6 “Fakta” Tentang Detak Jantung Manusia yang Ternyata Salah Besar

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 8 September 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Meski Anda bukan seorang atlet, Anda perlu mengetahui tentang serba-serbi detak jantung untuk membantu Anda mendeteksi masalah jantung sejak dini. Denyut jantung merupakan salah satu indikator penting dari kesehatan jantung.  Sayangnya, hanya sedikit orang yang mengetahui secara tepat mengenai detak jantung.

Detak jantung adalah berapa kali jantung Anda berdetak per menit. Detak jantung seseorang dipengaruhi oleh faktor individu, seperti usia, ukuran tubuh, kondisi jantung, cuaca, aktivitas fisik atau olahraga, emosi, dan obat-obatan tertentu yang dapat mempengaruhi denyut jantung.

Apa yang mengendalikan detak jantung?

Nodus sino-atrium adalah sel kecil dalam jantung yang terletak di atrium kanan. Nodus sino-atrium  adalah alat pacu jantung alami yang berperan untuk meningkatkan atau menurunkan detak jantung berdasarkan informasi dari saraf yang merespons suhu tubuh, gerakan sendi, kadar oksigen dan karbon dioksida dalam darah.

Bagaimana mengukur detak jantung?

Caranya adalah dengan meletakkan kedua jari Anda -jari telunjuk dan jari tengah- pada beberapa titik dimana denyut nadi dapat teraba seperti pergelangan tangan, di sisi di bawah jempol Anda. Rasakan dan hitung denyut jantung Anda dalam 30 detik, kemudian jumlah tersebut dikalikan dua untuk mengetahui frekuensi nadi Anda per menit.

Berikut adalah beberapa mitos tentang detak jantung yang perlu Anda ketahui:

Denyut jantung cepat menandakan serangan jantung

Mitos. Jika Anda merasa jantung Anda berdetak cepat, bisa saja Anda mengalami palpitasi. Palpitasi atau detak jantung cepat adalah kondisi di mana Anda merasa jantung berdetak lebih cepat. Namun, jika jantung Anda berdebar terus-menerus, segera konsultasi ke dokter untuk mendapatkan diagnosa dan penanganan yang tepat.

Jantung berdetak cepat hanya ketika sedang stres

Mitos. Meskipun saat Anda mengalami stres, misalnya ketika Anda ketakutan sesaat sebelum presentasi atau setelah Anda menabrak sesuatu saat menyetir, tubuh akan mengeluarkan senyawa kimia yang memicu jantung berdetak lebih cepat; namun, stres bukanlah satu-satunya faktor yang membuat denyut jantung Anda berdetak cepat. Faktor lain yang dapat menjadi pemicu terjadinya kondisi ini adalah aktivitas fiisk yang tinggi, emosi (merasa sangat senang atau cemas atau sedih), atau kondisi medis tertentu.

Anda tidak perlu cek tekanan darah saat denyut jantung normal

Mitos. Keduanya tidak selalu berhubungan. Saat jantung Anda berdetak normal, belum tentu tekanan darah Anda juga normal – bisa saja rendah atau tinggi. Oleh karena itu, meskipun jantung Anda berdetak normal, Anda tetap perlu cek tekanan darah Anda secara rutin.

Jantung berdetak lambat = jantung Anda lemah

Mitos. Detak jantung yang lambat bisa menandakan bahwa Anda dalam keadaan sehat. Atlet terlatih yang memiliki otot jantung yang sehat justru memiliki tidak perlu berdetak dengan cepat untuk memenuhi kebutuhan oksigen tubuh. Selama Anda tidak merasa pusing, kesulitan bernapas, atau nyeri dada; denyut jantung yang lambat bukan menandakan jantung Anda lemah.

Normal Kah Detak Jantung Anda?

Kalkulator detak jantung kami bisa memperkirakan berapa target detak jantung saat olahraga yang perlu Anda capai.

Coba Hitung!
active

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?

Yang juga perlu Anda baca

Waspada Brazilian Blowout, Teknik Meluruskan Rambut dengan Formalin

Smoothing sudah menjadi cara lama untuk meluruskan rambut. Sekarang ada tren Brazilian blowout dengan metode baru. Benarkah lebih aman dilakukan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Perawatan Rambut & Kulit Kepala, Kesehatan Kulit 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Cara Mengatasi Mimisan dengan Cepat, Mulai dari Bahan Alami hingga Obat Medis

Mimisan bisa terjadi pada siapa saja dan kapan saja, tapi Anda tak perlu panik. Berikut adalah berbagai obat mimisan alami yang ampuh hentikan perdarahan.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan THT, Gangguan Hidung 14 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

5 Penyebab Bercak Putih di Puting Susu dan Cara Mengatasinya

Pernahkah Anda memiliki bintik atau bercak putih di puting susu atau sekitarnya? Tak usah khawatir, kenali penyebab dan cara mengatasinya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Kesehatan Wanita, Penyakit pada Wanita 14 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Payudara Terasa Sakit, Apa Penyebabnya Selalu Kanker?

Penyebab payudara sakit kerap dikaitkan dengan kanker. Namun, apakah anggapan itu benar? Bagaimana penjelasan lengkapnya?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Kanker Payudara, Kanker 14 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara merangsang istri

Untuk Para Suami, Ini 10 Trik Memanjakan Istri Agar Lebih Bergairah

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
telat datang bulan

Berapa Lama Telat Datang Bulan Dapat Menjadi Pertanda Kehamilan?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
mengatasi kesepian

5 Langkah Mengatasi Kesepian, Agar Hidup Lebih Semangat

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
sakit kepala setelah keramas

Tiba-tiba Sakit Kepala Setelah Keramas, Apa Penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit