home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Awas, Ibu Hamil Tak Boleh Minum Susu Mentah. Ini Bahayanya!

Awas, Ibu Hamil Tak Boleh Minum Susu Mentah. Ini Bahayanya!

Minum susu bukan hanya menjadi pelengkap untuk memenuhi kebutuhan energi dan zat gizi ibu hamil, tetapi juga mempunyai peran penting dalam menyediakan zat gizi penting yang diperlukan janin. Tapi, bagaimana dengan susu mentah, apakah aman bagi ibu hamil?

Apa itu susu mentah?

Susu mentah atau raw milk adalah susu dari sapi, kambing, domba, atau binatang perah lainnya yang belum diproses atau dipasteurisasi. Pasteurisasi adalah sebuah proses pemanasan yang berkisar dari suhu 70-75 derajat celcius selama beberapa detik untuk membunuh bakteri jahat yang bisa menyebabkan penyakit di dalam susu.

Kebanyakan orang menganggap susu mentah yang langsung dikonsumsi dari hewan perah bisa mempertahankan nutrisi penting yang hilang dalam proses pasteurisasi. Ada juga yang mengatakan jika susu mentah lebih mudah dicerna, dan membantu membangun kekebalan tubuh secara alami.

Meski begitu, para ahli sudah memperingatkan bahwa susu mentah berpotensi mengandung bakteri. Susu mentah bisa membawa bakteri berbahaya dan kuman lainnya yang dapat membuat Anda lebih rentan mengalami diare, kram perut, dan bahkan muntah. Pada kasus yang jarang terjadi, konsumsi susu mentah juga bisa mengganggu ginjal, menimbulkan kelumpuhan bahkan kematian.

Lembaga pengawasan makanan di Amerika Serikat (FSA atau The Food Standards Agency) telah memperingatkan bahaya mengonsumsi susu yang belum diolah. Selain itu, sebuah studi juga telah mengklaim bahwa susu mentah membuat orang 100 kali lebih mungkin mengalami sakit dibandingkan mereka yang mengkonsumsi susu yang telah dipasteurisasi.

Bolehkah ibu hamil minum susu mentah?

Jelas, jawabannya adalah tidak. Tidak aman bagi ibu hamil untuk minum susu mentah yang belum diolah atau tidak dipasteurisasi. Oleh karena itu, ibu hamil dianjurkan untuk tidak mengonsumsi susu jenis ini dan juga produk makanan yang terbuat dari susu yang belum dipasteurisasi.

Tidak hanya wanita hamil saja, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat dan Departemen Pertanian Amerika Serikat, bayi dan anak-anak juga sangat tidak disarankan untuk mengonsumsi susu mentah yang belum dipasteurisasi karena berisiko tinggi terkena penyakit serius yang bisa mengancam jiwa.

Apa saja risiko yang ditimbulkan jika ibu hamil minum susu mentah?

American Academy of Pediatrics juga mengatakan jika wanita hamil yang minum susu mentah akan berisiko lebih tinggi terkena infeksi Toksoplasmosis. Toksoplasmosis adalah infeksi pada manusia yang ditimbulkan oleh parasit Toxoplasma gondii. Jika parasit tersebut menyerang pada ibu hamil, maka si ibu akan lebih rentan mengalami masalah keguguran, kelahiran mati, atau toksoplasmosis kongenital yang menimbulkan kerusakan otak, gangguan pendengaran, dan gangguan penglihatan pada bayi pada saat atau beberapa bulan atau tahun setelah dilahirkan.

Selain itu, susu mentah yang tidak dipasteurisasi juga bisa membawa mikroba penyebab penyakit. Misalnya listeria monocytogenes penyebab infeksi bakteri yang disebut Listeriosis. Meskipun listeriosis relatif jarang terjadi, namun infeksi bisa sangat mematikan bagi ibu hamil. Pasalnya infeksi ini bisa menyebabkan bayi lahir mati atau keguguran serta kelahiran prematur. Sedangkan dua per tiga bayi yang terinfeksi listeriosis dari ibunya sangat mungkin mengalami sepsis, pneumonia dan meningitis.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Is It Safe to Drink Raw Milk During Pregnancy? – https://www.babycenter.com/404_is-it-safe-to-drink-raw-milk-during-pregnancy_10350874.bc diakses pada 1 Agustus 2017

Raw Milk: Pregnant Women and Infants Shouldn’t Drink It, Pediatricians Say – https://www.livescience.com/41968-raw-milk-pregnant-women-infants.html diakses pada 1 Agustus 2017

Which Type of Milk Should You Consume During Pregnancy? –http://www.momjunction.com/articles/types-milk-can-consumed-pregnancy_0076537/#gref diakses pada 1 Agustus 2017

Raw Milk Questions and Answer – https://www.cdc.gov/foodsafety/rawmilk/raw-milk-questions-and-answers.html diakses pada 1 Juli 2017

 

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Risky Candra Swari
Tanggal diperbarui 14/08/2017
x