5 Manfaat Rutin Berenang Gaya Dada, Plus Tips Latihannya untuk Pemula

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 21 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Berenang adalah jenis olahraga yang cocok untuk segala kalangan usia. Olahraga air ini juga difavoritkan untuk sekadar bersantai di akhir pekan. Namun daripada hanya sekadar “main air”, kenapa tidak sekalian mengasah teknik renang Anda supaya manfaatnya lebih maksimal? Jika Anda sudah familier dengan teknik dasarnya, seperti gaya bebas, cobalah mulai berlatih gaya dada. Renang gaya dada dengan teknik yang tepat dapat memberikan banyak manfaat baik bagi tubuh.

Renang gaya dada itu mudah

Renang gaya dada alias gaya katak termasuk salah satu teknik renang yang paling mudah dipelajari. Kalau Anda memilih untuk belajar renang dengan instruktur ahli, gaya renang inilah yang pertama kali diajarkan lebih dahulu bahkan sebelum belajar gaya bebas. Kenapa?

Alasannya karena gaya katak memungkinkan kepala perenang untuk tetap berada di atas permukaan air. Ketika seseorang baru belajar berenang, ia mungkin belum terbiasa atau bahkan merasa takut dan panik untuk menenggelamkan kepalanya ke dalam air.

Nah, gaya katak memungkinkan para pemula untuk belajar berenang lebih santai tanpa harus merasa takut tenggelam. Gaya renang ini juga membuat tubuh lebih leluasa bergerak. Sementara itu, gaya renang lainnya mengharuskan kepala Anda untuk keluar dan masuk ke dalam air secara bergantian guna mengambil napas.

Manfaat berenang gaya dada, yang beda dari teknik lainnya

manfaat renang

Berikut serangkaian manfaat baik yang akan Anda dapatkan jika berenang dengan gaya katak:

1. Menguatkan tulang dan otot

Renang membuat Anda harus terus menggerakkan otot-otot seluruh tubuh, mulai dari kepala sampai kaki. Dilakukan rutin, berenang dapat menguatkan dan mempertahankan kekuatan otot Anda sehingga massa otot tidak berkurang drastis di usia muda.

Mempertahankan massa otot sejak dini ikut menjaga tulang Anda menjadi lebih kuat. Pada akhirnya, semakin kuat otot dan tulang Anda dapat membantu menurunkan risiko osteoporosis di masa senja nanti.

2. Meningkatkan kebugaran jantung dan paru

Cepat lelah dan kehabisan napas meski tidak sedang beraktivitas berat bisa jadi tanda kebugaran jantung dan paru-paru Anda kurang baik. Nah, rutin berenang bisa membantu Anda mengatasi masalah ini.

Anda membutuhkan asupan energi dan oksigen yang stabil untuk bisa terus membuat gerakan renang yang berulang dan terus menerus. Renang adalah jenis olahraga kardio yang bermanfaat untuk meningkatkan detak jantung. Bila otot jantung kuat, maka pembuluh darah dapat mengalirkan darah lebih banyak dan lebih cepat sehingga mengalirkan oksigen lebih banyak ke setiap sel organ tubuh.

Hal ini memungkinkan jantung dan paru untuk bekerja lebih efisien serta meningkatkan kapasitas kerjanya. Semakin stabil detak jantung dan pola pernapasan Anda saat beraktivitas, semakin baik pula kebugaran jasmani Anda. Pada akhirnya, Anda dapat beraktivitas fisik seperti biasa tanpa cepat merasa capek, serta dapat bernapas lebih baik lagi.

3. Menjaga tensi dan gula darah tetap stabil

Bukan hanya otot saja yang merasakan manfaatnya, renang gaya dada juga tak kalah baik untuk kesehatan sistem kardiovaskular. Seperti yang telah dijelaskan di atas, renang meningkatkan kebugaran jantung. Jantung yang bekerja lebih efisien memompa darah membuat tekanan darah bisa lebih terkontrol dengan baik.

Selain itu, sirkulasi darah yang baik juga membantu metabolisme Anda meningkat. Hal ini membuat tubuh lebih maksimal membakar cadangan karbohidrat atau lemak sebagai sumber energi. Mengutip artikel Berkeley Wellness dari University of California, berenang dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin. Alhasil, perubahan kadar gula darah dalam tubuh pun dapat lebih terjaga.

4. Efektif bakar lemak

Renang adalah salah satu jenis olahraga terbaik untuk membakar kalori dan menurunkan berat badan. Berenang gaya dada bolak-balik berulang kali dalam 10 menit membakar hingga 60 kalori.

Anda umumnya dapat membakar sekitar 200 kalori hanya dengan berenang santai dalam setengah jam. Jumlah kalori yang dibakar ini lebih banyak dibandingkan dengan berjalan kaki dalam waktu yang sama.

Pembakaran lemak biasanya terjadi setelah sekitar 20 menit berenang. Sebab pada awal mulai berenang, tubuh lebih dulu membakar karbohidrat cadangan dan setelahnya baru membakar lemak.

Jika ingin berat badan cepat turun sebaiknya rutin berenang minimal 30 menit per hari. Ditambah lagi, semakin cepat dan jauh jarak yang Anda tempuh saat berenang, otomatis jumlah kalori yang terbakar pun akan lebih banyak.

Sebaiknya jika Anda baru mulai berenang, cobalah lakukan dengan durasi 10 menit lebih dahulu. Kemudian tingkatkan durasi dan jaraknya secara bertahap. Jangan lupa, manfaat berenang yang satu ini akan lebih maksimal jika Anda juga mengimbanginya dengan pengaturan pola makan yang tepat.

5. Cegah risiko penyakit kronis

Rutin berenang menguatkan fungsi jantung. Detak jantung yang semakin kuat dan stabil bantu menjauhkan Anda dari risiko penyakit jantung, stroke hingga diabetes. Berenang memang terbukti bisa menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kolesterol baik (HDL).

Berenang juga termasuk jenis olahraga yang efektif meringankan sakit punggung bawah atau low-back pain kronis.

Cara melakukan renang gaya dada

gaya renang paling ampuh

Bagi para pemula, tak perlu bingung bagaimana harus melakukan gaya berenang yang satu ini. Berikut teknik tepat yang bisa Anda coba:

  1. Arahkan kedua tangan lurus ke depan dengan posisi telapak saling bertemu, sembari mendorong tubuh agar bergerak ke depan.
  2. Setelah tubuh mengapung dengan stabil di permukaan air, gerakan kedua tangan seolah terbuka ke samping bersamaan dengan menendang kaki seolah membantu gerakan kaki katak.
  3. Gerakan kaki dengan menekuk kedua lutut ke arah dalam (melingkar), kira-kira dengan jangkauan lebih lebar daripada pinggul.
  4. Kemudian luruskan kembali kedua kaki dengan sedikit tekanan dan dorongan, sembari merasakan tubuh Anda berenang ke depan.
  5. Posisikan kembali seperti semula, yakni kaki lurus dengan kedua telapak kaki menghadap ke atas, dan tangan lurus ke depan dengan kedua telapak tangan saling bertemu.

Jika sudah mahir dengan gerakan tangan dan kaki, barulah Anda bisa mulai belajar mengatur pernapasan. Caranya dengan menggerakkan kepala ke atas permukaan air saat kedua tangan dan kaki Anda sedang terbuka atau bergerak, kemudian ambillah napas seperti biasa.

Lanjutkan dengan memasukkan kembali kepala ke dalam air ketika kedua tangan dan kaki telah rapat dan lurus kembali seperti semula. Selamat merasakan berbagai manfaat renang gaya dada, ya!

Normal Kah Detak Jantung Anda?

Kalkulator detak jantung kami bisa memperkirakan berapa target detak jantung saat olahraga yang perlu Anda capai.

Coba Hitung!
active

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Sering Berenang? Waspada 5 Bahaya Kaporit Dalam Kolam Renang

Fungsi kaporit pada air kolam renang adalah untuk membunuh bakteri-bakteri dalam air dan juga menjernihkan air. Tapi, awas bahayanya yang bisa merusak mata

Ditulis oleh: Tiara Putri
Kesehatan, Informasi Kesehatan 9 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit

Apa Dampak Berenang di Malam Hari Bagi Tubuh?

Berenang termasuk olahraga air yang menyehatkan dan sering dilakukan pada pagi dan siang hari. Namun, apakah boleh berenang di malam hari?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Olahraga Kardio, Kebugaran 8 Februari 2020 . Waktu baca 4 menit

Cara Mudah Belajar Berenang untuk Anda yang Masih Pemula

Berenang memiliki kesulitan tersendiri dibandingkan olahraga lain. Namun, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan agar belajar berenang terasa lebih mudah.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu Lestari
Olahraga Kardio, Kebugaran 30 Agustus 2019 . Waktu baca 4 menit

Kenapa Saya Merasa Ngantuk Setelah Berenang?

Rasa ngantuk setelah berenang sering kali menyerang hampir semua orang. Apa penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya? Simak jawabannya di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Olahraga Lainnya, Kebugaran 7 Juli 2019 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

berenang saat menstruasi

Apakah Boleh Berenang Saat Menstruasi?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 1 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit
lansia berenang

Gaya Renang yang Aman untuk Penderita Saraf Kejepit

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu Lestari
Dipublikasikan tanggal: 3 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
contoh hobi yang sehat

6 Jenis Hobi yang Membantu Anda Hidup Lebih Sehat dan Bahagia

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Dipublikasikan tanggal: 2 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

7 Olahraga untuk Membantu Menambah Tinggi Badan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit