Dua Vitamin yang Bisa Bikin Flu Batal Menghampiri

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 26/04/2020 . 5 menit baca
Bagikan sekarang

Menggenjot asupan vitamin sering kali Anda lakukan untuk mencegah berbagai penyakit, termasuk flu, terutama saat gejalanya mulai muncul. Biasanya, sebelum flu alias pilek menyerang, Anda sudah bisa merasakan sendiri gejala seperti sakit saat menelan, bersin-bersin, mata panas, atau pusing dan demam ringan.

Diiringi dengan makanan sehat dan istirahat, cara ini memang bisa ampuh membuat flu batal datang. Lantas, apa saja vitamin yang ampuh untuk mencegah dan menghalau penyakit seperti flu?

Pilihan vitamin untuk mencegah sakit flu

Vitamin C

Vitamin C merupakan vitamin yang kerap jadi andalan untuk mencegah sakit flu.

Vitami larut air ini sekaligus menjadi antioksidan yang dibutuhkan untuk menjaga kesehatan tubuh. Fungsi vitamin C secara spesifik yaitu untuk meningkatkan kesehatan tulang dan otot, berperan dalam pembentukan kolagen, serta membantu penyerapan zat besi di dalam tubuh.

Selain itu, vitamin C dikenal dapat meningkatkan fungsi sistem imun. Ketika tubuh sakit maka kebutuhan vitamin C juga akan meningkat. Dalam keadaan normal, perempuan dewasa memerlukan vitamin C 75 mg per hari sementara pria memerlukan 90 mg per hari.

Beberapa kondisi yang membutuhkan tambahan vitamin C contohnya yaitu ketika Anda sedang stress dan ketika flu. Ketika Anda stress, kadar vitamin C dalam tubuh akan turun, karena vitamin C merupakan salah satu zat gizi yang sensitif terhadap stress. Selain itu, vitamin C juga dibutuhkan ketika Anda sedang kurang sehat.

Vitamin C dapat membantu Anda pulih lebih cepat jika terkena flu atau bahkan mencegah sakit ini datang. Beberapa penelitian menunjukkan konsumsi vitamin C bisa mengurangi durasi flu sebanyak 24 hingga 36 jam.

Apa sumber vitamin C terbaik?

Vitamin C secara alami dapat Anda temukan pada sayur dan buah, contohnya:

  • 1 buah pisang ukuran medium (kira-kira 118 gram) mengandung 10,3 mg vitamin C
  • 1 buah lemon dengan berat kira-kira 58 gram mengandung vitamin C sebesar 30,7 mg
  • 1 buah kiwi ukuran sedang mengandung vitamin C sebesar 64 mg
  • 1 buah tomat berukuran medium (kira-kira 123 gram) mengandung vitamin C sebesar 16,9 mg
  • 1 porsi brokoli (kira-kira 148 gram) mengandung 132 mg vitamin C

Bisakah suplemen vitamin C mencegah sakit?

Tambahan asupan vitamin C sebagai modal awal menjaga daya tahan tubuh dan mencegah sakit flu bisa Anda dapatkan dari suplemen. Jika Anda ingin mengonsumsi suplemen, dosis vitamin C yang aman dan dianjurkan adalah 500 mg per harinya. Jangan lupa untuk perhatikan terlebih dahulu dosisnya, karena suplemen vitamin C biasanya memiliki dosis yang tinggi. Konsumsi vitamin C yang lebih tinggi dari 2000 mg dapat meningkatkan risiko penyakit batu ginjal, sakit perut, dan diare.

Vitamin E

Vitamin E termasuk dalam salah satu vitamin yang mengandung antioksidan dan dapat meningkatkan kekebalan sistem imun tubuh sehingga mampu mencegah sakit. Penelitian terkait efek vitamin E dilakukan oleh Tufts University. Sebanyak 451 orang berusia di atas 65 tahun ikut serta dalam penelitian tersebut, sebagian mendapat suplemen vitamin E dengan dosis 200 IU dan sisanya diberi perlakuan placebo. Hasil dari penelitian tersebut menyatakan bahwa 74% yang berada dalam grup placebo mengalami setidaknya satu jenis infeksi saluran pernapasan atas selama penelitian berlangsung. Sementara pada grup yang diberi vitamin E, hanya 64% yang mengalami satu atau lebih penyakit infeksi.

Berdasarkan penelitian tersebut, vitamin E ternyata memiliki sifat protektif terhadap infeksi saluran pernapasan atas. Subjek penelitian yang menerima suplementasi vitamin E lebih jarang mengalami flu dan berisiko 20% lebih rendah untuk mengalami flu jika dibandingkan dengan kelompok placebo.

Apa sumber vitamin E terbaik?

Kebutuhan vitamin E bagi orang dewasa adalah sekitar 15 mg per harinya. Vitamin E secara alami dapat Anda temukan di:

  • Biji bunga matahari: 28 gram biji bunga matahari, atau yang lebih Anda kenal dengan kuaci, mengandung 7,4 mg vitamin E.
  • Selai kacang: 2 sendok selai kacang mengandung kurang lebih 2,9 mg vitamin E.
  • Almond: 28 gram kacang almond panggang mengandung kurang lebih 6,8 mg vitamin E.
  • Brokoli: ½ cangkir brokoli yang direbus mengandung 1,2 mg vitamin E.
  • Bayam: ½ cangkir bayam yang sudah direbus mengandung 1,9 mg vitamin E. Sementara untuk bayam mentah, 1 cangkirnya mengandung 0,6 mg vitamin E.
  • Kiwi: 1 buah kiwi ukuran sedang mengandung 1,1 mg vitamin E.
  • Alpukat: 1 buah alpukat ukuran sedang mengandung 3,11 mg vitamin E.

Perlukan suplemen vitamin E untuk mencegah sakit?

Banyak orang sudah dapat memenuhi kebutuhan vitamin E melalui makanan saja, tetapi jika Anda dalam kondisi khusus dan membutuhkan tambahan asupan vitamin E, suplemen dapat menjadi pilihan Anda. Kebanyakan suplemen vitamin E memiliki dosis lebih dari 100 IU. Meskipun batas toleransi tertinggi konsumsi vitamin E adalah 1500 IU, namun disarankan Anda tidak mengonsumsi lebih dari 400 IU per hari. Kelebihan konsumsi vitamin E dapat menyebabkan mual, sakit kepala, lelah yang berlebihan, hingga pendarahan.

Jika Anda sedang mengonsumsi obat yang bersifat mengencerkan darah, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter Anda terlebih dahulu sebelum memutuskan mengonsumsi suplemen vitamin E. Begitu juga dengan ibu hamil dan menyusui.

BACA JUGA:

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Khasiat Mujarab Kacang Almond untuk Penderita Hipertensi

    Camilan yang gurih memang menggoda. Namun, sebaiknya mulai ganti camilan Anda dengan kacang almond, terutama untuk penderita hipertensi.

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Hipertensi, Health Centers 25/06/2020 . 5 menit baca

    Sudah Benarkah Cara Cuci Tangan Anda?

    Cuci tangan bukan sekadar gosok, bilas, dan keringkan. Ada cara cuci tangan yang baik untuk benar-benar efektif bunuh kuman.

    Ditulis oleh: Ajeng Quamila
    Hidup Sehat, Tips Sehat 22/06/2020 . 4 menit baca

    Apakah Anda Termasuk Orang yang Cukup Bersih? Cek Dulu di Sini!

    Selama ini Anda sudah mahir menjaga kebersihan diri atau belum? Ini dia tips-tips supaya tubuh selalu bersih dan bebas dari penyakit.

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
    Hidup Sehat, Tips Sehat 22/06/2020 . 5 menit baca

    7 Hal yang Paling Sering Ditanyakan Tentang Kolesterol

    Kadar kolesterol tinggi bisa menghantui siapa pun. Pelajari sekarang juga apa itu kolesterol dan semua pertanyaan seputar kolesterol yang sering diajukan.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Nutrisi, Hidup Sehat 22/06/2020 . 5 menit baca

    Direkomendasikan untuk Anda

    gejala penyakit yang diacuhkan

    8 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Anda Abaikan

    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Dipublikasikan tanggal: 03/07/2020 . 4 menit baca
    Batuk ke arah siku etika batuk

    Etika Batuk yang Benar untuk Mencegah Penularan Penyakit

    Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Fidhia Kemala
    Dipublikasikan tanggal: 02/07/2020 . 7 menit baca
    mengatasi mimpi buruk

    Sering Mimpi Buruk? Ini Cara Mengatasinya

    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Dipublikasikan tanggal: 02/07/2020 . 5 menit baca
    mitos fakta cacingan

    Mengungkap Mitos dan Fakta Seputar Masalah Cacingan

    Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Willyson Eveiro
    Dipublikasikan tanggal: 29/06/2020 . 5 menit baca