Waspada, Serangan Jantung Bisa Terjadi Saat Tidur! Ketahui 5 Gejalanya

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 04/05/2020
Bagikan sekarang

Serangan jantung adalah salah satu jenis penyakit jantung yang bisa dialami oleh siapa saja dan kapan saja. Bahkan, Anda bisa mengalami serangan jantung saat sedang tidur pulas di malam hari. Mengingat “kehadirannya” sering kali tidak bisa diperkirakan, tak heran jika tingkat kematian akibat serangan jantung cukup tinggi. Lalu, bagaimana serangan jantung bisa terjadi saat tidur? Gejala apa yang mungkin muncul jika Anda mengalami serangan jantung? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Serangan jantung bisa terjadi saat tidur

Pada dasarnya, waktu terjadinya serangan jantung tidak pandang bulu. Artinya, serangan jantung bisa terjadi sewaktu-waktu, baik saat Anda sedang dalam keadaan bangun maupun saat sedang tidur. Serangan jantung tidak akan sengaja Anda alami saat sedang tidur, tapi ada kemungkinan hal itu mungkin terjadi.

Pasalnya, serangan jantung disebabkan oleh adanya plak yang hancur di dalam pembuluh darah sehingga pecahan plak memicu pembentukan gumpalan darah. Gumpalan darah kemudian akan menyumbat pembuluh darah arteri sehingga aliran darah menuju jantung terhambat.

Masalahnya, pecahnya plak yang hancur di dalam pembuluh darah bisa terjadi secara spontan atau mendadak. Jika serangan jantung terjadi saat Anda sedang tidur, kondisi itu tidak selalu menyebabkan Anda terbangun. Bisa saja Anda tetap tidur terlelap meski terkena serangan jantung.

Biasanya, hal ini dipengaruhi oleh jenis serangan jantung yang Anda alami. Pasalnya, ada serangan jantung mendadak yang terjadi tanpa menunjukkan gejala apapun sebelumnya. Serangan jantung mendadak yang terjadi saat tidur dapat menyebabkan kematian.

Gejala dan tanda serangan jantung saat tidur

Salah satu penyebab utama serangan jantung adalah penyakit jantung koroner. Penyebab lain terjadinya serangan jantung tapi lebih jarang terjadi adalah  penyempitan pada arteri jantung yang memotong aliran darah. Di samping itu, serangan jantung dapat juga terjadi karena adanya robekan di arteri jantung. Lalu, apa saja tanda awal dari serangan jantung saat tidur yang harus Anda waspadai?

1. Susah tidur nyenyak

Susah tidur ternyata berkaitan dengan kondisi jantung Anda. Jika waktu tidur  Anda di malam hari mulai terganggu, bisa saja ini menjadi tanda awal akan munculnya serangan jantung di kemudian hari. Bahkan, bisa saja serangan jantung ini terjadi saat Anda tertidur. Biasanya, kondisi ini juga disertai dengan rasa lelah yang berlebihan sepanjang hari.

Namun, justru ketika malam hari, tubuh sulit untuk tertidur meski rasanya sangat lelah. Apabila Anda mengalami hal ini, sebaiknya periksakan diri Anda ke dokter karena bisa saja kondisi tersebut berkaitan dengan kesehatan jantung Anda.

2. Keringat berlebihan di malam hari

Banyak berkeringat di malam hari padahal cuaca sedang tidak panas adalah pertanda awal serangan jantung, terutama pada wanita. Namun, gejala serangan jantung saat tidur ini sering disalahpahami sebagai gejala menopause.

Jika Anda terbangun dari tidur dan seprai Anda basah kuyup, atau Anda tidak bisa tidur nyenyak karena Anda terus berkeringat, ini bisa menjadi pertanda adanya serangan jantung. Daripada sibuk menerka-nerka, lebih baik segera periksakan kondisi kesehatan Anda ke dokter.

detak jantung cepat

3. Detak jantung tidak normal

Jika Anda bangun di pagi hari kemudian merasa detak jantung Anda tidak normal atau tidak seperti biasanya, Anda sebaiknya jangan menunda untuk memeriksakan diri ke dokter. Pasalnya, detak jantung yang tidak beraturan tepat setelah Anda bangun tidur bisa menjadi tanda awal dari serangan jantung.

Bila detak jantung tak normal ini berlangsung selama setidaknya lima menit, segera pergi ke Unit Gawat Darurat (UGD) rumah sakit terdekat. Jika tidak segera ditangani, kondisi ini dapat membahayakan nyawa Anda.

4. Sakit dada di malam hari

Sakit dada di malam hari adalah tanda yang paling umum dari serangan jantung. Gejala ini hadir dari tingkatan yang ringan hingga yang cukup parah. Akan tetapi, rasa sakit ini sering muncul dengan rasa sakit yang ringan, sehingga banyak orang yang tidak menghiraukannya.

Padahal, gejala ini dapat diartikan sebagai gejala awal dari gangguan jantung yang mungkin Anda miliki. Jika rasa sakit ini terasa pada malam hari saat Anda hendak tidur, tidak menutup kemungkinan Anda akan mengalami serangan jantung saat tertidur.

5. Tubuh terasa sakit

Pasien yang mengalami gangguan jantung, biasanya juga merasakan rasa tidak nyaman dan nyeri pada seluruh tubuhnya, terutama bagian tangan, leher, punggung, dan perut. Selain itu, kondisi ini diiringi juga dengan napas yang pendek atau terengah-engah.

Bila Anda mengalami kondisi ini pada malam hari sebelum tidur, apalagi dalam frekuensi yang cukup sering, segera periksakan kondisi Anda dengan dokter spesialis jantung atau bawa ke UGD rumah sakit terdekat.

Mencegah serangan jantung saat tidur

Jika Anda tidak ingin mengalami serangan jantung saat tertidur, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan sebagai bentuk pencegahan. Di samping itu, beberapa tips berikut ini juga dapat menjaga kesehatan jantung Anda.

1. Tidur yang cukup

Tidur tepat waktu dan sesuai dengan kebutuhan adalah hal penting yang harus Anda perhatikan. Pasalnya, tidur memiliki pengaruh terhadap kesehatan jantung. Jika seseorang memiliki jam tidur yang tidak tentu dan sering kali begadang, orang tersebut lebih rentan mengalami berbagai penyakit jantung.

Berdasarkan American Heart Association, orang yang jam tidurnya tidak tentu, memiliki kecenderungan untuk mengalami stroke, gagal jantung kongestif, dan penyakit jantung koroner. Penyakit jantung koroner merupakan salah satu penyebab utama terjadinya serangan jantung.

Jadi bisa dikatakan, seseorang yang tidak memiliki jam tidur yang beraturan memiliki kecenderungan untuk mengalami serangan jantung, baik saat bangun maupun saat tidur.

Oleh sebab itu, Anda disarankan untuk tidur tepat waktu setiap harinya. Selain itu, pastikan Anda juga tidur yang cukup, sesuai kebutuhan Anda. Pada dasarnya, orang dewasa membutuhkan waktu tidur selama 6-7 jam dalam sehari.

2. Mengonsumsi makanan sehat

Tahukah Anda bahwa mengonsumsi makanan yang sehat itu penting untuk kesehatan jantung? Ya, demi menghindari terjadinya serangan jantung Anda perlu menerapkan pola makan yang sehat.

Sebagai contoh, makan sayur-sayuran segar, dan membatasi asupan gula, garam, lemak jenuh, dan lemak trans yang berlebihan. Lebih baik makan buah untuk mendapatkan asupan gula dibanding harus mengonsumsi makanan manis. Dengan menjaga pola makan yang sehat, Anda bisa mencegah terjadinya serangan jantung pada saat tidur.

3. Rutin berolahraga

Upaya lain yang bisa Anda lakukan untuk mencegah terjadinya serangan jantung adalah rutin berolahraga. Anda tidak perlu melakukan olahraga yang berat, tapi mulailah dengan olahraga yang ringan. Sebagai contoh, mengelilingi kompleks perumahan sambil berjalan kaki, atau pergi ke kantor dengan berjalan kaki, dan sebagainya.

Tingkatkan kemampuan Anda dalam melakukan aktivitas fisik setiap harinya, setidaknya setengah jam sebanyak lima kali seminggu. Jangan lupa untuk selalu berkonsultasi dengan dokter mengenai risiko serangan jantung berdasarkan riwayat kesehatan yang Anda miliki.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Warna Rambut Sesuai Karakteristik Diri, yang Manakah Anda?

Warna rambut yang salah bisa membuat Anda terlihat lebih tua. Berikut cara mengetahui warna rambut yang sesuai dengan karakter diri.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M

Benarkah Gerimis Lebih Bikin Sakit Daripada Hujan?

Waktu kecil Anda mungkin sering diingatkan bahwa gerimis bikin sakit. Namun, benarkah lebih aman main hujan-hujanan daripada kena gerimis? Cek di sini, yuk!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri

4 Resep Membuat Bakwan di Rumah yang Enak Tapi Sehat

Bakwan―gorengan khas Indonesia ini memang enak dan gurih. Walaupun digoreng, Anda bisa membuat bakwan lebih sehat. Simak resep membuat bakwan sehat berikut.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Nutrisi, Hidup Sehat 28/05/2020

Berbagai Manfaat Daun Kale, Si Hijau yang Kaya Zat Gizi

Tak heran jika kale kini naik daun di kalangan para pecinta kesehatan. Sayuran hijau ini mengandung segudang manfaat, termasuk untuk kanker payudara.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Nutrisi, Hidup Sehat 28/05/2020

Direkomendasikan untuk Anda

NSTEMI adalah serangan jantung ringan

NSTEMI, Jenis Serangan Jantung yang Tergolong Ringan

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 04/06/2020
apakah penyakit jantung bisa sembuh

Apakah Seseorang yang Terkena Penyakit Jantung Bisa Sembuh?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 02/06/2020
makan di luar rumah saat pandemi

Amankah Makan di Luar Rumah di Tengah Pandemi?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 02/06/2020
sakit tangan main hp

Mengatasi Sakit Tangan Akibat Terlalu Sering Main HP

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 01/06/2020