home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

7 Cara Tepat Mencegah Jantung Lemah (Kardiomiopati)

7 Cara Tepat Mencegah Jantung Lemah (Kardiomiopati)

Penyakit jantung kerap dijuluki sebagai silent killer, karena kadang tidak menimbulkan gejala yang berarti. Kabar baiknya, penyakit jantung merupakan penyakit yang bisa dicegah karena berkaitan erat dengan gaya hidup yang dianut seseorang. Lantas, apakah salah satu penyakit jantung seperti jantung lemah atau kardimiopati juga bisa dicegah? Jika iya, bagaimana cara mencegah jantung lemah, ya?

Cara mencegah penyakit jantung lemah (kardiomiopati)

Kardiomiopati atau jantung lemah disebabkan oleh masalah pada otot jantung yang mempersulit jantung untuk mempa darah ke seluruh tubuh. Penyakit ini dapat menyebabkan komplikasi fatal jika tidak segera diobati, seperti penggumpalan darah, penyakit pada katup jantung, gagal jantung, dan henti jantung.

Oleh karena itu, seseorang yang mengalami gejala jantung lemah, seperti sesak napas, pembengkakan pada kaki, kelelahan, jantung berdebar, dan nyeri dada harus segera periksa ke dokter.

Pada beberapa kasus, penyakit jantung lemah tidak bisa dicegah apabila merupakan penyakit jantung bawaan atau genetik, seperti kardiomiopati hipertrofik. Di lain sisi, jantung lemah ternyata juga bisa dicegah, jika disebabkan oleh gaya hidup yang buruk.

Berikut ini adalah berbagai cara yang bisa Anda lakukan untuk mencegah penyakit jantung lemah.

1. Berhenti minum alkohol dan tidak menyalahgunakan obat-obatan

Salah satu penyebab kardiomiopati adalah minum alkohol yang berlebihan. Kondisi ini Anda kenal juga dengan sebutan kardiomiopati alkoholik. Asupan alkohol yang berlebihan bisa bersifat racun pada otot jantung. Dalam jangka waktu tertentu, efek alkohol dapat menurunkan fungsi jantung dan akhirnya menyebabkan kardimiopati.

Begitu juga dengan penyalahgunaan obat-obatan, seperti kokain, juga bisa menyebabkan gangguan pada otot jantung yang bisa meningkatkan risiko terjadinya kardiomiopati.

Jadi, cara terampuh untuk mencegah jantung lemah ini adalah dengan berhenti minum alkohol dan tidak menggunakan obat-obatan terlarang. Jika Anda punya kebiasaan minum alkohol, sebaiknya berhenti dari kebiasaan ini secara perlahan.

Tidak sebaiknya Anda berhenti minum alkohol secara mendadak karena akan menimbulkan efek penarikan alkohol yang mengganggu. Bila Anda seorang pemakai, ikuti program rehabilitasi untuk membantu Anda berhenti dari ketergantungan obat-obatan.

2. Konsumsi makanan yang menyehatkan jantung

berbagai buah untuk jantung

Agar jantung tetap sehat, kebutuhan nutrisinya harus tercukupi. Caranya yakni dengan mengonsumsi makanan sehat. Dengan begitu, Anda mencegah terjadinya berbagai masalah pada jantung termasuk jantung lemah.

Sayuran dan buah merupakan sumber vitamin dan antioksidan, yang bisa menjaga sel-sel jantung dari stres oksidatif. Buah dan sayur juga mengandung mineral seperti kalium yang berfungsi menjaga tekanan darah tetap normal. Serat dan kalorinya yang rendah juga bermanfaat dalam mengendalikan berat badan.

Makanan lain yang direkomendasikan untuk menjaga jantung tetap sehat adalah kacang-kacangan, biji-bijian, dan ikan yang mengandung asam lemak omega 3. Jangan lupa, cara mengolah makanan pun harus diperhatikan, yakni jangan terlalu banyak menggunakan minyak goreng. Batasi konsumsi makanan asin dan makanan kemasan.

health-tool-icon

Kalkulator Kebutuhan Kalori

Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

Laki-laki

Wanita

3. Cukup tidur

Cara selanjutnya untuk mencegah jantung lemah adalah dengan cukup tidur. Anda mungkin tidak menyadari bahwa hal ini bisa memberikan dampak besar pada kesehatan jantung Anda.

Berdasarkan situs Centers for Disease Control dan Prevention (CDC), kurang tidur dalam jangka panjang bisa menyebabkan hipertensi (tekanan darah tinggi) dan obesitas. Keduanya merupakan faktor risiko dari penyakit jantung.

Itulah sebabnya, Anda harus menjaga kualitas tidur tetap baik. Jika Anda mengalami kesusahan tidur, terapkan sleep hygiene atau konsultasikan lebih lanjut pada dokter.

4. Rutin olahraga

senam jantung sehat

Olahraga menyehatkan tubuh Anda dari ujung kaki hingga kepala, termasuk jantung Anda. Aktivitas fisik yang jika Anda lakukan secara ruti ini bisa membantu menurunkan tekanan darah lebih rendah, serta menjaga kadar kolesterol dan gula darah pada angka normal.

Bukan hanya itu, olahraga juga membuat arteri jantung melebar lebih cepat sehingga membuat aliran darah jadi lebih lancar. Jadi, cara untuk mencegah jantung lemah dengan olahraga adalah dilakukan secara rutin, bukan hanya sesekali.

5. Kelola stres

Stres menghasilkan hormon yang bisa memicu peningkatan tekanan darah dan denyut jantung. Meski bersifat sementara, namun jika stres sudah kronis, hipertensi bisa terjadi. Hipertensi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Inilah alasan kuat kenapa Anda harus mengelola stres agar jantung selalu sehat.

Perlu Anda ketahui bahwa cara mencegah jantung lemah yang telah dijelaskan sebelumnya saling berkaitan satu sama lain.

Jika Anda rutin olahraga dan cukup tidur, otak akan menjadi leih jernih dan stres pun bisa berkurang. Stres yang berkurang bisa membantu Anda tidur lebih baik. Semua hal tersebut baik untuk jantung, bukan? Jadi, akan lebih baik jika tips ini dilakukan secara bersamaan, agar saling melengkapi.

6. Jaga tekanan darah, kadar kolesterol, dan kadar gula darah

hipertensi

Bagi Anda yang tidak punya penyakit jantung, tetapi memiliki hipertensi, diabetes, atau kadar kolesterol tinggi, mengontrol kondisi tersebut sangat penting. Selain minum obat, perubahan gaya hidup yang dokter rekomendasikan perlu Anda terapkan.

Ini karena hipertensi, diabates, maupun kadar kolesterol tinggi menjadi faktor risiko dari penyakit jantung. Jika kondisinya tidak terkontrol, risiko penyakit jantung, termasuk jantung lemah akan semakin besar. Cara mengontrol ketiga kondisi tersebut adalah ikuti diet yang dokter sarankan, rajin olahraga, dan tidur cukup.

7. Cek kesehatan secara berkala dan ikuti tes genetik jika diperlukan

Cara terakhir yang bisa Anda lakukan untuk mencegah penyakit jantung lemah adalah cek kesehatan rutin. Ini meliputi pengecekan tekanan darah tinggi, kadar kolesterol, berat badan, dan kadar gula darah. Setidaknya ini Anda lakukan setiap sebulan sekali.

Dengan melakukan cek kesehatan ini Anda dapat tahu seberapa sehat tekanan darah, kadar kolesterol, dan kadar gula darah dalam tubuh Anda. Pasalnya, peningkatan tekanan darah, kadar kolesterol, dan kadar gula darah sering kali tidak menimbulkan gejala.

Selain itu, tips yang wajib dilakukan oleh orang yang memiliki anggota keluarga dengan penyakit jantung lemah adalah menjalani tes genetik. Ini penting dilakukan karena membantu mengetahui besarnya risiko terkena jantung lemah di kemudian hari, sekaligus merencanakan tindakan untuk menurunkan risikonya.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Maisch B. (2016). Alcoholic cardiomyopathy : The result of dosage and individual predisposition. Alkoholische Kardiomyopathie : Eine Folge der Dosis und der individuellen Prädisposition. Herz41(6), 484–493. https://doi.org/10.1007/s00059-016-4469-6

Mayo Foundation for Medical Education and Research. (2021, February 27). 8 steps to a HEART-HEALTHY DIET. Mayo Clinic. Retrieved September 13, 2021, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/heart-disease/in-depth/heart-healthy-diet/art-20047702

The many ways exercise helps your heart. Harvard Health. (2021, February 15). Retrieved September 13, 2021, from https://www.health.harvard.edu/heart-health/the-many-ways-exercise-helps-your-heart.

How does sleep affect your heart health?. CDC. (2021, January 04). Retrieved September 13, 2021, from https://www.cdc.gov/bloodpressure/sleep.htm

Cardiomyopathy. (2019, December 09). Retrieved September 13, 2021, from https://www.cdc.gov/heartdisease/cardiomyopathy.htm

Prevention and treatment of cardiomyopathy. (n.d.). Retrieved September 13, 2021, from https://www.heart.org/en/health-topics/cardiomyopathy/prevention-and-treatment-of-cardiomyopathy

 

 

 

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Aprinda Puji Diperbarui 24/09/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Tania Savitri