Analisis Sperma untuk Mendeteksi Ketidaksuburan Pria, Seperti Apa Prosedurnya?

Oleh Data medis direview oleh dr. Tania Savitri.

Dikaruniai anak adalah harapan banyak pasangan suami istri. Namun tak dapat disangkal bahwa angka ketidaksuburan semakin meningkat beberapa tahun belakangan. Yang lebih mengejutkannya lagi, dari seluruh total kasus sulit hamil, 30 persen-nya disebabkan oleh ketidaksuburan pria. Analisis sperma adalah salah satu bentuk tes kesuburan pria yang dapat dilakukan sebelum Anda dan pasangan mencoba hamil.

Apa itu analisis sperma?

Analisis sperma adalah jenis tes kesuburan pria yang paling pertama dilakukan untuk mengetahui apakah ada gangguan pada sperma yang menyebabkannya sulit punya anak.

Sperma dibutuhkan dalam proses kehamilan untuk membuahi sel telur wanita di dalam rahim. Jika ada satu saja kelainan sperma (entah itu dari bentuk, jumlah, maupun kecepatan geraknya), maka pria berisiko tinggi untuk sulit punya anak atau bahkan mandul.

Sebenarnya, yang diperiksa dalam tes kesuburan ini tidak hanya sperma saja. Selama pengujian ini, segala macam faktor lain yang terkandung dalam cairan mani juga ikut diperiksa. Oleh karena itu, tes kesuburan ini lebih tepat disebut dengan analisis semen (air mani).

Seperti apa sperma yang normal?

Ketika dilihat dari mikroskop, kepala sperma yang normal berbentuk oval dengan panjang 4,0-5,5 mm dan lebar 2,5-3,5 mm. Normalnya, leher berbentuk kurus berukuran 1-2µm. Pada bagian ini tidak boleh terdapat sisa-sisa zat proses pematangan sperma.

Ekor sperma yang normal memiliki panjang 9-10 kali dari panjang kepala, berbentuk lurus memanjang dari leher atau membentuk alur gelombang.

Sperma dianggap memiliki kelincahan gerak (motilitas) normal jika 40% dari keseluruhan sperma bisa bergerak bebas, dan setidaknya 32% harus berenang dalam gerakan maju atau di dalam lingkaran besar.

Langkah-langkah tes kesuburan pria untuk memeriksa kelayakan sperma

Setiap pria dilarang untuk terlibat dalam aktivitas seksual apapun (penetrasi anal, oral, dan/atau vaginal) baik sendiri maupun berpasangan minimal 48 jam sebelum melakukan uji sperma.

Di rumah sakit atau klinik kesuburan tempat pengujian, teknisi lab akan meminta Anda menyerahkan sampel air mani yang didapatkan dengan cara masturbasi. Sampel mani kemudian ditampung dalam wadah steril yang diberi nama, tanggal, waktu pengeluaran, dan lama berpantang dari aktivitas seksual.

Sampel sebaiknya langsung dikumpulkan saat itu juga di lokasi pengujian untuk menjaga kualitas sampel tetap baik. Apabila harus dilakukan di rumah, batas pengumpulan dan pengantaran sampel paling maksimal adalah satu jam sebelum waktu pengujian. Selama perjalanan ke laboratorium, suhu sampel harus berkisar antara 20–40°C agar tidak merusak kualitasnya.

Sampel yang telah tiba di laboratorium sebaiknya dianalisis sesegera mungkin. Analisis cairan semen terdiri dari dua macam, yaitu pemeriksaan makroskopis dan mikroskopis (menggunakan mikroskop).

Analisis air mani setidaknya dilakukan dua kali, berjarak setidaknya tujuh hari atau lebih dari tiga bulan. Jika hasil dari dua pemeriksaannya sangat berbeda, maka perlu diperiksa sekali lagi. Satu kali analisis sperma tidak dapat mencerminkan diagnosis yang paling akurat.

Memahami hasil analisis sperma milik Anda

Ketika sampel dilihat secara kasat mata lewat uji makroskopik, cairan mani yang normal seharusnya berwarna putih keabuan atau putih mutiara, dan berbau khas seperti bunga akasia. Air mani Anda dikatakan normal jika setelah diperiksa volumenya minimal 1,5 mililiter, dengan kandungan 15 juta sel sperma per mililiternya. Setelah dikeluarkan, air mani yang normal akan cepat menggumpal namun kembali mencair lagi dalam waktu kurang lebih 60 menit.

Kadar pH air mani yang normal seharusnya sekitar 7,2. Apabila pH-nya terlalu basa (lebih dari 8), ini menandakan potensi infeksi. Apabila pH air mani Anda kurang dari 7 (terlalu asam) dan jumlah spermanya sangat sedikit ketika dilihat dari mikroskop, ini mungkin menandakan adanya kerusakan pada saluran pengalir sperma yang menyebabkan masalah ejakulasi seperti ejakulasi retrograde (ejakulasi terbalik).

Sperma dinyatakan masih bisa berfungsi baik jika 4% dari total sel sperma dalam sampel berbentuk normal. Jika jumlah sperma Anda rendah ketika dilihat lewat mikroskop, namun ternyata memiliki gerak yang tergolong baik (60% atau lebih sperma bergerak), maka masalah kesuburan tidak perlu dikhawatirkan.

Apabila pada sampel ditemukan banyak sel darah putih, patut dicurigai adanya infeksi pada saluran reproduksi laki-laki. Infeksi dan/atau penyakit tertentu, seperti diabetes, dapat memengaruhi kesuburan Anda secara tidak langsung. Jika hasil tes kesuburan pria dinyatakan tidak normal atau tidak subur, segeralah buat janji temu dengan dokter untuk mendiskusikan langkah perawatan selanjutnya.

Baca Juga:

Sumber
Pantau Perkembangan Janin Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan janin dalam kandungan.
Error message goes here
Pantau Bayi Saya
Tak tahu kapan akan melahirkan? Hitung di sini! *Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anda hamil [num] minggu! Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Kapan hari pertama menstruasi terakhir Anda?
Hitung!
Error message goes here
Anda hamil [num] minggu! Perkiraan Melahirkan: [num] Dapatkan info setiap hari, sesuai dengan kebutuhan pribadi Anda dan bayi.
Error message goes here
Pantau sekarang!
Hitung ulang!
Pantau Perkembangan Janin Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan janin dalam kandungan.
Error message goes here
Pantau Bayi Saya
Tak tahu kapan akan melahirkan? Hitung di sini! *Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anda hamil [num] minggu! Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Kapan hari pertama menstruasi terakhir Anda?
Hitung!
Error message goes here
Anda hamil [num] minggu! Perkiraan Melahirkan: [num] Dapatkan info setiap hari, sesuai dengan kebutuhan pribadi Anda dan bayi.
Error message goes here
Pantau sekarang!
Hitung ulang!
Yang juga perlu Anda baca