5 Nutrisi yang Dibutuhkan Wanita yang Sedang Berusaha Hamil

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh:

Tidak hanya pada saat kehamilan saja, Anda juga sudah harus mempersiapkan tubuh Anda untuk membesarkan bayi sejak sebelum hamil. Beberapa zat gizi perlu dipenuhi sebelum hamil maupun selama kehamilan. Ini bertujuan untuk menjaga kesehatan ibu dan janin saat hamil. Di awal-awal kehamilan, janin membutuhkan zat gizi penting untuk awal pertumbuhannya. Misalnya, asam folat yang diperlukan untuk membantu pembentukan awal otak dan sumsum tulang belakang.

Zat gizi yang diperlukan sebelum hamil

Masa awal kehamilan adalah masa di mana banyak terjadi pertumbuhan pada janin. Untuk mendukung pertumbuhan ini, tentunya dibutuhkan zat gizi yang cukup. Memperbaiki pola makan pada saat kehamilan mungkin kurang dapat memenuhi kebutuhan zat gizi yang diperlukan janin. Oleh karena itu, penting bagi ibu untuk mempersiapkan zat gizi tertentu dalam tubuhnya sebelum hamil atau pada saat merencanakan kehamilan.

Beberapa zat gizi yang harus dikonsumsi ibu sebelum hamil, antara lain:

1. Asam folat

Asam folat sangat penting selama 28 hari pertama kehamilan atau setelah pembuahan. Namun, banyak wanita tidak sadar bahwa dirinya hamil sebelum memasuki hari ke 28. Untuk itu, mempersiapkan asam folat sebelum hamil sangat diperlukan, terutama bagi Anda yang sedang merencanakan kehamilan, sehingga asam folat dalam tubuh sudah siap untuk dipakai sesuai kebutuhan janin pada masa awal kehamilan.

Wanita usia subur baik sebelum hamil maupun setelah hamil perlu mengonsumsi asam folat sebanyak 400 mikrogram (mcg) per hari. Asam folat berperan untuk perkembangan tabung saraf membentuk otak dan sumsum tulang belakang. Kebutuhan asam folat yang tidak terpenuhi pada masa ini dapat meningkatkan risiko bayi terkena cacat lahir, seperti neural tube defect.

Bentuk paling umum neural tube defect adalah spina bifida. Spina bifida disebabkan karena pembentukan tulang belakang tidak sempurna sehingga terdapat celah pada tulang belakang bayi. Spina bifida dapat menyebabkan berbagai tingkat kelumpuhan, inkontinensia, dan, terkadang bisa mengalami cacat mental.

Untuk mencegah hal tersebut terjadi, dibutuhkan asupan asam folat sebanyak 400 mcg per hari sebelum dan selama 12 minggu pertama kehamilan. Sumber makanan yang mengandung asam folat adalah sayuran berdaun hijau, seperti bayam dan brokoli, kacang-kacangan, kacang merah, jeruk, buah berry, alpukat, dan sereal yang telah difortifikasi.

2. Zat besi

Zat gizi yang juga harus dipersiapkan sebelum hamil adalah zat besi. Selama kehamilan, zat besi dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan janin, pertumbuhan plasenta, memperluas volume sel darah merah ibu, dan sebagai cadangan zat besi dalam darah yang akan hilang selama melahirkan. Kekurangan zat besi selama kehamilan dapat menyebabkan ibu hamil mengalami anemia. Anemia pada saat kehamilan dapat meningkatkan risiko bayi lahir dengan berat badan rendah dan juga dapat berisiko bayi mengalami anemia selama beberapa bulan pertama kehidupannya.

Banyak wanita memiliki kadar zat besi dalam darah yang rendah sebelum hamil karena darah selalu hilang saat menstruasi dan diperburuk dengan asupan makanan sumber zat besi yang rendah. Oleh karena itu, Anda yang sedang merencanakan kehamilan sebaiknya memperbaiki kadar zat besi dalam tubuh Anda untuk mencegah anemia saat kehamilan.

Memiliki cadangan zat besi yang cukup sebelum hamil membantu tubuh ibu mempersiapkan kebutuhan zat besi yang diperlukan janin selama kehamilan. Makanan yang menjadi sumber zat besi, antara lain daging merah, daging ayam, ikan, telur, kacang-kacangan, gandum, dan sayuran berdaun hijau, seperti bayam, brokoli, kale, lobak hijau, sawi hijau, dan sebagainya.

Untuk membantu tubuh menyerap zat besi dari makanan, sebaiknya Anda memakan makanan yang mengandung vitamin C dan zat besi pada waktu yang sama. Hindari minum minuman berkafein saat Anda makan makanan yang mengandung zat besi. Minuman berkafein, seperti teh dan kopi, dapat mengganggu penyerapan zat besi oleh tubuh sehingga zat besi diserap tubuh dalam jumlah yang lebih sedikit.

3. Kalsium

Kalsium diperlukan tubuh untuk pembentukan tulang. Asupan kalsium ibu hamil yang tidak cukup membuat bayi menyerap kalsium dari tulang ibu, sehingga menyebabkan ibu berisiko terkena osteoporosis. Oleh karena itu, sebaiknya Anda mempunyai kadar kalsium yang cukup dalam tubuh sebelum hamil.

Rekomendasi asupan kalsium untuk wanita adalah 1000 miligram per hari, setara dengan 3 gelas susu atau produk susu lainnya. Kalsium dapat ditemukan dalam susu, yogurt, keju, salmon, sarden, dan nasi.

4. Yodium

Yodium dibutuhkan saat hamil untuk membantu perkembangan otak dan sistem saraf bayi. Kekurangan yodium saat hamil menimbulkan banyak risiko bagi bayi, seperti kerusakan otak dan cacat mental. Kekurangan yodium juga dapat meningkatkan risiko keguguran, lahir prematur, dan kematian lahir.

Asupan yodium yang cukup sebelum dan saat hamil dapat mencegah hal yang tidak diinginkan tersebut. Sebelum hamil, wanita direkomendasikan untuk mengonsumsi asupan yodium sebesar 150 mcg per hari. Sumber makanan yang mengandung yodium adalah produk susu, telur, seafood (terutama yang berasal dari laut atau air asin).

5. Asam lemak omega-3

Wanita membutuhkan banyak asam lemak omega-3 saat hamil. Asam lemak omega-3 ditransfer dari ibu ke janin melalui plasenta untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan janin. asam lemak omega-3 dibutuhkan untuk perkembangan sistem saraf pusat, otak, dan retina pada janin. Asupan asam lemak omega-3 yang mencukupi ketika hamil berhubungan dengan perkembangan bayi setelah lahir.

Sumber asam lemak omega-3 yang paling baik adalah ikan dan minyak ikan. Namun, hindari ikan dengan kandungan merkuri yang tinggi, seperti ikan hiu, ikan todak, dan ikan marlin. Kandungan merkuri tinggi pada ikan dapat membahayakan sistem saraf pada janin.

BACA JUGA

Sumber
Pantau Perkembangan Janin Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan janin dalam kandungan.
Error message goes here
Pantau Bayi Saya
Tak tahu kapan akan melahirkan? Hitung di sini! *Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anda hamil [num] minggu! Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Kapan hari pertama menstruasi terakhir Anda?
Hitung!
Error message goes here
Anda hamil [num] minggu! Perkiraan Melahirkan: [num] Dapatkan info setiap hari, sesuai dengan kebutuhan pribadi Anda dan bayi.
Error message goes here
Pantau sekarang!
Hitung ulang!
Yang juga perlu Anda baca