanita harus pakai korset perut setelah melahirkan? Apakah ada dampak dan bahaya tertentu? Mari simak penjelasannya di sini.

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Melahirkan, Kehamilan 23 September 2020 . Waktu baca 3 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    manfaat metode kangguru untuk bayi prematur dan berat lahir rendah

    Metode Kangguru untuk Bayi Prematur atau Berat Lahir Rendah

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Dipublikasikan tanggal: 16 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit
    Konten Bersponsor
    potret pasangan diskusi tentang persalinan normal dan caesar

    Pahami Faktor Penentu Persalinan Caesar sebagai Persiapan Sambut si Kecil

    Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Willyson Eveiro
    Dipublikasikan tanggal: 13 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
    darah tinggi setelah melahirkan

    Kenali Gejala dan Bahaya Tekanan Darah Tinggi Setelah Melahirkan

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Dipublikasikan tanggal: 13 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit
    penyebab bayi lahir prematur

    Berbagai Penyebab Bayi Lahir Prematur

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Atifa Adlina
    Dipublikasikan tanggal: 2 Oktober 2020 . Waktu baca 8 menit