3 Ciri Penyakit Jantung yang Mengintai di Usia Muda

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 2 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Saat ini penyakit jantung (kardiovaskuler) bukan lagi dapat disebut penyakit orangtua atau lanjut usia. Menurut data Riskesdas tahun 2018, prevalensi penyakit jantung di Indonesia di mulai usia kurang dari 1 tahun hingga di atas 75 tahun. Itu artinya, penyakit jantung dapat menyerang segala usia, termasuk orang yang usianya muda. Lantas, seperti apa ciri penyakit jantung di usia muda? Yuk, kenali lebih dalam tanda dan gejalanya berikut ini.

Ciri dan tanda penyakit jantung di usia muda

Terjadinya penyakit jantung pada usia muda disebabkan oleh banyak faktor. Mulai dari genetik, obesitas, gaya hidup sedentari, merokok, dan pola makan yang buruk yang berujung pada tekanan darah tinggi (hipertensi) atau diabetes.

Risiko penyakit jantung yang sudah mengintai dari usia muda ini, mengharuskan Anda memperbaiki kembali gaya hidup yang dianut. Selain itu, Anda juga perlu meningkatkan pengetahuan seputar tanda peringatan penyakit jantung.

Berikut ini ada beberapa ciri penyakit jantung di usia muda yang harus Anda perhatikan, di antaranya:

1. Tekanan darah tinggi

Situs Northwestern Medicine menyebutkan bahwa tekanan darah tinggi (hipertensi) adalah tanda peringatan penyakit kardiovaskuler yang dapat muncul pada usia 18 tahun.

Hipertensi sendiri, merupakan faktor risiko dari serangan jantung dan stroke. Ini dikarenakan tekanan darah yang tidak terkendali bisa memperberat kerja jantung dalam memompa darah dan membuat pembuluh arteri di jantung jadi lebih kaku.

Tekanan darah tinggi sering kali tidak menimbulkan gejala. Namun pada beberapa kasus, orang dengan kondisi ini mengeluhkan gejala berikut:

  • Pusing atau sakit kepala
  • Dada berdebar terasa lebih kencang
  • Penglihatan kabur
  • Hidung mimisan dan mual

2. Nyeri dada (angina)

Nyeri dada adalah ciri penyakit jantung yang umum, termasuk untuk orang-orang di usia muda. Gejala penyakit kardiovaskuler ini juga dikenal dengan istilah angina.

Rasa nyeri terkait penyakit jantung terjadi umumnya di dada sebelah kiri. Jika terjadi di dada area tengah atau di bawahnya, kemungkinan berhubungan dengan masalah paru atau pencernaan.

Selain letaknya, nyeri dada akibat penyakit jantung sering kali digambarkan dengan dada yang ditekan atau diremas. Munculnya angina disebabkan oleh otot jantung yang tidak mendapatkan cukup darah yang kaya oksigen.

Cleveland Clinic melaporkan bahwa nyeri dada sering kali dialami oleh atlet usia muda. Adanya gejalanya ini ternyata disebabkan oleh masalah jantung, seperti cacat jantung bawaan, peradangan dan penebalan otot jantung, serta gangguan katup jantung.

3. Sesak napas

Ciri penyakit jantung di usia muda selanjutnya yang perlu diwaspadai adalah sesak napas (dispnea). Terjadinya sesak napas diikuti dengan gejala yang telah disebutkan di atas bisa menguatkan diagnosis penyakit jantung.

Selain muncul ketika seseorang melakukan aktivitas seperti olahraga, sesak napas juga bisa muncul ketika berbaring. Gejala seperti ini biasanya dirasakan oleh orang yang mengalami gagal jantung.

Jika Anda mengalami sesak napas, nyeri dada, pusing, dan perubahan denyut nadi, segera kunjungi dokter. Jika memang dokter umum mencurigainya sebagai gejala penyakit jantung, Anda akan dirujuk ke dokter spesialis jantung.

Kemudian, untuk mengetahui penyebab penyakit jantung sekaligus jenisnya, Anda akan diminta melakukan serangkaian tes kesehatan, seperti elektrokardiogram maupun ekokardiogram.

Setelahnya, dokter membaca hasil tes, menentukan jenis penyakit, dan memutuskan obat dan prosedur medis untuk penyakit jantung yang sesuai. Anda juga diminta untuk menjalankan diet jantung, diikuti dengan perubahan kebiasan, seperti berhenti merokok dan olahraga dengan rutin.

Pentingnya tahu ciri penyakit jantung di usia muda

Mengetahui berbagai tanda penyakit jantung di usia muda itu penting karena memungkinkan perawatan dokter lebih cepat. Dengan begitu, komplikasi yang fatal bisa dihindari dan risiko terjadinya kematian juga berkurang.

Namun, perlu Anda ketahui bahwa setiap orang mungkin menunjukkan tanda dan gejala penyakit jantung yang tidak selalu sama. Ini bergantung dengan jenis penyakit jantung yang menyerang.

Bahkan, ada pula yang tidak merasakan tanda peringatan sehingga penyakit ini sering kali disebut dengan silent killer.

Oleh karena itu, American Heart Association menyarankan pemeriksaan kesehatan, seperti cek kadar kolesterol dan tekanan darah di usia tersebut secara rutin. Hal ini dilakukan sebagai upaya pencegahan penyakit jantung yang sering kali tidak menimbulkan gejala dan terjadi secara mendadak.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengenal Kelainan Katup Jantung Bawaan dan Cara Mengatasinya

Kelainan atau penyakit katup jantung bisa terjadi karena bawaan dari lahir dan bisa terdeteksi pada bayi. Apa penjelasannya dan bagaimana cara mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kesehatan Jantung, Penyakit Jantung Lainnya 1 Juli 2020 . Waktu baca 7 menit

Panduan Menjaga Kesehatan Anak dengan Penyakit Jantung Bawaan

Menjaga kesehatan anak dengan penyakit jantung bawaan memang bukan tugas mudah. Jangan khawatir, simak panduannya berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan Jantung, Penyakit Jantung Lainnya 1 Juli 2020 . Waktu baca 10 menit

Gagal Jantung Akut, Apa Bedanya dengan Gagal Jantung Kronis?

Gagal jantung terbagi dua berdasarkan progresnya, yaitu gagal jantung akut dan gagal jantung kronik. Apa yang dimaksud gagal jantung akut?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kesehatan Jantung, Gagal Jantung 1 Juli 2020 . Waktu baca 5 menit

Endokarditis

Endokarditis adalah infeksi bakteri yang menyerang endokardium, bagian dari organ jantung. Ketahui lebih lanjut gejala, penyebab, dan pengobatannya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan Jantung, Penyakit Jantung Lainnya 30 Juni 2020 . Waktu baca 11 menit

Direkomendasikan untuk Anda

makanan untuk kolesterol, serat menurunkan kolesterol

Makanan yang Membantu Menurunkan Kolesterol, Plus Cara Memasak yang Tepat

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 24 September 2020 . Waktu baca 8 menit
kuning telur untuk jantung

Manfaat Kuning Telur untuk Kesehatan Jantung

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 3 September 2020 . Waktu baca 3 menit
makanan yang dilarang untuk pasien penyakit jantung

5 Jenis Pantangan Makanan untuk Pasien Penyakit Jantung

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 6 Agustus 2020 . Waktu baca 6 menit
manfaat virgin coconut oil minyak kelapa dara; virgin coconut oil

Manfaat Virgin Coconut Oil untuk Kesehatan

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 4 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit