home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Manfaat Minyak Zaitun untuk Menjaga Kesehatan Jantung Anda

Manfaat Minyak Zaitun untuk Menjaga Kesehatan Jantung Anda

Penyakit jantung bisa menyerang siapa saja, termasuk Anda yang masih berusia muda. Untuk mencegahnya, Anda bisa mengganti minyak yang Anda gunakan dengan minyak zaitun. Sebenarnya, apa manfaat minyak zaitun untuk jantung Anda, ya? Yuk, cari tahu jawabannya pada ulasan berikut ini!

Kandungan nutrisi minyak zaitun

Sebelum Anda mengetahui manfaat minyak zaitun untuk jantung, akan lebih baik jika Anda mengetahui dahulu kandungan nutrisi di dalamnya.

Minyak zaitun merupakan lemak atau minyak yang diperoleh dari buah pohon zaitun (Olea europaea). Minyak ini sering digunakan dalam pembuatan kosmetik, obat-obatan, sabun, dan ditambahkan dalam masakan Anda, dalam bentuk minyak.

Pada minyak zaitun, terkandung lemak sehat yang baik untuk kesehatan. Jenis lemak yang banyak terkandung dalam minyak zaitun adalah asam lemak tak jenuh tunggal (monounsaturated fatty acid/ MUFA). Di samping itu, minyak ini juga mengandung kalium, kalsium, kolin, vitamin E, vitamin K, dan zat besi.

Manfaat minyak zaitun untuk jantung Anda

cara menjaga kesehatan jantung

Risiko penyakit jantung memang akan semakin meningkat seiring dengan menuanya usia. Namun jangan salah pemahaman dengan mengganggap bahwa penyakit ini hanya menyerang orang berusia lanjut saja.

Faktanya, sekarang ini banyak orang usia muda yang terdiagnosis mengalami penyakit jantung. Salah satu faktornya adalah penerapan gaya hidup yang buruk, seperti sering mengonsumsi makanan tinggi lemak.

Ya, tubuh Anda memang membutuhkan lemak sebagai cadangan energi dan bahan untuk menyerap vitamin. Namun, jumlah asupan lemak dalam tubuh ternyata ada batasannya. Jika melebihi batasan tersebut, risiko penyakit jantung akan semakin meningkat.

Jika Anda ingin menjaga jantung tetap sehat, konsumsi makanan tinggi lemak, seperti gorengan, harus dibatasi. Selain itu, Anda juga bisa mengakalinya dengan mengganti minyak sayur biasa dengan minyak zaitun. Kenapa? Alasannya, karena jenis minyak ini lebih ramah untuk jantung Anda.

Dapat disimpulkan jika manfaat minyak zaitun untuk jantung adalah menurunkan risiko penyakit jantung, dengan berbagai cara berikut ini.

1. Menurunkan kadar kolesterol

Sudah disinggung sebelumnya jika minyak zaitun mengandung jenis lemak tak jenuh tunggal, yang termasuk lemak sehat. Melansir laman Mayo Clinic, mengonsumsi jenis lemak ini bisa membantu menurunkan kadar kolesterol total dan low-density lipoprotein (LDL) atau yang Anda kenal juga dengan sebutan kolesterol jahat.

Perlu Anda ketahui bahwa kadar kolesterol tinggi bisa menjadi penyebab penyakit jantung. Ini karena kondisi kolesterol tinggi yang mengarah pada tingginya ladar LDL, bisa membentuk plak, yakni penumpukan plak dari lemak di dalam pembuluh arteri.

Plak tersebut bisa mempersempit, bahkan menyumbat aliran darah kaya oksigen dan nutrisi yang jantung butuhkan. Jantung yang seharusnya memompa darah, tidak mendapatkan jumlah darah yang mencukupi.

Akibatnya, tubuh akan memberikan sinyal berupa nyeri dada (angina). Kondisi ini sering kali disebut dengan aterosklerosis dan bila tidak diobati bisa menimbulkan serangan jantung.

Jadi, mengonsumsi minyak zaitun bisa memberi manfaat untuk jantung dengan membantu kolesterol tetap normal atau mencegah kenaikan kadar kolesterol tubuh.

2. Mengurangi stres oksidatif

Setiap hari ada banyak kemungkinan yang membuat tubuh Anda terpapar radikal bebas. Semakin tinggi paparan radikal bebas, semakin tinggi pula terjadinya stres oksidatif, yakni ketidakseimbangan antara zat radikal bebas dengan antioksidan dalam tubuh.

Efeknya, bisa memicu kerusakan sel dan jaringan tubuh, termasuk jantung. Oleh sebab itu, stres oksidatif bisa meningkatkan risiko berbagai penyakit jantung, seperti gagal jantung, aterosklerosis, dan fibrilasi atrium.

Untungnya, ada banyak jenis makanan yang mengandung antioksidan, salah satunya minyak zaitun ini. Manfaat perlindungan antioksidan untuk jantung bisa Anda dapatkan dari vitamin E pada minyak zaitun.

Vitamin E yang memiliki sifat antioksidan bertugas untuk menonaktifkan radikal bebas dengan mengikat oksidan. Proses ini bisa mencegah peradangan dan kerusakan pada jantung.

3. Membantu jantung berfungsi dengan baik

Manfaat minyak zaitun untuk jantung lainnya yang bisa Anda dapatkan adalah kandungan nutrisinya bisa membantu organ ini berfungsi secara optimal.

Meskipun tidak banyak, minyak zaitun mengandung kalium yang bisa membantu Anda memenuhi asupan nutrisi ini setiap harinya. Kalium menjaga tekanan darah Anda tetap normal dan mengatur denyut jantung tetap normal.

Ingat, tekanan darah tinggi bisa memicu penyakit jantung. Begitu pun dengan denyut jantung yang tidak beraturan (aritmia), bisa menyebabkan masalah pada jantung nantinya.

Selain itu, studi menunjukkan bahwa kekurangan kalium bisa meningkatkan kekuan arteri yang bisa menggangu aktivitas jantung dalam mendapatkan asupan darah.

Tips pakai minyak zaitun yang bermanfaat untuk jantung

minyak zaitun untuk jantung

Minyak zaitun bisa menjadi pengganti minyak goreng biasa, mentega, atau mayonaise yang biasanya Anda gunakan. Supaya tidak menimbulkan masalah, berikut beberapa tips aman mengonsumsi minyak zaitun yang bisa Anda ikuti.

Tetap batasi asupannya

Meskipun banyak manfaatnya, minyak zaitun tetap tidak boleh Anda konsumsi secara berlebihan. Ini karena minyak zaitun mengandung kalori yang jika Anda konsumsi berlebihan bisa meningkatkan berat badan. Alhasil, bukannya memberi manfaat, salah menggunakan minyak zaitun bisa memberikan dampak negatif.

Batasan aman konsumsi minyak zaitun adalah 14% dari total kalori harian, atau sama dengan sekitar 2 sendok makan (28 gram) setiap hari.

Jangan sering-sering menggoreng

Terlepas dari sehatnya minyak zaitun, proses pemanasan bisa mengubah kandungan nutrisi pada minyak, termasuk lemak sehat yang terkandung.

Oleh karena itu, kurangi menggunakan minyak zaitun untuk menggoreng. Anda bisa mencampurkan minyak zaitun pada salad sayur. Jika Anda gunakan untuk menggoreng, pakai secukupnya.

health-tool-icon

Kalkulator Detak Jantung

Cari tahu berapa detak jantung istirahat (RHR) maksimum untuk usia Anda dan bagaimana intensitas olahraga dan faktor lain memengaruhi detak jantung.

Laki-laki

Wanita

Anda mengecek untuk ....

Detak jantung istirahat Anda .... (bpm/denyut per menit)

60

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Ldl cholesterol & heart health. (n.d.). Retrieved June 21, 2021, from https://my.clevelandclinic.org/health/articles/16866-cholesterol-guidelines–heart-health.

Olive oil. (n.d.). Retrieved June 21, 2021, from https://www.nutritionvalue.org/Olive_oil_nutritional_value.html.

Why choose olive oil over other fats?. (2021). Retrieved 21 June 2021, from https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/nutrition-and-healthy-eating/expert-answers/food-and-nutrition/faq-20058439.

Olive oil may lower heart disease risk. (2021). Retrieved 21 June 2021, from https://www.heart.org/en/news/2020/03/05/olive-oil-may-lower-heart-disease-risk.

WebMD. (n.d.). OLIVE: Overview, Uses, Side Effects, Precautions, Interactions, Dosing and Reviews. WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-233/olive.

Senoner, T., & Dichtl, W. (2019). Oxidative Stress in Cardiovascular Diseases: Still a Therapeutic Target?Nutrients11(9), 2090. https://doi.org/10.3390/nu11092090.

Antioxidants & Heart Health: Nutrition, Foods & Benefits. (2021). Retrieved 21 June 2021, from https://my.clevelandclinic.org/health/articles/16739-antioxidants–heart-health.

Saremi, A., & Arora, R. (2010). Vitamin E and Cardiovascular DiseaseAmerican Journal Of Therapeutics17(3), e56-e65. doi: 10.1097/mjt.0b013e31819cdc9a.

Topics, H. (2021). Potassium: MedlinePlus. Retrieved 21 June 2021, from https://medlineplus.gov/potassium.html.

How too little potassium may contribute to cardiovascular disease. (2021). Retrieved 21 June 2021, from https://www.nih.gov/news-events/nih-research-matters/how-too-little-potassium-may-contribute-cardiovascular-disease.


Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Aprinda Puji Diperbarui 21/07/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Tania Savitri