home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Kenapa Kalsium Sangat Penting untuk Ibu Hamil dan Janin?

Kenapa Kalsium Sangat Penting untuk Ibu Hamil dan Janin?

Saat hamil, jumlah kebutuhan nutrisi semakin bertambah. Ya, karena memang ibu hamil juga harus memenuhi kebutuhan nutrisi untuk janinnya guna mendukung pertumbuhan dan perkembangannya. Salah satu nutrisi yang penting dipenuhi kebutuhannya saat hamil adalah kalsium. Mengapa kalsium sangat penting untuk dipenuhi saat hamil?

Mengapa kalsium sangat penting saat hamil?

Seperti yang Anda ketahui selama ini, kalsium merupakan mineral yang dibutuhkan untuk membangun tulang yang kuat. Selama hamil, kebutuhan kalsium ibu bertambah karena kalsium diperlukan untuk membangun tulang dan gigi janin dalam kandungan. Gigi sebenarnya sudah terbentuk saat janin masih dalam kandungan. Namun, gigi baru muncul dari dalam gusi ketika bayi sudah berusia sekitar 5 bulan.

Tak hanya untuk pertumbuhan tulang dan gigi, kalsium juga diperlukan untuk pertumbuhan hati, saraf, dan otot janin yang sehat. Juga, untuk mendukung perkembangan detak jantung janin yang normal dan mendukung kemampuan tubuh janin dalam membekukan darah, seperti dilansir dari Baby Center.

Bagi ibu hamil, kalsium juga dapat membantu mengurangi risiko hipertensi saat hamil dan preeklampsia. Di mana, hipertensi dan preeklampsia dapat berdampak buruk bagi ibu hamil dan perkembangan janin.

Kalsium tidak dapat dihasilkan oleh tubuh sehingga kebutuhan kalsium harus dipenuhi dari luar, yaitu dari makanan dan suplemen (jika dibutuhkan). Saat ibu hamil kurang bisa memenuhi kebutuhan kalsium untuk janin , janin akan mengambil kalsium dari tulang ibu. Sehingga, kurangnya asupan kalsium dapat mengganggu kesehatan tulang ibu sendiri. Itu mengapa, kebutuhan kalsium sangat penting dipenuhi ibu hamil.

Berapa kalsium yang dibutuhkan ibu hamil setiap hari?

Kebutuhan kalsium untuk ibu hamil bertambah sebanyak 200 mg dari kebutuhan biasanya. Menurut Angka Kecukupan Gizi (AKG) 2013, kebutuhan ibu hamil berbeda-beda tergantung dari usia ibu hamil.

  • Ibu hamil yang berusia 18 tahun ke bawah membutuhkan kalsium sebanyak 1400 mg per hari
  • Ibu hamil yang berusia 19-29 tahun membutuhkan kalsium sebanyak 1300 mg per hari
  • Ibu hamil yang berusia 30-49 tahun membutuhkan kalsium sebanyak 1200 mg per hari

Kebutuhan kalsium wanita hamil yang masih muda lebih banyak dibandingkan ibu hamil yang lebih tua. Hal ini karena wanita hamil yang masih muda juga harus memenuhi kebutuhan kalsium untuk pertumbuhan tulangnya sendiri yang masih berjalan, selain memenuhi kebutuhan kalsium untuk janinnya.

Bagaimana cara memenuhi kebutuhan kalsium tersebut?

Kebutuhan kalsium untuk ibu hamil bisa dipenuhi dengan mengonsumsi berbagai makanan sumber kalsium. Salah satu sumber kalsium yang terkenal adalah susu. Susu dan produknya, seperti keju dan yogurt, merupakan sumber kalsium yang paling tinggi. Dalam segelas susu, terkandung kalsium hampir 300 mg. Sehingga, jika sehari Anda minum susu 3 kali, kebutuhan kalsium yang baru Anda penuhi adalah sebesar 900 mg (3×300 mg).

Untuk memenuhi sisa kebutuhannya, Anda masih perlu mengonsumsi makanan sumber kalsium lainnya.

Beberapa makanan lain yang mengandung kalsium adalah:

  • Sarden dengan tulangnya
  • Salmon dengan tulangnya
  • Ikan teri
  • Brokoli
  • Kale
  • Bokcoy
  • Roti putih
  • Es krim

Memang sulit untuk memenuhi kebutuhan kalsium yang tinggi jika Anda jarang mengonsumsi makanan atau minuman sumber kalsium, terutama susu, yogurt, dan keju. Makanan sumber kalsium mungkin tidak Anda konsumsi setiap hari. Ada pun dari Anda yang mungkin tidak suka atau tidak bisa minum susu ketika hamil.

Lalu, untuk tetap memenuhi kebutuhan kalsium saat hamil, ibu hamil bisa mengonsumsi suplemen kalsium bila perlu. Namun, tetap konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum Anda menggunakan suplemen apapun selama hamil.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Baby Center. (2016). Calcium in your pregnancy diet | BabyCenter. [online] BabyCenter. Available at: https://www.babycenter.com/0_calcium-in-your-pregnancy-diet_665.bc [Accessed 28 Sep. 2017].

Johnson, T. C. (2016). Get the Calcium You Need During Pregnancy. [online] WebMD. Available at: http://www.webmd.com/baby/get-the-calcium-you-need-during-pregnancy [Accessed 28 Sep. 2017].

Burns, S. Are You Getting Enough Calcium During Pregnancy?. [online] Available at: http://www.parents.com/pregnancy/my-body/nutrition/calcium-during-pregnancy/ [Accessed 28 Sep. 2017].

Kementerian Kesehatan RI. (2013). Angka Kecukupan Gizi (AKG) 2013. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Arinda Veratamala
Tanggal diperbarui 29/10/2017
x