Bodybuilding merupakan cara terbaik untuk meningkatkan massa otot, mengurangi lemak tubuh, dan meningkatkan kesehatan. Jika Anda baru mempelajari olahraga ini, ketahui pembahasan tentang aturan dan cara melakukannya.
Bodybuilding merupakan cara terbaik untuk meningkatkan massa otot, mengurangi lemak tubuh, dan meningkatkan kesehatan. Jika Anda baru mempelajari olahraga ini, ketahui pembahasan tentang aturan dan cara melakukannya.

Bodybuilding adalah olahraga yang melibatkan pelatihan ketat dan pengembangan otot-otot tubuh melalui kombinasi angkat beban, kardio, dan asupan nutrisi.
Inti dari bodybuilding adalah latihan beban atau weightlifting. Latihan ini melibatkan penggunaan berbagai alat seperti dumbbell, dan mesin beban untuk merangsang pertumbuhan otot.
Selain itu, asupan makanan yang tepat sangat penting dalam bodybuilding. Perbanyak asupan protein, sedikit karbohidrat dan lemak untuk membantu pertumbuhan otot.
Aspek lain yang penting dalam bodybuilding yaitu istirahat dan pemulihan. Mebangun otot bukan berarti olahraga terus-menerus siang dan malam.
Justru, otot berkembang saat beristirahat, bukan saat latihan. Oleh karena itu, waktu tidur dan istirahat antara sesi latihan sangat penting saat melakukan program ini.
Hindari latihan otot setiap hari agar otot tidak kelelahan dan dapat tumbuh maksimal.
Selain aspek fisik, bodybuilding membutuhkan disiplin, motivasi, dan mental yang kuat. Menjaga keseimbangan antara latihan, nutrisi, dan kehidupan sehari-hari sangat penting.
Artikel terkait
Melakukan bodybuilding secara efektif dan aman membutuhkan sejumlah aturan dan pedoman. Berikut adalah beberapa aturan penting dalam bodybuilding.

Apabila Anda seorang pemula yang ingin memulai membentuk tubuh, berikut cara melakukan bodybuilding yang bisa Anda ikuti.
Langkah pertama melakukan bodybuilding yaitu menetapkan tujuan olahraga Anda.
Pertimbangkan apakah Anda ingin fokus membangun massa otot, menghilangkan lemak tubuh, atau keduanya.
Tetapkan juga tujuan spesifik dan terukur, seperti ingin menghilangkan 1% lemak tubuh setiap minggu atau meningkatkan jumlah beban 1 kg setiap 2 minggu.
Jangan lupa untuk membuat rencana latihan yang terukur. Misalnya, latihan angkat beban dilakukan seminggu 4 – 5 kali yang terdiri dari 1 hingga 3 set latihan dengan 10 repetisi per latihan.
Asupan nutrisi merupakan komponen penting dalam setiap program bodybuilding.
Untuk membangun massa otot, Anda perlu mengonsumsi cukup kalori sebagai bahan bakar latihan dan mendukung pertumbuhan otot.
Usahakan mengonsumsi 1,6 – 2,2 gram protein per kilogram berat badan per hari, tergantung pada intensitas latihan dan tujuan pribadi.
Pilihlah makanan utuh dan padat zat gizi, seperti dada ayam, buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian.
Dikutip dari National Academy of Sports Medicine, istirahat dan pemulihan sama pentingnya untuk membangun otot.
Otot memerlukan waktu untuk pulih dan diperbaiki setelah berolahraga, jadi pastikan untuk memasukkan waktu istirahat dalam program bodybuilding Anda.
Usahakan untuk tidur 7 – 8 jam setiap malam untuk mendukung pemulihan otot dan keseimbangan hormon.
Anda juga dapat memasukkan peregangan, yoga, atau meditasi sebagai pemulihan dari latihan otot. Hal ini penting untuk mengurangi nyeri otot dan menjaga kesehatan mental.
Fokus pada bentuk otot lebih penting daripada meningkatkan massa otot saat melakukan bodybuilding. Hal ini penting untuk menghindari cedera dan memaksimalkan pertumbuhan otot.
Oleh karena itu, mulailah dengan beban yang ringan kemudian secara bertahap tingkatkan beban Anda untuk membentuk otot yang benar.
Fokus pada postur tubuh yang baik, gerakan terkontrol, dan rentang gerak terstruktur untuk mengaktifkan otot secara keseluruhan.

Dalam bodybuilding, latihan beban yang tepat memainkan peran kunci dalam membangun massa otot dan meningkatkan kekuatan.
Untuk membangun massa otot, olahraga angkat beban yang utama yaitu melakukan powerlifting, yaitu squat, deadlift, dan bench press.
Berikut penjelasan dan gerakan angkat beban lain yang diperlukan dalam program bodybuilding.
Jika Anda masih ragu harus mulai dari mana untuk melakukan bodybuilding, pertimbangkan untuk menyewa personal trainer.
Pelatih pribadi ini akan membuat rencana latihan, mengajari postur tubuh yang benar, dan membuat Anda untuk tetap termotivasi meraih tujuan.
Seorang pelatih juga memberi dukungan dan bimbingan yang Anda perlukan.
Dengan bantuan pelatih pribadi, Anda dapat membangun dasar yang kuat dalam bodybuilding dan mencapai hasil yang diinginkan dengan lebih cepat dan aman.
Nah, itu tadi merupakan informasi tentang bodybuilding. Jangan lupa untuk melacak kemajuan latihan Anda untuk tetap termotivasi.
Perubahan kecil pada latihan mungkin sulit dilihat secara visual, jadi sebaiknya Anda melacak kemajuan Anda dengan menuliskannya akan membantu Anda tetap fokus latihan.
Catatan
Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.
Mantri, S., Agarwal, S., Jaiswal, A., Yelne, S., Prasad, R., & Wanjari, M. B. (2023). Bodybuilding: A Comprehensive Review of Performance-Enhancing Substance Use and Public Health Implications. Cureus, 15(7), e41600. https://doi.org/10.7759/cureus.41600
Alnawwar, M. A., Alraddadi, M. I., Algethmi, R. A., Salem, G. A., Salem, M. A., & Alharbi, A. A. (2023). The Effect of Physical Activity on Sleep Quality and Sleep Disorder: A Systematic Review. Cureus, 15(8), e43595. https://doi.org/10.7759/cureus.43595
Kind, A., & Helms, E. R. (2023). Is bodybuilding a sport?. Journal of the Philosophy of Sport, 50(2), 281–299. doi:10.1080/00948705.2023.2234978
Bodybuilding. (n.d.). Retrieved 20 June 2024, from https://reference.jrank.org/fitness/Bodybuilding.html
Escalante, Dr. G. (n.d.). What Does a Bodybuilding Coach Do? Retrieved 20 June 2024, from https://blog.nasm.org/what-does-a-bodybuilding-coach-do
Mahaffey, K. (n.d.). Why Rest Days Are Important for Muscle Building. Retrieved 20 June 2024, from https://blog.nasm.org/why-rest-days-are-important-for-muscle-building
Versi Terbaru
25/06/2024
Ditulis oleh Annisa Nur Indah Setiawati
Ditinjau secara medis oleh dr. Andreas Wilson Setiawan, M.Kes.
Diperbarui oleh: Fidhia Kemala