Beda Jenis Kutu, Beda Pula Penyakitnya. Apa Saja Jenis-jenisnya?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 1 Februari 2018 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Kutu, adalah serangga parasit berukuran kecil yang bisa ditemukan di kepala, tubuh, wajah, hingga daerah kemaluan. Kutu bertahan hidup dengan hinggap di manusia, yang kemudian akan membuat Anda merasa gatal. Namun, tahukah Anda jika jenis kutu yang ditemukan di setiap area tubuh berbeda satu sama lain? Apa saja masalah kesehatan yang bisa ditimbulkan akibat kutu? Simak di bawah ini, yuk!

Kutu kepala

Kutu kepala berada di area kulit kepala dan leher, menempelkan telurnya ke dasar batang rambut. Kutu rambut tidak bisa melompat atau terbang, mereka hanya bisa bergerak dengan cara merangkak. Karena itu, kutu kepala biasanya menyebar melalui kontak kepala langsung yang memungkinkan hama ini merangkak dari rambut seseorang ke rambut orang lain, misalkan penggunaan sisir bergantian.

Dibandingkan dengan jenis kutu lainnya, kutu kepala tidak dapat menularkan penyakit apa pun. Kutu kepala hanya dapat menimbulkan gejala ringan, berupa rasa gatal (pruritus) sebagai reaksi alergi terhadap gigitan kutu. Gejala lain dari kutu kepala di antaranya adalah sensasi sesuatu bergerak di rambut, tidak bisa tidur karena rasa gatal di kepala, dan luka di kepala karena goresan.

Kutu tubuh

Kutu tubuh hidup dan bertelur di atas pakaian, dan pindah ke kulit manusia untuk mencari makan. Kutu tubuh dapat menyebarkan penyakit, terutama jika Anda tidak menjaga kebersihan diri dengan baik.

Tak seperti dugaan banyak orang, ternyata anjing, kucing, dan hewan peliharaan lainnya tidak berperan dalam perpindahan kutu manusia. Anda hanya bisa tertular kutu dari manusia lainnya, tidak bisa dari spesies yang berbeda seperti anjing.

Kutu di badan diketahui menularkan penyakit (epidemik tifus, demam parit, dan louse-borne relapsing fever).

  • Tifus adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri rickettsial yang dibawa oleh kutu dan tungau. Ketika kutu dan tungau yang membawa bakteri rickettsial menggigit seseorang, bakteri penyebab tifus ini pun akan lantas pindah dan menginfeksi tubuh.
  • Trench fever atau demam parit adalah penyakit yang disebabkan oleh kutu tubuh. Penyakit ini dikenal sebagai demam lima hari, dengan gejala seperti demam tinggi mendadak, sakit kepala parah, sakit punggung, nyeri kaki, dan ruam tubuh.
  • Louse-borne relapsing fever merupakan penyakit akibat kutu yang disebabkan oleh Spirochaete borrelia recurrentis, yaitu bakteri yang ditularkan oleh kutu pada manusia.

Kutu kemaluan

Kutu kemaluan biasanya ditemukan menempel pada rambut di area kemaluan. Namun, jenis kutu ini terkadang ditemukan pada rambut kasar di bagian tubuh lain. Misalnya di alis, bulu mata, jenggot, kumis, bulu dada, ketiak, dan lain-lain. Kutu kemaluan biasanya menyebar melalui kontak seksual. Sekali lagi, anjing, kucing, dan hewan peliharaan lainnya tidak bisa menularkan jenis kutu ini pada manusia.

Penyakit kutu kemaluan disebabkan oleh parasit Pthirus pubis yang menyebar melalui kontak fisik seperti hubungan seksual pada vaginal, anal, dan oral; berciuman; dan berpelukan. Beberapa komplikasi yang bisa disebabkan oleh infeksi kutu kemaluan di antaranya adalah gangguan pada mata dan kulit, impetigo, furunkulosis (kemunculan bisul pada kulit), peradangan mata (blepharitis), dan konjungtivitis (infeksi selaput lendir mata).

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?

Yang juga perlu Anda baca

9 Manfaat Pisang yang Jadi Buah Favorit Banyak Orang

Tak banyak yang tahu bahwa kandungan kalium dalam pisang berkhasiat menurunkan risiko stroke. Apa lagi manfaat pisang untuk kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Fakta Gizi, Nutrisi 5 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit

7 Hal yang Bisa Terjadi Pada Tubuh Jika Anda Berhenti Minum Pil KB

Pil KB berhubungan dengan hormon. Itu sebabnya, saat Anda memutuskan untuk berhenti minum pil KB akan muncul berbagai efek samping. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kesehatan Seksual, Kontrasepsi 4 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

Kenapa Beberapa Orang Cenderung Susah Mencium Bau?

Beberapa orang ada yang memiliki hidung kurang sensitif sehingga sulit mencium bau yang ada di sekitarnya. Kenapa bisa begitu, ya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kesehatan THT, Gangguan Hidung 4 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

Kenali Tanda dan Cara Mengatasi Anak Hiperaktif

Sebagai orangtua, Anda perlu tau bedanya anak yang aktif dan hiperaktif. Yuk, kenali tanda dan cara mengatasi anak hiperaktif!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Kesehatan Anak, Parenting 4 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara pakai termometer

Mengenal 4 Jenis Termometer yang Paling Umum, dan Cara Pakainya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit
apa itu lucid dream

Sedang Mimpi Tapi Sadar? Begini Penjelasan Fenomena Lucid Dream

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

Mata Kucing Pada Anak? Waspada Gejala Kanker Mata

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
Mengenal Misophonia

Misophonia, Alasan Mengapa Anda Benci Suara Tertentu

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Monika Nanda
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit