Mengapa Serangan Jantung Lebih Sering Terjadi di Pagi Hari?

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 06/05/2020
Bagikan sekarang

Serangan jantung merupakan salah satu jenis penyakit jantung yang paling banyak terjadi. Serangan jantung memang bisa terjadi secara tiba-tiba dan bisa datang kapan saja. Namun, sering kali orang mengalami serangan jantung di pagi hari. Apa yang membuat serangan jantung lebih banyak terjadi saat pagi? Cari tahu jawabannya di bawah ini.

Mengapa banyak orang mengalami serangan jantung di pagi hari?

Serangan jantung merupakan salah satu jenis penyakit jantung yang terjadi akibat adanya penyumbatan pada pembuluh darah arteri. Kondisi ini bisa terjadi karena adanya penumpukan kolesterol yang terbentuk menjadi plak di dalam pembuluh darah.

Hal ini membuat aliran darah tidak lancar ke jantung, sehingga jantung kekurangan oksigen serta makanan. Maka itu, jaringan di sekitar otot jantung rusak dan mati, sampai tak bisa memompa darah lagi.

Serangan jantung memang bisa terjadi kapan saja, tapi para ahli menyatakan bahwa kondisi ini lebih sering terjadi di pagi hari. Berikut adalah beberapa alasan yang meningkatkan kemungkinan risiko serangan jantung terjadi di pagi hari, seperti jam biologis tubuh.

Melansir NHS, jam biologis tubuh memang dapat memengaruhi kondisi kesehatan jantung. Setiap orang memiliki jam biologis tubuh, yaitu pemahaman bagi sel-sel di dalam tubuh terhadap aktivitas yang Anda lakukan sehari-hari. Sel-sel di dalam tubuh akan menggunakan pemahaman tersebut untuk mengantisipasi apa yang akan terjadi pada tubuh selanjutnya.

Sebagai contoh, di pagi hari, tubuh Anda secara otomatis akan mempersiapkan semua organ untuk kembali bekerja dengan normal. Sedangkan sebelumnya organ-organ tubuh bekerja dengan lambat, karena di malam hari Anda beristirahat.

Ibaratnya, setiap pagi tubuh Anda akan melakukan “pemanasan” pada setiap organnya, termasuk jantung dan pembuluh darah. Permintaan darah dan makanan meningkat di dalam tubuh, sehingga jantung harus memompa darah lebih cepat.

Selain itu, pembuluh darah cenderung menyempit di pagi hari. Hal ini yang membuat jantung Anda semakin bekerja keras. Jika saat itu ada penyumbatan di salah satu pembuluh darah, maka serangan jantung tidak bisa dihindari. Ketika itu, Anda akan mengalami berbagai gejala serangan jantung.

gejala penyakit jantung koroner

Mengatasi serangan jantung di pagi hari

Ada beberapa hal yang mungkin bisa Anda lakukan untuk menghadapi serangan jantung. Namun, sebelum serangan jantung terjadi, ada gejala awal yang bisa Anda waspadai, seperti:

  • Tiba-tiba lebih sulit bernapas.
  • Merasa dada tidak nyaman dan berdebar-debar.
  • Terasa sakit dan tidak nyaman pada bagian lengan dan leher.
  • Keringat dingin.
  • Merasa mual.
  • Tiba-tiba kepala terasa ringan atau kliyengan.

Terkadang, gejala awal serangan jantung pria dan wanita juga berbeda-beda. Kebanyakan pria mungkin hanya akan mengalami rasa tidak nyaman dan tertekan pada bagian dada. Namun, wanita yang akan mengalami serangan jantung, cenderung lebih banyak mengalami sesak napas, mual, dan muntah.

Gejala ini terkadang mengecoh kaum  wanita karena hampir mirip dengan gejala ketika datang bulan atau premenstrual syndrome (PMS). Akan tetapi, apa pun gejala yang dialami, sebaiknya jangan menunda untuk memeriksakan diri ke dokter agar dapat diperiksa lebih lanjut.

Mencegah terjadinya serangan jantung di pagi hari

Di samping itu, sebenarnya ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mencegah terjadinya serangan jantung di pagi hari. Umumnya, upaya pencegahan ini berkaitan dengan pilihan gaya hidup sehat yang Anda jalani. Berikut adalah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mencegah terjadinya serangan jantung.

1. Pahami gejala serangan jantung

Agar dapat mengurangi risiko mengalami serangan jantung, salah satu yang bisa dilakukan adalah lebih peka terhadap gejala serangan jantung yang mungkin Anda alami. Umumnya, baik pria atau wanita, kepala terasa ringan biasanya menjadi gejala yang muncul jika mengalami henti jantung.

Henti jantung adalah kondisi yang bisa terjadi karena Anda mengalami serangan jantung. Tidak hanya di pagi hari, serangan jantung yang dapat menyebabkan terjadinya henti jantung bisa muncul kapan saja.

Selain itu, gejala tersebut mungkin disertai dengan nyeri dada dan sesak napas. Jika Anda mengalami gejala tersebut, segera periksakan kondisi Anda ke dokter atau rumah sakit terdekat.

Pasalnya, sedikit berbeda dengan serangan jantung di mana pasien masih bisa mempertahankan kesadarannya saat mengalami gejala, pasien yang mengalami henti jantung kemungkinan besar akan kehilangan kesadaran atau bahkan meninggal sebelum sempat diberi penanganan.

2. Tidur yang cukup

Salah satu cara untuk mencegah terjadinya serangan jantung adalah tidur yang cukup. Pasalnya, jam tidur dan kondisi kesehatan jantung adalah dua hal yang  saling berkaitan. Saat Anda memiliki masalah kesehatan jantung, kemungkinan besar Anda menjadi sulit tidur. Sementara itu, saat Anda kurang tidur, kesehatan jantung Anda akan terganggu.

Setidaknya, Anda perlu waktu selama 7-8 jam untuk tidur dalam satu hari untuk mengurangi risiko serangan jantung. Di samping itu, jika Anda merasa mengalami gangguan tidur, segera periksakan kondisi kesehatan Anda ke dokter.

Sebuah kondisi yang berkaitan dengan gangguan tidur, sleep apnea, ternyata dapat meningkatkan risiko Anda mengalami penyakit jantung. Jika Anda berhasil mengatasi sleep apnea, Anda bisa tidur lebih nyenyak dan mengurangi risiko mengalami masalah dengan jantung.

3. Mengatur jam olahraga

Anda mungkin mengira bahwa jam olahraga terbaik adalah di pagi hari. Namun, jika Anda ingin mencegah terjadinya serangan jantung di pagi hari dan memiliki waktu yang cukup longgar, lebih baik melakukan olahraga pada siang atau sore hari. Hanya saja, bukan berarti olahraga di pagi hari dilarang.

Jika memang pagi hari adalah satu-satunya waktu kosong yang Anda miliki untuk berolahraga, tentu lebih baik melakukannya di pagi hari daripada tidak berolahraga sama sekali. Hal yang terpenting, mulailah aktivitas olahraga perlahan.

Pasalnya, rutin berolahraga memberikan manfaat yang baik untuk kesehatan jantung. Bahkan, manfaatnya bisa mengalahkan risiko Anda mengalami serangan jantung di pagi hari karena berolahraga. Maka itu, lakukan olahraga secara rutin demi menjaga kesehatan jantung Anda.

Anda perlu ingat bahwa meski serangan jantung dianggap lebih sering muncul di pagi hari, kondisi ini juga bisa muncul di waktu-waktu yang tidak Anda duga. Maka itu, penting untuk selalu menjaga kesehatan jantung Anda dengan menerapkan gaya hidup dan pola makan yang sehat.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Warna Rambut Sesuai Karakteristik Diri, yang Manakah Anda?

Warna rambut yang salah bisa membuat Anda terlihat lebih tua. Berikut cara mengetahui warna rambut yang sesuai dengan karakter diri.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M

Benarkah Gerimis Lebih Bikin Sakit Daripada Hujan?

Waktu kecil Anda mungkin sering diingatkan bahwa gerimis bikin sakit. Namun, benarkah lebih aman main hujan-hujanan daripada kena gerimis? Cek di sini, yuk!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri

4 Resep Membuat Bakwan di Rumah yang Enak Tapi Sehat

Bakwan―gorengan khas Indonesia ini memang enak dan gurih. Walaupun digoreng, Anda bisa membuat bakwan lebih sehat. Simak resep membuat bakwan sehat berikut.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Nutrisi, Hidup Sehat 28/05/2020

Berbagai Manfaat Daun Kale, Si Hijau yang Kaya Zat Gizi

Tak heran jika kale kini naik daun di kalangan para pecinta kesehatan. Sayuran hijau ini mengandung segudang manfaat, termasuk untuk kanker payudara.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Nutrisi, Hidup Sehat 28/05/2020

Direkomendasikan untuk Anda

NSTEMI adalah serangan jantung ringan

NSTEMI, Jenis Serangan Jantung yang Tergolong Ringan

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 04/06/2020
apakah penyakit jantung bisa sembuh

Apakah Seseorang yang Terkena Penyakit Jantung Bisa Sembuh?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 02/06/2020
makan di luar rumah saat pandemi

Amankah Makan di Luar Rumah di Tengah Pandemi?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 02/06/2020
sakit tangan main hp

Mengatasi Sakit Tangan Akibat Terlalu Sering Main HP

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 01/06/2020