Terus pantau perkembangan soal COVID-19 di sini.

home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Rocky Mountain Spotted Fever, Infeksi oleh Serangga di Padang Rumput

Apa itu rocky mountain spotted fever?|Apa saja tanda-tanda dan gejala RMSF?|Apa penyebab Rocky Mountain Spotted Fever?|Apa saja faktor risiko RMSF?|Apa tes untuk Rocky Mountain Spotted Fever?|Apa pengobatan untuk RMSF?
Rocky Mountain Spotted Fever, Infeksi oleh Serangga di Padang Rumput

Apa itu rocky mountain spotted fever?

Rocky Mountain Spotted Fever (RMSF) adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Rickettsia rickettsii. Bakteri ini masuk ke tubuh manusia melalui gigitan kutu.

Serangga tersebut umumnya tinggal di daerah perhutanan dan padang rumput, umumnya ditemukan di negara-negara benua Amerika, seperti di tenggara Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Di negara-negara tersebut, penyakit RMSF sering mewabah di musim panas atau saat cuaca hangat.

Infeksi yang ditularkan oleh serangga ini bisa menyebabkan gejala demam, sakit kepala, dan ruam. Penyakit ini bisa diatasi dengan pengobatan antibiotik.

Seberapa umumkah rocky mountain spotted fever?

Penyakit ini dapat menyerang setiap kelompok umur, tetapi kebanyakan terjadi pada orang dewasa berusia 60-69 tahun, juga anak-anak usia 5-9 tahun.

Selain itu, laki-laki lebih rentan terhadap penyakit infeksi bakteri ini dibandingkan perempuan.

Karena kutu penyebab RMSF umumnya ditemukan di bagian tengah benua Amerika, penyakit ini memang lebih sering muncul di negara-negara Amerika Tengah dan Selatan.

Namun, terdapat juga kasus yang ditemukan di Kanada.

Apa saja tanda-tanda dan gejala RMSF?

Wanita demam

Gejala Rocky Mountain Spotted Fever biasanya dimulai dalam waktu 2-5 hari setelah digigit kutu yang membawa bakteri penyebab.

Secara umum, gejala RMSF meliputi:

  • demam tinggi disertai tubuh menggigil,
  • sakit kepala,
  • mual,
  • muntah, dan
  • sesak napas disertai dengan batuk.

Ruam kulit terjadi pada pergelangan tangan, pergelangan kaki, dan menyebar ke telapak, tumit dan akhirnya ke kaki dan tubuh. Setelah itu, tubuh menjadi lemah, timbul rasa sakit dan linglung.

Kemungkinan terdapat beberapa tanda atau gejala yang tidak disebutkan.

Jika Anda memiliki kekhawatiran tertentu mengenai gejala di atas, silakan konsultasikan dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Anda harus menghubungi dokter Anda jika Anda mengalami salah satu dari gejala berikut.

  • Nyeri dada atau sesak napas
  • Tidak dapat minum air dan dehidrasi
  • Ruam tampak seperti infeksi
  • Sakit kepala hingga kejang yang parah
  • Sakit perut yang parah atau terjadi perdarahan

Dokter akan melakukan pemeriksaan dan memberikan pengobatan yang sesuai dengan kondisi Anda.

Apa penyebab Rocky Mountain Spotted Fever?

Rocky Mountain Spotted Fever berasal dari gigitan kutu Dermacentor variabilis dan Dermacentor andersoni. Kutu tersebut membawa bakteri Rickettsia rickettsii yang merupakan penyebab utama RMSF.

Menurut CDC, selain di hutan dan padang rumput, kutu tersebut juga bisa tinggal di tubuh anjing di Amerika Serikat bagian barat, seperti North Carolina, Tennessee, Missouri, Arkansas. Wilayah ini adalah tempat di mana penyakit RMSF paling sering mewabah.

Rocky Mountain Spotted Fever tidak menyebar antarindividu. Penularan penyakit infeksi ini hanya terjadi melalui gigitan kutu.

Apa saja faktor risiko RMSF?

Ada beberapa faktor risiko yang menyebabkan seserorang lebih berpeluang terinfeksi penyakit ini.

  • Bepergian ke hutan atau padang rumput saat musim semi atau awal musim panas.
  • Hidup di wilayah pegunungan berbatu atau yang berhutan, berumput tinggi di mana tupai atau musang hidup.
  • Sering bepergian dan tinggal di hutan atau kebun dan sering bersentuhan dengan anjing berbulu atau tupai.

Apa tes untuk Rocky Mountain Spotted Fever?

Dokter akan mendiagnosis Rocky Mountain Spotted Fever berdasarkan riwayat medis, pemeriksaan fisik, dan gejala yang dialami.

Selain itu, dokter biasanya meminta Anda untuk melakukan tes darah untuk mengetahui penyebab dari gejala.

Apa pengobatan untuk RMSF?

Pasien di rumah sakit

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Jika mengalami gejala RMSF yang serius seperti demam tinggi dan dehidrasi, Anda perlu dirawat di rumah sakit sesegera mungkin.

Untuk pengobatan medis rawat jalan, dokter Anda akan meresepkan antibiotik seperti doxycycline atau tetrasiklin.

Anda mungkin perlu menghindari penggunaan aspirin karena dapat menimbulkan efek samping, begitu pun dengan antasida untuk peradangan lambung yang bisa mengurangi efek antibiotik.

Pengobatan RMSF di rumah

Berikut gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi Rocky Mountain Spotted Fever.

  • Jalani perawatan dan makan secara teratur, juga istirahatlah. Anda bisa makan makanan normal, namun lebih baik mengonsumsi makanan yang mudah dicerna.
  • Perbanyak konsumsi cairan, bisa dari air putih, jus buah, atau sup kaldu.
  • Istirahatlah hingga demam reda.
  • Periksa tubuh Anda sesering mungkin untuk mendeteksi adanya gigitan oleh kutu ketika beraktivitas di luar ruangan.
  • Gunakan produk yang tidak mengandung aspirin, misalnya paracetamol untuk mengurangi demam dan rasa sakit.
  • Jangan minum susu atau menggunakan antasida untuk sakit perut dan peradangan selama 2 jam setelah menggunakan antibiotik.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Lawan COVID-19 bersama!

Ikuti informasi terbaru dan cerita para pejuang COVID-19 di sekitar kita. Ayo gabung komunitas sekarang!


Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

CDC. (2019). Rocky Mountain spotted fever home. Retrieved 8 July 2021, from https://www.cdc.gov/rmsf/index.html

Mayo Clinic. (2021). Rocky Mountain spotted fever – Symptoms and causes. Retrieved 8 July 2021, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/rocky-mountain-spotted-fever/symptoms-causes/syc-20361032

Mayo Clinic. (2021). Rocky Mountain spotted fever – Diagnosis and treatment – Retrieved 8 July 2021, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/rocky-mountain-spotted-fever/diagnosis-treatment/drc-20361033

IDPH. (2021).Rocky Mountain Spotted Fever. Retrieved 8 July 2021, from https://www.dph.illinois.gov/topics-services/diseases-and-conditions/diseases-a-z-list/rocky-mountain-spotted-fever

Petri, W. (2020). Rocky Mountain Spotted Fever (RMSF) – Infectious Diseases – MSD Manual Professional Edition. Retrieved 8 July 2021, from https://www.msdmanuals.com/professional/infectious-diseases/rickettsiae-and-related-organisms/rocky-mountain-spotted-fever-rmsf

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Lika Aprilia Samiadi Diperbarui 08/07/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Tania Savitri
x