3 Ciri Penyakit Jantung yang Mengintai di Usia Muda

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 04/06/2020
Bagikan sekarang

Penyakit jantung (kardiovaskuler) bukan lagi penyakit orangtua. Menurut data Riskesdas tahun 2018, prevalensi penyakit jantung di Indonesia di mulai usia kurang dari 1 tahun hingga di atas 75 tahun. Itu artinya, penyakit jantung dapat menyerang segala usia, termasuk orang yang usianya muda. Lantas, seperti apa ciri penyakit jantung di usia muda? Yuk, kenali lebih dalam tanda dan gejalanya berikut ini.

Ciri dan tanda penyakit jantung di usia muda

Terjadinya penyakit jantung pada usia muda disebabkan oleh banyak faktor. Mulai dari genetik, obesitas, gaya hidup sedentari, merokok, dan pola makan yang buruk yang berujung pada tekanan darah tinggi (hipertensi) atau diabetes.

Risiko penyakit jantung yang sudah mengintai dari usia muda ini, mengharuskan Anda memperbaiki kembali gaya hidup yang dianut. Selain itu, Anda juga perlu meningkatkan pengetahuan seputar tanda peringatan penyakit jantung.

Berikut ini ada beberapa ciri penyakit jantung di usia muda yang harus Anda perhatikan, di antaranya:

1. Pusing dan dada berdebar

Situs Northwestern Medicine menyebutkan bahwa tekanan darah tinggi (hipertensi) adalah tanda peringatan penyakit kardiovaskuler yang dapat muncul pada usia 18 tahun.

Hipertensi sendiri, merupakan faktor risiko dari serangan jantung dan stroke. Ini dikarenakan tekanan darah yang tidak terkendali bisa memperberat kerja jantung dalam memompa darah dan membuat pembuluh arteri di jantung jadi lebih kaku.

Tekanan darah tinggi sering kali tidak menimbulkan gejala. Namun pada beberapa kasus, orang dengan kondisi ini mengeluhkan gejala berikut:

  • Pusing atau sakit kepala
  • Dada berdebar terasa lebih kencang
  • Penglihatan kabur
  • Hidung mimisan dan mual

2. Nyeri dada (angina)

Nyeri dada adalah ciri penyakit jantung yang umum, termasuk untuk orang-orang di usia muda. Gejala penyakit kardiovaskuler ini juga dikenal dengan istilah angina.

Rasa nyeri terkait penyakit jantung terjadi di dada sebelah kiri. Jika terjadi di dada area tengah atau di bawahnya, kemungkinan berhubungan dengan masalah paru dan pencernaan.

Selain letaknya, nyeri dada akibat penyakit jantung sering kali digambarkan dengan dada yang ditekan atau diremas. Munculnya angina disebabkan oleh otot jantung yang tidak mendapatkan cukup darah yang kaya oksigen.

Cleveland Clinic melaporkan bahwa nyeri dada sering kali dialami oleh atlet usia muda. Adanya gejalanya ini ternyata disebabkan oleh masalah jantung, seperti cacat jantung bawaan, peradangan dan penebalan otot jantung, serta gangguan katup jantung.

3. Sesak napas

Ciri penyakit jantung di usia muda selanjutnya yang perlu diwaspadai adalah sesak napas (dispnea). Terjadinya sesak napas diikuti dengan gejala yang telah disebutkan di atas bisa menguatkan diagnosis penyakit jantung.

Selain muncul ketika seseorang melakukan aktivitas seperti olahraga, sesak napas juga bisa muncul ketika berbaring. Gejala seperti ini biasanya dirasakan oleh orang yang mengalami gagal jantung.

Jika Anda mengalami sesak napas, nyeri dada, pusing, dan perubahan denyut nadi, segera kunjungi dokter. Jika memang dokter umum mencurigainya sebagai gejala penyakit jantung, Anda akan dirujuk ke dokter spesialis jantung.

Kemudian, untuk mengetahui penyebab penyakit jantung sekaligus jenisnya, Anda akan diminta melakukan serangkaian tes kesehatan, seperti elektrokardiogram maupun ekokardiogram.

Setelahnya, dokter membaca hasil tes, menentukan jenis penyakit, dan memutuskan obat dan prosedur medis untuk penyakit jantung yang sesuai. Anda juga diminta untuk menjalankan diet jantung, diikuti dengan perubahan kebiasan, seperti berhenti merokok dan olahraga dengan rutin.

Pentingnya tahu ciri penyakit jantung di usia muda

Mengetahui berbagai tanda penyakit jantung di usia muda itu penting karena memungkinkan perawatan dokter lebih cepat. Dengan begitu, komplikasi yang fatal bisa dihindari dan risiko terjadinya kematian juga berkurang.

Namun, perlu Anda ketahui bahwa setiap orang mungkin menunjukkan tanda dan gejala penyakit jantung yang tidak selalu sama. Ini bergantung dengan jenis penyakit jantung yang menyerang.

Bahkan, ada pula yang tidak merasakan tanda peringatan sehingga penyakit ini sering kali disebut dengan silent killer.

Karena hal ini, American Heart Association menyarankan pemeriksaan kesehatan, seperti cek kadar kolesterol dan tekanan darah di usia tersebut secara rutin. Ini dilakukan sebagai upaya pencegahan penyakit jantung yang sering kali tidak menimbulkan gejala dan terjadi secara mendadak.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Begini Bahaya Merokok untuk Penderita Penyakit Jantung

Merokok sudah terbukti berbahaya bagi tubuh, termasuk organ jantung. Bila penderita penyakit jantung pun masih merokok, apa yang akan terjadi?

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila

Ashraf Sinclair dan Fenomena Serangan Jantung di Usia Muda

Kabar meninggalnya Ashraf Sinclair akibat serangan jantung di usia 40 tahun membuat masyarakat semakin waspada. Mengapa fenomena ini dapat terjadi?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi

5 Jus Buah Pilihan untuk Bantu Sembuhkan Penyakit Jantung

Selain minum obat, minum jus buah ternyata dapat membantu sembuhkan penyakit jantung. Lantas, jus apa saja yang bisa jadi obat penyakit jantung?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji

Punya Keluhan Sakit Jantung? Kunjungi Dokter Spesialis Jantung

Jika Anda merasakan gejala yang dicurigai sebagai penyakit jantung, disarankan untuk berkunjung ke dokter spesialis jantung. Pelajari lebih dalam di sini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji

Direkomendasikan untuk Anda

apakah penyakit jantung bisa sembuh

Apakah Seseorang yang Terkena Penyakit Jantung Bisa Sembuh?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 02/06/2020
penyakit jantung boleh puasa

Amankah Jika Penderita Penyakit Jantung Ikut Berpuasa?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 18/05/2020
obat sakit jantung pengobatan penyakit jantung

Pilihan Obat dan Prosedur Medis untuk Mengobati Sakit Jantung

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 18/05/2020
diet keto untuk jantung

Apakah Diet Keto Dapat Mengatasi dan Mencegah Penyakit Jantung?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 25/03/2020