Optimalkan Program Hamil Ibu dan Ayah dengan Konsumsi Asam Folat

Ini adalah artikel sponsor. Informasi selengkapnya mengenai Kebijakan Pengiklan dan Sponsor kami, silakan baca di sini.

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 8 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Asupan nutrisi untuk si Kecil yang sehat perlu direncanakan sebelum masa kehamilan. Ini dilakukan untuk mendukung pertumbuhan janin yang sehat. Perencanaan tersebut memastikan Ibu dan Ayah menjaga dan memberikan asupan nutrisi penting yang masuk ke dalam tubuh, terutama asam folat, selama program hamil. 

Asam folat perlu dikonsumsi Ibu dan Ayah, sehingga mendukung pembentukan DNA yang sehat pada janin. Yuk, ketahui apa peran asam folat dalam program kehamilan Ibu dan Ayah.

Pentingnya asam folat bagi Ayah untuk program hamil

asam folat untuk program hamil

Ayah dan Ibu memiliki andil yang sama besar dalam menentukan masa depan janin, sebelum memasuki masa kehamilan. Masa depan janin ditentukan dari nutrisi yang Ayah konsumsi sekarang.

Asam folat merupakan salah satu bentuk vitamin B yang penting dalam mengurangi risiko bayi cacat lahir. Dalam masa program hamil, asam folat berperan penting untuk mendukung kesehatan sperma. Sperma yang sehat dapat memberikan kualitas DNA yang baik bagi perkembangan janin.

Terdapat hubungan erat antara pola diet pria dengan kualitas sperma mereka. Suplementasi asam folat memegang peranan penting dalam menjaga kualitas sperma. Kualitas sperma dinilai dari pergerakan, bentuk, dan jumlah sperma pada pria. 

Sementara itu, dalam laman National Health Service (NHS) UK, dikatakan bahwa konsumsi asam folat secara signifikan dapat mengurangi abnormalitas sperma atau sel sperma yang tidak sehat pada pria. 

NHS memaparkan sebuah hasil penelitian bahwa konsumsi tinggi asam folat dapat mengurangi 19% kemungkinan abnormalitas sperma dibandingkan konsumsi asam folat dalam jumlah moderat. Dengan catatan, pria dalam kondisi sehat dan tidak merokok.

Ketika Ayah mempersiapkan dirinya dengan asupan tinggi asam folat, berarti ia juga turut meminimalkan risiko berikut pada janin:

  • Sindrom tiga X, kelainan genetik karena lebihnya kromosom X. Hal ini bisa menghambat perkembangan anak belajar, melakukan aktivitas fisik karena mengalami lemah otot.
  • Peluang Down Syndrome, kelainan genetik karena adanya kelebihan kromosom 21. Ini mengakibatkan anak mengalami kesulitan belajar.

Lalu, berapa banyak asam folat yang perlu dikonsumsi Ayah? Ayah perlu mengonsumsi setidaknya 400 mikrogram atau 0,4 mg asam folat untuk program hamil.

Nah, kini Anda sudah tahu bahwa peran Ayah juga tak kalah penting untuk program hamil ini. Selanjutnya, cari tahu pentingnya asam folat dikonsumsi Ibu sebelum masa kehamilan.

Konsumsi asam folat bagi Ibu dalam perencanaan kehamilan

makanan yang mengandung asam folat

Saat menjalankan program hamil, Ibu juga perlu mengonsumsi asam folat untuk membantu pembentukan neural tube yang merupakan bagian dari sistem saraf pusat. 

Kurangnya asam folat dapat mengembangkan risiko cacat lahir, seperti:

  • Spina bifida, ketika tulang belakang dan saraf tulang belakang tidak terbentuk sempurna
  • Anencephaly, otak belum berkembang sempurna
  • Encephalocele, ketika jaringan otak menonjol ke luar kulit melalui lubang tengkorak

Namun, kondisi ini masih dapat dicegah dengan asupan tinggi asam folat saat persiapan hingga pada masa kehamilan.

Untuk konsumsi asam folat, sebaiknya dilakukan paling tidak tiga bulan (saat promil) hingga 12 minggu pada masa kehamilan. Namun, pada masa kehamilan pun asam folat juga tetap dibutuhkan untuk bantu perkembangan si kecil di dalam kandungan.

Asam folat harian yang perlu dikonsumsi setidaknya 400 mikrogram setiap harinya selama perencanaan kehamilan. Ibu dan Ayah juga bisa berkonsultasi ke dokter kandungan mengenai perencanaan diet asam folat untuk perencanaan kehamilan.

asam folat pada ibu hamil

Makanan tinggi asam folat untuk program hamil

vitamin b9 asam folat

Ayah dan Ibu tak perlu bingung, asam folat mudah ditemukan dari makanan sehari-hari. Berikut makanan yang mengandung asam folat:

  • sayuran berdaun hijau, seperti brokoli, kubis, bayam
  • buncis
  • jeruk
  • beras merah

Selain dari makanan, Ibu dan Ayah juga bisa mengonsumsi asam folat melalui suplemen. Namun, sebelumnya baca terlebih dulu aturan minum dalam label kemasan.

Agar mengonsumsi suplemen kehamilan tidak membosankan, calon Ibu bisa memilih susu kehamilan yang diperkaya dengan kandungan nutrisi lengkap makro dan mikro seperti asam folat, omega 3 & 6, kalsium, zat besi, dan vitamin D3 dengan rasa susu yang enak dan bisa diminum hangat maupun dingin

Jangan lupa untuk terus mengedukasi diri tentang nutrisi penting lain selama program hamil, supaya janin tumbuh dengan sehat. Asam folat ibarat fondasi yang akan menentukan perkembangan janin ke depannya. Semoga janin Ibu terus bertumbuh dengan baik, ya!

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Direkomendasikan untuk Anda

program hamil setelah keguguran

Haruskah Ikut Program Hamil Khusus Setelah Keguguran?

Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 22 Agustus 2019 . Waktu baca 5 menit
inseminasi dan bayi tabung

Saat Sulit Punya Anak, Pilih Inseminasi Ataukah Bayi Tabung?

Ditinjau oleh: Nimas Mita Etika M
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 29 April 2019 . Waktu baca 6 menit
program hamil bayi tabung

Pilihan Program Hamil yang Bisa Dilakukan Jika Suami Tidak Subur

Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 18 Juli 2018 . Waktu baca 6 menit