home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Gejala Penyakit Jantung yang Khas Pada Wanita

Gejala Penyakit Jantung yang Khas Pada Wanita

Penyakit jantung (kardiovaskuler) bisa menimpa pria dan wanita. Meski demikian, penyakit kronis ini disebut menjadi pembunuh nomor 1 pada wanita usia di atas 25 tahun di Amerika Serikat. Angka kematiannya pun lebih tinggi ketimbang pria. Ahli kesehatan menyimpulkan adanya perbedaan gejala penyakit jantung pada wanita sehingga membuat mereka kurang mendapatkan perawatan lebih dini.

Memangnya, apa saja gejala penyakit kardiovaskuler yang umumnya dirasakan wanita? Yuk, simak ulasannya berikut ini.

Gejala penyakit jantung pada wanita

Pria disebut lebih berisiko terserang penyakit jantung ketimbang wanita. Akan tetapi, setelah wanita mengalami menopause, risikonya akan semakin meningkat. Ini dipengaruhi dengan perubahan kadar hormon estrogen dalam tubuh.

Hormon estrogen bertugas untuk mengontrol kadar kolesterol tetap stabil. Selain itu, hormon ini juga berfungsi mengendurkan otot polos di arteri dan menjaga tekanan darah tetap normal. Semua manfaatnya ini dapat mencegah jantung dan pembuluhnya mengalami kerusakan.

Setelah menopause, kadar hormon estrogen mengalami penurunan sehingga perlindungannya terhadap jantung juga berkurang. Itulah sebabnya, risiko penyakit jantung pada wanita akan meningkat setelah menopause. Bahkan, jadi penyebab kematian tertinggi pada wanita.

Guna mencegah penyakit jantung pada wanita, Anda perlu mengetahui berbagai gejala yang cenderung dialami. Lebih jelasnya, mari bahas satu per satu gejala penyakit kardiovaskuler yang umumnya dirasakan wanita, seperti:

1. Angina tidak parah dan kadang menimbulkan sensasi berbeda

National Institute of Nursing Research menyebutkan bahwa angina merupakan gejala yang sangat umum dirasakan wanita dengan penyakit jantung koroner ketimbang pria.

Angina atau dikenal dengan nyeri dada ini digambarkan dengan perasaan ditekan-tekan, mati rasa, atau pegal dan berat pada dada sebelah kiri. Gejalanya ini dapat berlangsung selama lebih dari beberapa menit atau kambuh dan sembuh secara berulang.

Meskipun umum, beberapa wanita melaporkan bahwa gejala angina yang mereka rasakan tidak parah, sehingga kadang tidak disadari gejalanya. Hal inilah yang membuat wanita kerap kali terlambat mendapatkan pengobatan penyakit jantung.

Selain itu, beberapa wanita juga melaporkan bahwa gejala penyakit jantung pada wanita ini digambarkan seperti munculnya sensasi panas terbakar di dada, bukan seperti dada yang ditekan. Sensasi tidak nyaman tersebut bisa menyebar ke leher, lengan sebelah kiri, dan punggung.

2. Rasa tidak nyaman di leher, rahang, bahu atau punggung

Wanita cenderung merasakan gejala serangan jantung, ketimbang pria. Ini karena wanita cenderung mengalami penyumbatan tidak hanya di arteri, tapi juga di pembuluh darah kecil yang memasok darah ke jantung. Penyumbatan pembuluh kecil ini dikenal juga dengan istilah medis penyakit mikrovaskular koroner.

Terjadinya serangan jantung pada wanita sebagai gejala penyakit jantung, umumnya melibatkan beberapa kondisi, di antaranya munculnya rasa tidak nyaman pada leher, rahang, bahu, perut, dan punggung bagian atas.

Rasa tidak nyaman tersebut juga dapat diikuti dengan sesak napas dan denyut jantung tidak beraturan (aritmia), serta mual dan muntah.

Wanita cenderung mengalami gejala ini ketika sedang beristirahat, atau bahkan ketika tidur. Gejalanya juga sangat mudah dipicu oleh stres.

Dilansir dari situs kesehatan Cleveland Clinic, sebelum terjadinya serangan jantung, banyak wanita yang melaporkan mengalami kelelahan tidak biasa, susah tidur, kecemasan, dan masalah pencernaan.

Satu atau lebih dari beberapa gejala penyakit jantung pada wanita tersebut dirasakan lebih dari satu bulan sebelum serangan jantung terjadi.

Gejala penyakit jantung pada wanita yang perlu pertolongan medis

Penyakit jantung dapat menyebabkan aliran darah ke jantung maupun ke seluruh tubuh menjadi terganggu, bahkan tersumbat. Padahal sel, jaringan, dan organ yang ada di dalam tubuh membutuhkan aliran darah yang kaya oksigen dan nutrisi untuk terus bekerja normal.

Jika aliran darah terganggu, berbagai komplikasi fatal dan membahayakan jiwa dapat terjadi. Itulah sebabnya, seseorang yang mengalami penyakit jantung perlu mendapatkan perawatan medis segera.

Jika Anda mengalami gejala rasa tidak nyaman di dada disertai sesak napas dan denyut jantung tidak beraturan, bahkan hilang kesadaran, segera kunjungi dokter atau layanan medis.

Setelah mendapatkan perawatan, dokter akan meminta Anda untuk menjalani serangkaian tes kesehatan, seperti elektrokardiografi dan ekokardiogram. Tindakan ini dilakukan untuk mencari tahu penyebab dari gejala yang Anda alami, sekaligus menentukan jenis penyakit jantung mana yang menyerang Anda.

Selanjutnya, dokter akan mengarahkan Anda untuk menjalani perawatan penyakit kardiovaskuler yang sesuai.

health-tool-icon

Kalkulator BMI (IMT)

Gunakan kalkulator ini untuk memeriksa Indeks Massa Tubuh (IMT) dan mengecek apakah berat badan Anda ideal atau tidak. Anda juga dapat menggunakannya untuk memeriksa indeks massa tubuh anak.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Symptoms of Heart Disease in Women. NINR – National Institute of Nursing Research | National Institute of Nursing Research. https://www.ninr.nih.gov/sites/files/docs/subtle-and-dangerous-symptoms-heart-disease-in-women-booklet.pdf [Accessed on June 10th, 2020] 

Women & cardiovascular disease. (2019, May 29). Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/17645-women–cardiovascular-disease [Accessed on June 10th, 2020] 

How heart disease is different for women. (2019, October 4). Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/heart-disease/in-depth/heart-disease/art-20046167 [Accessed on June 10th, 2020] 

Coronary artery disease – Symptoms and causes. (2018, May 16). Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/coronary-artery-disease/symptoms-causes/syc-20350613 [Accessed on June 10th, 2020] 

Coronary artery disease symptoms: Types, causes, risks, treatment. (2019, April 4). Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/symptoms/16821-coronary-artery-disease-symptoms [Accessed on June 10th, 2020] 

 

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Aprinda Puji Diperbarui 02/09/2020
Ditinjau secara medis oleh dr. Tania Savitri