home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

6 Tips Motivasi Diri Supaya Lebih Rajin Berolahraga

6 Tips Motivasi Diri Supaya Lebih Rajin Berolahraga

Memulai berolahraga, atau mempertahankan jadwal rutin berolahraga, memang hal yang sulit untuk dilakukan, terutama jika Anda seorang pemula. Bahkan, beberapa orang yang sudah lama menjalaninya juga setuju akan hal itu, ketika mereka sudah tidak melakukannya dalam beberapa hari, rasanya malas untuk memulai lagi. Ini adalah masalah motivasi. Tidak ada pil ajaib yang akan membuat Anda disiplin dan giat berolahraga. Jadi, bagaimana caranya agar Anda terus termotivasi? Itu semua ada dalam cara berpikir Anda. Untuk itu, mari kita lihat berbagai tips motivasi agar diri mau olahraga.

Tips motivasi diri untuk olahraga

1. Lakukan berbagai aktivitas yang Anda nikmati

Ingatlah bahwa tidak ada aturan yang mengharuskan Anda pergi ke gym atau membeli peralatan latihan dalam rangka berolahraga. Memiliki berbagai pilihan aktivitas, seperti angkat berat, berjalan, berlari, tenis, bersepeda, aerobik, berenang, dan lainnya akan memastikan bahwa Anda dapat melakukan sesuatu terlepas dari cuaca atau waktu.

2. Berkomitmen dengan orang lain

Aspek sosial dari olahraga itu sangat penting. Anda akan lebih termotivasi untuk rutin berolahraga jika Anda melakukannya dengan orang lain, misalnya pasangan atau sahabat Anda. Berlatihlah bersama setiap hari atau sesuai jadwal yang sudah disepakati bersama. Jadikan pula partner olahraga Anda sebagai motivator yang akan saling mengingatkan jika ada yang malas, atau jika salah satu dari Anda sedang tidak bergabung berolahraga bersama karena ada keperluan lain.

3. Mampir ke tempat olahraga dalam perjalanan pulang dari kantor

Hal terbaik selain melakukan olahraga di pagi hari sebelum berangkat kerja, adalah melakukannya pada saat perjalanan pulang dari bekerja. Jangan pulang dulu dan kemudian berangkat lagi untuk berolahraga, karena tidak banyak orang yang masih termotivasi untuk kembali berolahraga setelah menginjakkan kakinya di rumah dan berganti pakaian.

4. Berolahragalah bahkan ketika Anda terlalu lelah

Kemungkinan besar Anda justru akan merasa lebih baik setelah berolahraga. Olahraga malah akan memberikan energi pada kita. Anda diharuskan untuk benapas dalam-dalam ketika berolahraga, sehingga membuat sirkulasi oksigen menjadi lebih baik baik. Anda akan mendapatkan euforia akibat berolahraga, baik selama kegiatan maupun beberapa waktu setelahnya.

5. Perhatikan semua perubahan pada tubuh Anda

Adalah pertanda yang bagus ketika pakaian Anda yang kesempitan sudah lebih pas di tubuh, saat Anda sudah dapat mengangkat beban lebih berat di gym, atau Anda sudah bisa berolahraga lebih lama tanpa mendapatkan kelelahan. Namun, jangan abaikan kemajuan lain dalam tubuh Anda akibat rutin berolahraga, seperti:

  • Tidur lebih nyenyak
  • Berpikir lebih jernih
  • Memiliki lebih banyak energi
  • Menyadari otot Anda sudah cukup kuat untuk membantu teman memindahkan furniture
  • Mengamati penurunan denyut jantung istirahat dari waktu ke waktu
  • Hasil tes kolesterol, tekanan darah, kepadatan tulang, trigliserida, dan gula darah yang jauh lebih baik

Mengecek dan menyadari semua kemajuan ini akan membuat Anda makin termotivasi untuk terus berolahraga secara rutin.

6. Menghindari hal-hal yang menurunkan semangat

Banyak orang yang berhenti berolahraga justru ketika mereka berada di ambang keberhasilan. Berikut adalah beberapa kesalahan yang berkontribusi terhadap kegagalan olahraga, seperti:

  • Berfokus pada timbangan. Penurunan berat badan tidak akan terjadi dalam waktu singkat. Untuk beberapa orang, dibutuhkan waktu beberapa bulan untuk melihat perubahan secara signifikan. Ketika Anda memulai program olahraga, alangkah baiknya untuk menetapkan pencapaian yang terukur, seperti mengeset berapa jumlah olahraga per minggu atau meningkatkan jumlah beban.
  • Bekerja terlalu keras. Seorang pemula terkadang memulai program latihan barunya seperti seseorang yang telah lama berlatih. Memulai latihan dengan mudah dan bertahap akan membuat latihan Anda lebih menyenangkan, sekaligus memberikan waktu bagi tubuh Anda dalam menyesuaikan diri dengan latihan.
  • Membandingkan diri dengan orang lain. Jika teman Anda menurunkan berat badan lebih cepat daripada Anda, bukan berarti bahwa ada sesuatu yang salah dengan Anda. Kita semua kehilangan lemak dengan proses dan kecepatan yang berbeda. Cobalah untuk tetap fokus pada kemajuan yang Anda buat, dan bukan pada kemajuan orang lain. Jika Anda belum melihat hasil apapun, menyerah bukanlah hal yang boleh dilakukan. Apakah Anda melihat hasilnya atau tidak, Anda pasti mendapatkan suatu manfaat bagi tubuh, seperti tidur lebih baik, lebih banyak energi, pikiran jernih, dan sebagainya.

Demikian tips motivasi diri agar mau olahraga. Selamat mencoba, ya!

health-tool-icon

Kalkulator BMI (IMT)

Gunakan kalkulator ini untuk memeriksa Indeks Massa Tubuh (IMT) dan mengecek apakah berat badan Anda ideal atau tidak. Anda juga dapat menggunakannya untuk memeriksa indeks massa tubuh anak.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

10 Easy Ways to Make Exercise a Habit http://www.webmd.com/women/features/exercise-habits#1. Accessed November 05, 2016.

Staying Committed to Exercise https://www.verywell.com/staying-committed-to-exercise-1229587. Accessed November 05, 2016.

Foto Penulis
Ditulis oleh Adinda Rudystina pada 14/11/2016
Ditinjau oleh dr. Andreas Wilson Setiawan
x