home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

4 Macam Penyakit Jantung yang Paling Banyak Terjadi

4 Macam Penyakit Jantung yang Paling Banyak Terjadi

Anda mungkin sering mendengar atau melihat peringatan: Waspada penyakit jantung! Penyakit jantung yang mana yang dimaksudkan? Sebenarnya ada berbagai macam tipe kelainan jantung dan dapat terjadi pada satu waktu yang sama. Berikut akan saya bahas beberapa jenis penyakit dan kelainan jantung yang paling sering ditemukan.

Jenis penyakit jantung yang paling umum

1. Penyakit Jantung Koroner

Mungkin jenis penyakit jantung ini yang paling terkenal dan ditakuti banyak orang. Penyakit jantung koroner adalah penyempitan pada pembuluh darah koroner. Pembuluh darah koroner adalah pembuluh yang mengalirkan darah kaya oksigen untuk sel-sel otot jantung.

Jadi, ketika pembuluh darah itu menyempit, oksigen tidak akan sampai ke jantung hingga akhirnya menyebabkan fungsi jantung terganggu. Biasanya, penyempitan pembuluh darah ini disebabkan adanya plak lemak menumpuk yang disebut dengan aterosklerosis.

Bila lemak yang menumpuk semakin banyak, area pembuluh darah yang menyempit akan kian meluas. Hal inilah yang akan memicu serangan jantung tiba-tiba.

Jika Anda dicurigai mengalami penyakit jantung koroner, maka dokter akan menyarankan untuk melakukan kateterisasi jantung atau CT Scan koroner. Saat pembuluh darah menyempit dan aliran darah terhambat tiba-tiba, maka seseorang akan mengalami apa yang disebut serangan jantung.

2. Penyakit katup jantung

Jantung manusia normal terdiri dari empat ruangan utama. Empat katup jantung berfungsi sebagai ‘pintu’ antara ruangan di jantung dengan pembuluh darah utama.

Gangguan fungsi katup dapat menyebabkan tekanan salah satu ruang jantung meningkat. Jenis penyakit jantung ini umunya akan menimbulkan gejala sesak napas hingga rasa cepat lelah. Gangguan fungsi katup ini dapat disebabkan oleh infeksi, kelainan bawaan, komplikasi dari penyakit jantung koroner, tekanan darah tinggi atau akibat proses penuaan.

Pemeriksaan echocardiography (USG jantung) akan memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai kelainan ini. Penyakit ini sering kali disebut oleh masyarakat awam sebagai penyakit katup bocor pada jantung.

3. Penyakit jantung bawaan

Penyakit jantung juga bisa disebabkan kelainan yang dibawa sejak lahir. Kelainan yang paling sering ditemui di antaranya adalah kelainan pada sekat atau dinding ruang jantung atau defek Septum Atrium, defek Septum Ventrikel, dan duktus arteriosus paten.

Biasanya, duktus arteriosus paten adalah penyakit jantung bawaan pada bayi yang lebih dikenal dengan penyakit jantung bocor. Di samping itu, terdapat berbagai macam kelainan katup jantung bawaan yang diakibatkan gangguan pembentukan saat janin serta berbagai kelainan jantung lainnya yang relatif lebih jarang terjadi.

4. Gangguan irama jantung

Jantung yang normal berdetak dengan ritme yang teratur. Secara ilmiah gangguan irama jantung disebut disritmia. Seperti kelainan jantung yang saya jelaskan sebelumnya, gangguan irama jantung ini juga bisa sebuah kelainan bawaan dari lahir. Keluhan yang dirasakan oleh penderita gangguan ini biasanya berdebar-debar, pusing atau pingsan.

Serangan jantung, dapat menyebabkan gangguan irama jantung yang fatal dan berujung pada kematian mendadak. Gangguan struktur jantung akibat kelainan katup dapat menyebabkan adanya irama jantung yang tidak teratur, sehingga berpeluang menyebabkan stroke. Kelainan ini dapat dideteksi melalui pemeriksaan elektrokardiogram (EKG) , holter atau spyder.

Jika mengalami sakit pada bagian dada, Anda sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter, sehingga dapat diketahui jenis penyakit jantung yang mungkin dialami.

health-tool-icon

Kalkulator BMI (IMT)

Gunakan kalkulator ini untuk memeriksa Indeks Massa Tubuh (IMT) dan mengecek apakah berat badan Anda ideal atau tidak. Anda juga dapat menggunakannya untuk memeriksa indeks massa tubuh anak.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

x