Tanda-tanda Pria Tidak Subur yang Penting untuk Dikenali

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Tanda-tanda pria tidak subur sebaiknya diketahui oleh semua pria, tidak hanya oleh Anda yang sedang menjalani program hamil. Ada berbagai kondisi yang dapat menyebabkan masalah kesuburan pria. Tahukah Anda tanda-tanda yang menunjukkan apakah seorang pria subur atau tidak? Simak penjelasan mengenai tanda masalah kesuburan pria di bawah ini.

Kenali tanda-tanda pria tidak subur

Tanda utama pria tidak subur adalah di saat sel sperma yang diproduksinya kesulitan membuahi sel telur pada rahim pasangan. Masalah kesuburan pria ini akan membuat wanita susah hamil. Namun, masih ada lagi tanda-tanda lainnya, seperti berikut:

1. Bengkak pada area testis

Salah satu tanda lain dari seorang pria yang tidak subur adalah pembengkakan pada area testis. Sebenarnya, ada banyak alasan kesehatan yang menyebabkan testis Anda membengkak. Akan tetapi, banyak di antara kondisi kesehatan tersebut yang berujung pada masalah kesuburan pria.

Jika Anda mengalami salah satu tanda yang dapat menganggu kesuburan yang disebutkan di atas , akan lebih baik jika segera berkonsultasi ke dokter. Dokter mungkin akan membantu Anda mengatasi masalah tersebut.

2. Kesulitan mempertahankan ereksi

Pernahkah Anda mengalami kesulitan untuk mempertahankan ereksi? Jika ya, Anda mungkin patut curiga. Pasalnya, kondisi tersebut termasuk masalah kesuburan pria yang tidak Anda sadari. Biasanya masalah ini berkaitan erat dengan kadar hormon reproduksi di dalam tubuh pria.

Jika hormon reproduksi pria menurun, hal ini sangat berpotensi menjadi masalah kesuburan pria, sehingga pasangannya sulit hamil. Segera periksakan ke dokter jika Anda mengalaminya.

3. Testis yang berukuran kecil

Tahukah Anda bahwa ukuran testis mungkin menjadi salah satu tanda masalah kesuburan pria? Ya, testis adalah tempat atau wadah sperma di dalam tubuh pria. Oleh karena itu, saat ukurannya kecil, mungkin saja hal tersebut adalah tanda gangguan kesuburan. Apalagi jika testis yang berukuran ini juga keras.

Jadi, jika Anda memiliki ukuran testis yang kecil, Anda patut curiga. Pasalnya, ini mungkin salah satu tanda dari pria yang tidak subur.

4. Perubahan gairah seks

Umumnya, pria yang memiliki hormon reproduksi yang sehat akan cenderung subur. Sebaliknya, jika hormon pria tersebut kurang baik, kemungkinan besar pria tersebut juga akan kehilangan gairah seksnya. Ini merupakan salah satu tanda pria tidak subur.

Sementara itu, menurut sebuah artikel yang dimuat di Mayo Clinic, ada beberapa tanda pria yang tidak subur lainnya yang penting untuk Anda ketahui, misalnya:

  • Mempunyai masalah pada fungsi seksual. Contohnya: sulit mencapai ejakulasi, volume cairan sperma yang sedikit, kurangnya keinginan untuk berhubungan seksual, atau kesulitan mempertahankan ereksi.
  • Infeksi saluran pernapasan yang berulang.
  • Ketidakmampuan untuk mencium bau.
  • Pertumbuhan payudara yang tidak normal (gynecomastia).
  • Menurunnya jumlah rambut wajah atau rambut pada tubuh, atau tanda-tanda lain dari kelainan hormon atau kromosom.
  • Mempunyai jumlah sperma yang lebih sedikit daripada jumlah sperma normal (kurang dari 15 juta sperma per milimeter semen (cairan yang mengandung sperma) atau jumlah sperma total kurang dari 39 juta setiap ejakulasi).

Tanda atau masalah kesuburan subur mungkin bukan hal yang mudah ditemukan, karena belum tentu dapat dilihat dengan mata telanjang. Sementara itu, pria sulit untuk mengenalinya, karena jumlah sperma saat ejakulasi pada umumnya terlihat normal.

Oleh karena itu, Anda harus memeriksakan ke dokter untuk mengetahui secara pasti apakah Anda mengalami masalah kesuburan atau tidak. Untuk mencari tahu apakah pria tidak subur, dokter akan melakukan analisis pada cairan sperma Anda untuk mengetahui kuantitas dan kualitas sperma Anda.

Penyebab timbulnya tanda-tanda pria tidak subur

Untuk mencapai kehamilan, bukan hanya kesuburan wanita saja yang harus diperhatikan. Namun, kesuburan pria juga tak kalah penting. Sperma yang sehat dilihat juga dari jumlah dan kualitasnya. Hal ini penting agar sperma dapat menghampiri dan membuahi sel telur wanita di dalam rahim. Oleh karena itu, jika pria mempunyai jumlah sperma sedikit atau kualitas sperma yang buruk, dirasa agak sulit untuk pasangan berhasil hamil.

Masalah kesuburan pria dapat disebabkan oleh kelainan bawaan, ketidakseimbangan hormon, pembuluh darah di sekitar testis melebar, atau berbagai kondisi yang menghalangi jalannya sperma untuk sampai ke ovum. Selain itu, tanda pria tidak subur juga bisa dilihat dari gaya hidup yang dijalaninya.

Pasalnya, beberapa faktor gaya hidup yang mempengaruhi kesuburan pria, seperti terlalu banyak berolahraga, stres, obesitas, merokok, konsumsi minuman beralkohol, penggunaan obat terlarang, paparan racun dan bahaya lingkungan, serta temperatur panas pada testis yang dapat mengurangi produksi sperma.

Hal yang harus dilakukan saat menemukan tanda pria tidak subur

Jika Anda memiliki masalah kesuburan atau tanda pria tidak subur, jangan khawatir, karena Anda masih dapat memperbaiki kuantitas dan kualitas sperma Anda untuk dapat membuahi ovum atau sel telur. Selain itu, perubahan perilaku dan kebiasaan dapat meningkatkan kesempatan Anda untuk mempunyai anak.

Jika jumlah sperma Anda sedikit, Anda sebaiknya mengurangi frekuensi berhubungan seksual dengan pasangan. Hal ini bertujuan untuk membangun kualitas sperma yang lebih baik. Selain itu, Anda mungkin harus mengonsumsi vitamin tambahan.

Selain itu, Anda bisa mengonsumsi suplemen asam folat dan seng. Pasalnya, nutrisi ini dapat meningkatkan jumlah sperma yang memiliki tanda tidak subur. Namun, jika asam folat atau seng dikonsumsi secara terpisah (tidak dikombinasikan), maka tidak ada dampak yang signifikan dari produksi sperma.

Beberapa makanan yang mengandung asam folat adalah sayuran berdaun hijau, seperti bayam, brokoli, dan asparagus; buah-buahan, seperti jeruk dan alpukat; serta kacang-kacangan. Sementara itu, beberapa makanan yang mengandung mineral seng adalah daging, ayam, seafood¸ sayuran, dan kacang-kacangan.

Bagi pria yang memiliki masalah kesuburan, biasanya dokter akan menyarankan untuk terapi hormon. Sementara itu, pada pria yang memiliki tanda tidak subur yang tidak terlalu serius dapat melakukan perawatan seperti inseminasi buatan atau teknik reproduksi yang dibantu, seperti bayi tabung, mungkin dapat membantu.

Cara lain untuk mendapatkan anak dari pria yang memiliki tanda pria tidak subur atau yang memiliki jumlah sperma sedikit adalah dengan intracytoplasmic sperm injection (ICSI).

Tindakan ini merupakan prosedur laboratorium di mana sperma pria dan ovum wanita diambil dan kemudian satu sperma disuntikkan ke dalam telur. Selanjutnya, telur ditanamkan ke dalam rahim wanita. Namun, keberhasilan prosedur ini juga tergantung dari banyak faktor, seperti kualitas sperma pria, kualitas ovum wanita, dan usia wanita.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: November 8, 2016 | Terakhir Diedit: Februari 10, 2020

Sumber
Yang juga perlu Anda baca