Apakah Fibroid Rahim Berbahaya Bagi Kehamilan?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 2 November 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Fibroid rahim adalah kondisi tumbuhnya tumor jinak pada bagian dalam dinding rahim. Kebanyakan wanita tidak mengeluhkan adanya komplikasi fibroid rahim terhadap kehamilan yang gawat atau bahaya. Namun, sebuah penelitian pada tahun 2010 menemukan bahwa 10-30% wanita dengan fibroid rahim mengalami komplikasi selama hamil.

Bahaya fibroid rahim terhadap kesehatan ibu dan janin

Sebanyak 1 dari 5 orang wanita berusia 25-44 tahun mengalami pertumbuhan fibroid pada rahim. Sayangnya, kondisi ini sering kali tidak menimbulkan gejala sehingga banyak wanita tidak menyadarinya.

Anda baru dapat mendeteksi adanya tumor ketika menjalani pemeriksaan panggul atau USG.

Pertumbuhan fibroid rahim dapat terjadi sebelum atau selama kehamilan. Ukurannya bisa membesar, bahkan mencapai lebih dari 5 cm selama dua trimester akhir.

Pada beberapa wanita, fibroid rahim juga dapat mengecil atau hilang dengan sendirinya setelah melahirkan.

Fibroid rahim pada dasarnya tidak membawa bahaya yang besar bagi ibu dan janin. Namun, risiko sejumlah komplikasi memang dapat meningkat seiring bertambahnya usia kehamilan.

Berikut adalah beberapa masalah kehamilan yang berkaitan dengan fibroid rahim, berdasarkan usia kehamilan:

1. Trimester pertama

kehamilan trimester 1 pertama

Fibroid rahim biasanya tidak langsung tumbuh begitu Anda hamil. Tumor ini akan berkembang selama tiga bulan pertama kehamilan.

Tumor membutuhkan hormon estrogen untuk bisa tumbuh. Pada usia kehamilan inilah produksi hormon estrogen pada tubuh Anda meningkat.

Pertumbuhan fibroid rahim pada trimester pertama dapat menimbulkan gejala berupa nyeri atau perdarahan pada beberapa wanita.

Sebanyak 30 persen wanita hamil yang memiliki fibroid rahim bahkan mengalami perdarahan dan nyeri sekaligus.

Salah satu bahaya dari fibroid rahim yang mungkin terjadi pada usia ini adalah keguguran. Kondisi ini diketahui dapat meningkatkan risiko keguguran hingga sebanyak 14 persen.

Namun, hal ini masih membutuhkan penelitian lebih lanjut karena studi yang dilakukan oleh Vanderbilt University pada tahun 2017 justru menyatakan bahwa fibroid rahim tidak meningkatkan risiko keguguran.

2. Trimester kedua dan ketiga

Selama trimester kedua dan ketiga, rahim terus mengembang agar janin memiliki cukup ruang untuk bertumbuh.

Perkembangan rahim lambat laun menekan fibroid pada rahim dan menyebabkan sejumlah dampak bagi kehamilan.

Fibroid rahim tidak membawa bahaya yang berpengaruh besar terhadap kesehatan ibu. Namun, Anda bisa saja merasakan nyeri pada area panggul.

Fibroid rahim yang berukuran besar terkadang dapat bergeser atau terpelintir sehingga menimbulkan kram dan rasa tidak nyaman.

Selain itu, pertumbuhan tumor jinak pada rahim ini juga dapat meningkatkan risiko terlepasnya plasenta dari dinding rahim.

Plasenta seharusnya baru terlepas dari rahim saat Anda melahirkan. Jika terlepas lebih awal, janin berisiko mengalami kekurangan oksigen dan Anda dapat mengalami perdarahan.

3. Selama dan setelah melahirkan

induksi-persalinan
Baby being born via Caesarean Section coming out

Fibroid rahim dapat meningkatkan kemungkinan bayi lahir lebih awal atau lahir dalam posisi sungsang.

Besar kemungkinan dokter menyarankan operasi cesar bila fibroid rahim menghambat kontraksi rahim atau menghalangi jalan keluar bayi.

Ukuran fibroid rahim baru akan mengecil setelah 3-6 bulan pascapersalinan. Apabila Anda merencanakan kehamilan selanjutnya, maka sebaiknya berkonsultasi dengan dokter kandungan terlebih dulu.

Bahaya fibroid rahim mungkin tidak berakibat fatal, tapi kondisi ini dapat menimbulkan berbagai masalah selama kehamilan.

Itu sebabnya dokter kandungan selalu menyarankan agar wanita yang memiliki fibroid rahim menjalani pengobatan terlebih dulu sebelum kembali hamil.

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir

Kalkulator ini dapat memperkirakan kapan hari persalinan Anda.

Cek HPL di Sini
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Tanda-Tanda Keguguran yang Perlu Diketahui Ibu Hamil

Keguguran rentan menyerang kehamilan di usia muda atau trimester pertama. Berikut tanda-tanda keguguran yang perlu diwaspadai.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Masalah Kehamilan, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 17 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Aborsi, Prosedur Medis untuk Menggugurkan Kandungan

Ada berbagai pertimbangan sebelum dokter melakukan aborsi. Apalagi, ini adalah keputusan yang cukup berat dilakukan. Simak dulu penjelasannya!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Persalinan, Melahirkan, Kehamilan 8 Februari 2021 . Waktu baca 8 menit

3 Kemungkinan Penyebab Janin Tidak Terlihat di USG

Anda sudah mendapatkan hasil positif hamil saat test pack, namun saat di dokter janin tidak terlihat di USG? Ini beberapa kemungkinan penyebabnya.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 4 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

Sakit Perut Saat Hamil: Dari yang Ringan Sampai yang Berbahaya

Sakit perut saat hamil merupakan keluhan yang sering dialami ibu hamil. Beberapa di antaranya normal, tapi ada juga yang harus diwaspadai. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 3 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

pengalaman kehamilan ektopik

Perjuangan Dua Kali Kehamilan Ektopik dan Saluran Tuba yang Pecah

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit
pengalaman keguguran

Pengalaman Keguguran Berulang Membuat Saya Hampir Putus Asa

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
DBD saat hamil menginfeksi bayi atau janin dalam kandungan

Demam Berdarah saat Hamil, Virusnya Menginfeksi Janin Saya

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 22 Februari 2021 . Waktu baca 8 menit
pengalaman janin tidak berkembang

Usia 4 Bulan Kehamilan Janin Tidak Berkembang, Saya Harus Aborsi

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 19 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit