home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Langkah-Langkah yang Perlu Anda Lakukan untuk Mendapatkan Donor Sperma

Langkah-Langkah yang Perlu Anda Lakukan untuk Mendapatkan Donor Sperma

Donor sperma dapat digunakan untuk membantu pasangan dan individu menjadi orangtua. Namun, hukum di Indonesia tidak memperbolehkan donor sperma selain dari sperma suami. Oleh karena itu, jika ingin mendapatkan donor dari bank sperma, Anda perlu ke luar negeri.

Apa itu donor sperma?

Mengutip Mayo Clinic, donor sperma adalah prosedur di mana seorang pria mendonorkan cairan mani (semen) yang mengandung sperma yang dikeluarkan saat ejakulasi.

Sperma ini kemudian diserahkan kepada bank sperma, yaitu klinik yang bertugas menyimpan sperma tersebut untuk kemudian disalurkan kepada pasangan yang menginginkan anak.

Bolehkah donor sperma di Indonesia?

kualitas sperma yang bagus

Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan No. 039 Tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Teknologi Reproduksi Terbantu, pada dasarnya suami istri dibolehkan memiliki anak di luar cara alamiah seperti bayi tabung.

Namun, harus diselenggarakan oleh klinik atau rumah sakit yang memegang ijin untuk melakukan hal tersebut dan patuh pada kode etik kesehatan, norma agama dan sosial.

Adapun aturan donor sperma, pemerintah Indonesia tidak membolehkan seorang wanita menerima donor sperma dari pria yang bukan suami sah. Ini berdasarkan Undang-Undang Kesehatan Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan Reproduksi.

Oleh karena itu, jika Anda menginginkan anak dengan bantuan donor sperma dari pria selain suami, Anda harus mendapatkannya dari negara lain yang membolehkan hal tersebut.

Berikut ini adalah langkah-langkah untuk memiliki anak dengan bantuan donor sperma dari luar negeri.

1. Temukan pendonor sperma yang tepat

Ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk menemukan pendonor sperma, yaitu sebagai berikut.

  • Anda dapat menggunakan sperma dari pendonor anonim dengan mengunjungi sebuah klinik kesuburan yang memiliki stok sperma beku.
  • Anda dapat menggunakan sperma dari pendonor yang sudah Anda kenal, seperti teman atau orang yang Anda temui di situs pengenalan.

2. Menentukan klinik donor sperma yang tepat

Perlu Anda ketahui bahwa tidak semua klinik dan bank sperma itu sama. Tanyakan kepada dokter terlebih dahulu mengenai daftar bank sperma yang direkomendasikan dan dianggap terkemuka.

Penyelenggara donor sperma haruslah dari klinik berlisensi HFEA (Human Fertilisation and Embryology Authority) yaitu lisensi khusus untuk pelayanan kesehatan yang memenuhi syarat untuk melakukan proses reproduksi di luar cara alamiah.

3. Tes kesehatan untuk pendonor sperma

Sebelum memperoleh sperma, setiap relawan harus mengikuti peraturan ketat untuk memastikan sperma yang dihasilkannya bebas dari infeksi dan kelainan genetik tertentu.

Cukup sulit untuk mendapatkan pendonor sperma yang benar-benar memenuhi kriteria. Mengutip Stanford University, hanya 5 persen dari relawan yang berhasil memenuhi tes kesehatan tersebut.

Pendonor yang mengalami kondisi berikut maka ia otomatis tidak lolos kriteria:

  • memiliki riwayat penyakit genetik dalam keluarganya seperti fibrosis, anemia sel sabit, dan penyakit genetis lainnya,
  • pria homoseksual,
  • pengguna obat-obatan suntik,
  • pernah mendatangi tempat yang memiliki banyak kasus AIDS,
  • pernah berhubungan seks dengan pria atau wanita yang berasal dari lokasi yang ramai kasus AIDS.

Adapun serangkaian tes yang perlu dijalani oleh pendonor adalah:

  • wawancara mendalam tentang latar belakang keluarga, aktivitas seksual dan alasan menjadi pendonor sperma,
  • pengumpulan data kesehatan anggota keluarga,
  • menganalisa cairan semen yang dihasilkan, seperti jumlah dan daya tahan sperma,
  • menjalani tes HIV, Hepatitis B, Hepatitis C dan tes untuk penyakit infeksi lainnya,
  • pemeriksaan golongan darah dan rhesus, serta
  • tes genetik untuk penyakit menurun.

Jika Anda menggunakan sebuah klinik berlisensi, Anda tidak akan tahu identitas pendonor sperma, namun Anda akan tahu informasi seperti kelompok etnis, karakter pribadi, dan sebagainya.

4. Melakukan penyerahan sperma

Anda dan pendonor dapat pergi bersama-sama ke sebuah klinik kesuburan. Pendonor akan difasilitasi untuk memasukkan sperma hasil ejakulasi ke dalam wadah khusus.

Namun, jika ingin melindungi privasi pendonor, Anda dapat meminta sampel sperma secara langsung untuk diserahkan ke klinik.

5. Memasukkan sperma ke dalam tubuh

Ada dua cara memasukkan sperma donor ke dalam tubuh, yaitu:

  • intrauterine insemination, yaitu dengan cara menyuntikkan sperma secara langsung ke dalam rahim, atau
  • in vitro fertilization, yaitu mencampurkan sperma dengan sel telur di luar tubuh hingga terbentuk zigot lalu dimasukkan ke dalam rahim.

Prosedur ini dilakukan saat Anda berada dalam masa subur agar tersedia sel telur dalam rahim Anda.

Pada dasarnya prosesnya ini kurang lebih sama dengan bayi tabung, bedanya Anda menggunakan sperma yang berasal dari bank sperma, bukan dari suami.

Beberapa hal yang perlu Anda ketahui jika ingin mendapatkan donor sperma

sperma berbentuk jelly

Sebelum memutuskan memperoleh anak dari donor sperma, ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui, yaitu sebagai berikut.

1. Hak-hak hukum pendonor dan penerima sperma

Pahami sejumlah aturan tentang hak-hak pendonor yaitu sebagai berikut.

  • Tidak akan menjadi orangtua yang sah dari anak Anda.
  • Tidak memiliki kewajiban hukum terhadap anak.
  • Tidak berhak memberikan nama keluarga pada anak.
  • Tidak memiliki hak atas bagaimana anak dibesarkan.
  • Tidak diperlukan untuk mendukung anak secara finansial.

Sementara itu, Anda dan suami akan memiliki hak dan tanggung jawab sebagai orang tua yang sah secara hukum.

Jika Anda berada dalam suatu hubungan di luar pernikahan, maka pasangan Anda akan menjadi orangtua kedua yang sah jika Anda berdua menandatangani formulir persetujuan yang relevan dari klinik.

2. Risiko menggunakan donor sperma dari orang yang Anda kenal

Menggunakan sperma dari seseorang yang telah Anda kenal, atau yang telah Anda temui melalui agen pengenalan, bisa baik untuk beberapa orang, misalnya jika Anda ingin kontak berkelanjutan dengan pendonor selama kehidupan anak.

Namun, hal itu tidak dapat Anda lakukan jika memperoleh donor sperma dari klinik berlisensi. Ini karena klinik yang berlisensi menjaga kerahasiaan dan identitas pendonor.

Jika Anda bersikeras menggunakan donor dari orang yang dikenal maka, Anda tidak akan memiliki perlindungan hukum dan medis sebagaimana yang dapat diberikan oleh klinik berlisensi.

3. Melakukan donor sperma harus di luar negeri

Pergi ke luar negeri untuk mendapatkan donor sperma harus dilakukan, karena prosedur ini belum dianggap legal di Indonesia.

Ingat, bahwa peraturan dan hukum yang berbeda mungkin akan Anda temui di sana. Inilah beberapa hal yang patut Anda perhatikan ketika memilih perawatan di luar negeri.

  • Standar klinik dan isu keselamatan.
  • Hukum seputar donor sperma dan tanggung jawab orangtua.
  • Proses yang digunakan untuk merekrut dan memilih donor sperma.
  • Batasan jumlah anak yang dapat dibuat dari satu pendonor.
  • Informasi apa yang dapat Anda dan anak Anda akses di kemudian hari.

Adapun negara-negara yang menyediakan donor sperma antara lain adalah Amerika Serikat, Australia, Kanada, dan New Zealand.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Sperm donation – Mayo Clinic. (2020). Retrieved 16 April 2021, from https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/sperm-donation/about/pac-20395032

What Does Sperm Donation Involve?. Retrieved 16 April 2021, from https://web.stanford.edu/

Presiden Republik Indonesia. (2014). PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 61 TAHUN 2014 TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI. Jakarta, Indonesia.

Presiden Republik Indonesia. (2009). UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 36 TAHUN 2009 TENTANG KESEHATAN. Jakarta, Indonesia.

Menteri Kesehatan Republik Indonesia. (2010). PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 039 TAHUN 2010 TENTANG PELAYANAN REPRORUKSI TERBANTU. Jakarta, Indonesia.

Foto Penulis
Ditulis oleh Lika Aprilia Samiadi
Tanggal diperbarui 15/11/2016
x