Gejala Penyakit Jantung yang Khas Pada Wanita

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 2 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Penyakit jantung (kardiovaskuler) bisa menimpa pria dan wanita. Meski demikian, penyakit kronis ini disebut menjadi pembunuh nomor 1 pada wanita usia di atas 25 tahun di Amerika Serikat. Angka kematiannya pun lebih tinggi ketimbang pria. Ahli kesehatan menyimpulkan adanya perbedaan gejala penyakit jantung pada wanita sehingga membuat mereka kurang mendapatkan perawatan lebih dini.

Memangnya, apa saja gejala penyakit kardiovaskuler yang umumnya dirasakan wanita? Yuk, simak ulasannya berikut ini.

Gejala penyakit jantung pada wanita

Pria disebut lebih berisiko terserang penyakit jantung ketimbang wanita. Akan tetapi, setelah wanita mengalami menopause, risikonya akan semakin meningkat. Ini dipengaruhi dengan perubahan kadar hormon estrogen dalam tubuh.

Hormon estrogen bertugas untuk mengontrol kadar kolesterol tetap stabil. Selain itu, hormon ini juga berfungsi mengendurkan otot polos di arteri dan menjaga tekanan darah tetap normal. Semua manfaatnya ini dapat mencegah jantung dan pembuluhnya mengalami kerusakan.

Setelah menopause, kadar hormon estrogen mengalami penurunan sehingga perlindungannya terhadap jantung juga berkurang. Itulah sebabnya, risiko penyakit jantung pada wanita akan meningkat setelah menopause. Bahkan, jadi penyebab kematian tertinggi pada wanita.

Guna mencegah penyakit jantung pada wanita, Anda perlu mengetahui berbagai gejala yang cenderung dialami. Lebih jelasnya, mari bahas satu per satu gejala penyakit kardiovaskuler yang umumnya dirasakan wanita, seperti:

1. Angina tidak parah dan kadang menimbulkan sensasi berbeda

National Institute of Nursing Research menyebutkan bahwa angina merupakan gejala yang sangat umum dirasakan wanita dengan penyakit jantung koroner ketimbang pria.

Angina atau dikenal dengan nyeri dada ini digambarkan dengan perasaan ditekan-tekan, mati rasa, atau pegal dan berat pada dada sebelah kiri. Gejalanya ini dapat berlangsung selama lebih dari beberapa menit atau kambuh dan sembuh secara berulang.

Meskipun umum, beberapa wanita melaporkan bahwa gejala angina yang mereka rasakan tidak parah, sehingga kadang tidak disadari gejalanya. Hal inilah yang membuat wanita kerap kali terlambat mendapatkan pengobatan penyakit jantung.

Selain itu, beberapa wanita juga melaporkan bahwa gejala penyakit jantung pada wanita ini digambarkan seperti munculnya sensasi panas terbakar di dada, bukan seperti dada yang ditekan. Sensasi tidak nyaman tersebut bisa  menyebar ke leher, lengan sebelah kiri, dan punggung.

2.  Rasa tidak nyaman di leher, rahang, bahu atau punggung

Wanita cenderung merasakan gejala serangan jantung, ketimbang pria. Ini karena wanita cenderung mengalami penyumbatan tidak hanya di arteri, tapi juga di pembuluh darah kecil yang memasok darah ke jantung. Penyumbatan pembuluh kecil ini dikenal juga dengan istilah medis penyakit mikrovaskular koroner.

Terjadinya serangan jantung pada wanita sebagai gejala penyakit jantung, umumnya melibatkan beberapa kondisi, di antaranya munculnya rasa tidak nyaman pada leher, rahang, bahu, perut, dan punggung bagian atas.

Rasa tidak nyaman tersebut juga dapat diikuti dengan sesak napas dan denyut jantung tidak beraturan (aritmia), serta mual dan muntah.

Wanita cenderung mengalami gejala ini ketika sedang beristirahat, atau bahkan ketika tidur. Gejalanya juga sangat mudah dipicu oleh stres.

Dilansir dari situs kesehatan Cleveland Clinic, sebelum terjadinya serangan jantung, banyak wanita yang melaporkan mengalami kelelahan tidak biasa, susah tidur, kecemasan, dan masalah pencernaan.

Satu atau lebih dari beberapa gejala penyakit jantung pada wanita tersebut dirasakan lebih dari satu bulan sebelum serangan jantung terjadi.

Gejala penyakit jantung pada wanita yang perlu pertolongan medis

Penyakit jantung dapat menyebabkan aliran darah ke jantung maupun ke seluruh tubuh menjadi terganggu, bahkan tersumbat. Padahal sel, jaringan, dan organ yang ada di dalam tubuh membutuhkan aliran darah yang kaya oksigen dan nutrisi untuk terus bekerja normal.

Jika aliran darah terganggu, berbagai komplikasi fatal dan membahayakan jiwa dapat terjadi. Itulah sebabnya, seseorang yang mengalami penyakit jantung perlu mendapatkan perawatan medis segera.

Jika Anda mengalami gejala rasa tidak nyaman di dada disertai sesak napas dan denyut jantung tidak beraturan, bahkan hilang kesadaran, segera kunjungi dokter atau layanan medis.

Setelah mendapatkan perawatan, dokter akan meminta Anda untuk menjalani serangkaian tes kesehatan, seperti elektrokardiografi dan ekokardiogram. Tindakan ini dilakukan untuk mencari tahu penyebab dari gejala yang Anda alami, sekaligus menentukan jenis penyakit jantung mana yang menyerang Anda.

Selanjutnya, dokter akan mengarahkan Anda untuk menjalani perawatan penyakit kardiovaskuler yang sesuai.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Manfaat Virgin Coconut Oil untuk Kesehatan

Tak hanya efektif memangkas gelambir lemak perut, manfaat virgin coconut oil alias minyak kelapa dara sangat menakjubkan untuk kesehatan.

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hidup Sehat, Fakta Unik 4 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit

8 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Anda Abaikan

Banyak gejala penyakit yang sering kali kita abaikan karena terkesan remeh. Padahal, jika dibiarkan justru efeknya bisa fatal.

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 3 Juli 2020 . Waktu baca 4 menit

Mengenal Kelainan Katup Jantung Bawaan dan Cara Mengatasinya

Kelainan atau penyakit katup jantung bisa terjadi karena bawaan dari lahir dan bisa terdeteksi pada bayi. Apa penjelasannya dan bagaimana cara mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kesehatan Jantung, Penyakit Jantung Lainnya 1 Juli 2020 . Waktu baca 7 menit

Panduan Menjaga Kesehatan Anak dengan Penyakit Jantung Bawaan

Menjaga kesehatan anak dengan penyakit jantung bawaan memang bukan tugas mudah. Jangan khawatir, simak panduannya berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan Jantung, Penyakit Jantung Lainnya 1 Juli 2020 . Waktu baca 10 menit

Direkomendasikan untuk Anda

8 Cara Ampuh Mencegah Penyakit Jantung dan Kekambuhannya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 5 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit
pengaruh alkohol untuk jantung

Apa Sebenarnya Pengaruh Alkohol untuk Kesehatan Jantung?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 1 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
kuning telur untuk jantung

Manfaat Kuning Telur untuk Kesehatan Jantung

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 3 September 2020 . Waktu baca 3 menit
makanan yang dilarang untuk pasien penyakit jantung

5 Jenis Pantangan Makanan untuk Pasien Penyakit Jantung

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 6 Agustus 2020 . Waktu baca 6 menit