6 Tips Motivasi Diri Supaya Lebih Rajin Berolahraga

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 12 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Memulai berolahraga, atau mempertahankan jadwal rutin berolahraga, memang hal yang sulit untuk dilakukan, terutama jika Anda seorang pemula. Bahkan, beberapa orang yang sudah lama menjalaninya juga setuju akan hal itu, ketika mereka sudah tidak melakukannya dalam beberapa hari, rasanya malas untuk memulai lagi. Ini adalah masalah motivasi. Tidak ada pil ajaib yang akan membuat Anda disiplin dan giat berolahraga. Jadi, bagaimana caranya agar Anda terus termotivasi? Itu semua ada dalam cara berpikir Anda. Untuk itu, mari kita lihat berbagai tips motivasi agar diri mau olahraga.

Tips motivasi diri untuk olahraga

1. Lakukan berbagai aktivitas yang Anda nikmati

Ingatlah bahwa tidak ada aturan yang mengharuskan Anda pergi ke gym atau membeli peralatan latihan dalam rangka berolahraga. Memiliki berbagai pilihan aktivitas, seperti angkat berat, berjalan, berlari, tenis, bersepeda, aerobik, berenang, dan lainnya akan memastikan bahwa Anda dapat melakukan sesuatu terlepas dari cuaca atau waktu.

2. Berkomitmen dengan orang lain

Aspek sosial dari olahraga itu sangat penting. Anda akan lebih termotivasi untuk rutin berolahraga jika Anda melakukannya dengan orang lain, misalnya pasangan atau sahabat Anda. Berlatihlah bersama setiap hari atau sesuai jadwal yang sudah disepakati bersama. Jadikan pula partner olahraga Anda sebagai motivator yang akan saling mengingatkan jika ada yang malas, atau jika salah satu dari Anda sedang tidak bergabung berolahraga bersama karena ada keperluan lain.

3. Mampir ke tempat olahraga dalam perjalanan pulang dari kantor

Hal terbaik selain melakukan olahraga di pagi hari sebelum berangkat kerja, adalah melakukannya pada saat perjalanan pulang dari bekerja. Jangan pulang dulu dan kemudian berangkat lagi untuk berolahraga, karena tidak banyak orang yang masih termotivasi untuk kembali berolahraga setelah menginjakkan kakinya di rumah dan berganti pakaian.

4. Berolahragalah bahkan ketika Anda terlalu lelah

Kemungkinan besar Anda justru akan merasa lebih baik setelah berolahraga. Olahraga malah akan memberikan energi pada kita. Anda diharuskan untuk benapas dalam-dalam ketika berolahraga, sehingga membuat sirkulasi oksigen menjadi lebih baik baik. Anda akan mendapatkan euforia akibat berolahraga, baik selama kegiatan maupun beberapa waktu setelahnya.

5. Perhatikan semua perubahan pada tubuh Anda

Adalah pertanda yang bagus ketika pakaian Anda yang kesempitan sudah lebih pas di tubuh, saat Anda sudah dapat mengangkat beban lebih berat di gym, atau Anda sudah bisa berolahraga lebih lama tanpa mendapatkan kelelahan. Namun, jangan abaikan kemajuan lain dalam tubuh Anda akibat rutin berolahraga, seperti:

  • Tidur lebih nyenyak
  • Berpikir lebih jernih
  • Memiliki lebih banyak energi
  • Menyadari otot Anda sudah cukup kuat untuk membantu teman memindahkan furniture
  • Mengamati penurunan denyut jantung istirahat dari waktu ke waktu
  • Hasil tes kolesterol, tekanan darah, kepadatan tulang, trigliserida, dan gula darah yang jauh lebih baik

Mengecek dan menyadari semua kemajuan ini akan membuat Anda makin termotivasi untuk terus berolahraga secara rutin.

6. Menghindari hal-hal yang menurunkan semangat

Banyak orang yang berhenti berolahraga justru ketika mereka berada di ambang keberhasilan. Berikut adalah beberapa kesalahan yang berkontribusi terhadap kegagalan olahraga, seperti:

  • Berfokus pada timbangan. Penurunan berat badan tidak akan terjadi dalam waktu singkat. Untuk beberapa orang, dibutuhkan waktu beberapa bulan untuk melihat perubahan secara signifikan. Ketika Anda memulai program olahraga, alangkah baiknya untuk menetapkan pencapaian yang terukur, seperti mengeset berapa jumlah olahraga per minggu atau meningkatkan jumlah beban.
  • Bekerja terlalu keras. Seorang pemula terkadang memulai program latihan barunya seperti seseorang yang telah lama berlatih. Memulai latihan dengan mudah dan bertahap akan membuat latihan Anda lebih menyenangkan, sekaligus memberikan waktu bagi tubuh Anda dalam menyesuaikan diri dengan latihan.
  • Membandingkan diri dengan orang lain. Jika teman Anda menurunkan berat badan lebih cepat daripada Anda, bukan berarti bahwa ada sesuatu yang salah dengan Anda. Kita semua kehilangan lemak dengan proses dan kecepatan yang berbeda. Cobalah untuk tetap fokus pada kemajuan yang Anda buat, dan bukan pada kemajuan orang lain. Jika Anda belum melihat hasil apapun, menyerah bukanlah hal yang boleh dilakukan. Apakah Anda melihat hasilnya atau tidak, Anda pasti mendapatkan suatu manfaat bagi tubuh, seperti tidur lebih baik, lebih banyak energi, pikiran jernih, dan sebagainya.

Demikian tips motivasi diri agar mau olahraga. Selamat mencoba, ya!

Normal Kah Detak Jantung Anda?

Kalkulator detak jantung kami bisa memperkirakan berapa target detak jantung saat olahraga yang perlu Anda capai.

Coba Hitung!
active

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Olahraga Kardio vs Angkat Beban: Mana yang Lebih Cepat Turunkan Berat Badan?

Olahraga adalah cara mendapatkan berat badan ideal yang paling efektif. Namun dari semua jenis, mana yang lebih manjur: olahraga kardio atau angkat beban?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Olahraga Kardio, Kebugaran 11 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Kenapa Sit Up Tidak Bisa Menghilangkan Lemak Perut?

Sudah rajin sit up tapi perut masih buncit? Wajar saja, karena kita tidak bisa hanya menghilangkan lemak di bagian tertentu saja. Jadi harus bagaimana?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Latihan Kekuatan Otot, Kebugaran 24 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Ini Bahayanya Jika Anda Berolahraga di Siang Hari Saat Panas Terik

Katanya, olahraga di siang hari bisa membakar kalori lebih banyak sehingga efektif untuk menurunkan berat badan. Padahal, justru bisa berbahaya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Olahraga Lainnya, Kebugaran 23 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Ingin Membentuk Otot? Jangan Latihan Keras Setiap Hari

Agar otot lebih kuat, tak perlu olahraga mati-matian. Penelitian membuktikan kalau Anda perlu meluangkan waktu satu hari untuk "rest day" dan tidak ngegym.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Olahraga Lainnya, Kebugaran 21 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

7 Olahraga untuk Membantu Menambah Tinggi Badan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
olahraga untuk mantan penderita sembuh dari pasien kanker survivor

Panduan Olahraga untuk Mantan Penderita Kanker

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
senam jantung sehat

Yuk, Ketahui Manfaat dan Gerakan Senam Jantung Sehat

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 13 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
tips olahraga hiv

Olahraga Pagi atau Olahraga Malam, Mana yang Lebih Baik?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Satria Perdana
Dipublikasikan tanggal: 13 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit