Tips Memilih Ginekolog (Dokter Kandungan) untuk Kesehatan Reproduksi Wanita

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Bukan hanya ibu hamil saja yang perlu ke ginekolog. Semua wanita wajib memeriksakan kesehatan reproduksinya secara rutin ke dokter kandungan. Namun, memilih dokter kandungan bukanlah sesuatu yang mudah untuk dilakukan. Berbagai keluhan, spesialis ahli, jarak tempat praktik, hingga karakter dari dokter itu sendiri yang beragam. Pada akhirnya, pilihan itu semua tergantung pada kebutuhan Anda. Lalu, adakah cara memilih dokter untuk masalah kandungan yang tepat? Pastinya ada. Mari simak tips berikut ini.

Tips memilih dokter kandungan

1. Cari tahu dulu, Anda butuh dokter kandungan untuk apa

Dalam memilih dokter kandungan, sebagian orang akan menghadapi tantangan sendiri. Pertama, yang harus Anda lakukan adalah mengetahui apa yang akan Anda periksakan. Apakah mengenai kehamilan, kondisi rahim, atau hanya sekedar pemeriksaan rutin kesehatan organ intim. Dari kebutuhan itu, Anda bisa diarahkan memilih dokter dengan subspesialis kandungan, sesuai kebutuhan pemeriksaan Anda.

2. Cari tahu testimoni dan rekam jejak dokter yang Anda pilih

Bila sudah tahu dan memilih dokter kandungan yang akan dikunjungi, kini saatnya Anda mencari tahu serta mengumpulkan informasi berdasarkan testimoni para pasien terdahulu. Lakukan dengan mencari melalui website tempat dokter tersebut bekerja, baca dari forum-forum internet, atau bahkan menggali info dari suster atau karyawan di rumah sakit tempat dokter tersebut praktik.

Anda juga bisa bertanya pada keluarga, kerabat, teman, yang pernah atau sedang berkonsultasi ke dokter kandungan. Biasanya, saran dan dukungan pemilihan dokter dari mulut ke mulut lebih baik hasilnya, daripada Anda menebak-nebak dalam memilih dokter kandungan. Jangan lupa, lihat juga rekam jejak bagaimana kasus yang ditangani dari dokter kandungan yang Anda pilih. Pilih berdasarkan penilaian para pasien, pendidikan yang ditempuh, serta kasus atau kesalahan medis yang mungkin pernah dilakukan.

3. Saat bertemu, pastikan Anda dan dokter punya pemahaman yang sama

Contohnya, Anda tidak ingin memiliki buah hati, Anda hanya ingin berkonsultasi mengenai alat kontrasepsi apa yang bagus serta aman. Tapi nyatanya dokter Anda menganut paham bahwa wanita harus dan wajib  memiliki keturunan, tandanya Anda sedang berada di ‘tempat’ yang salah.

Nilai hamil dan melahirkan bagi Anda dan dokter tersebut, dinyatakan berbeda. Jika sudut pandang saja sudah berbeda, bagaimana akan melakukan konsultasi atau tindakan di tahap selanjutnya. Jika dilihat kembali ke poin dua tips di atas, inilah mengapa dibutuhkan penggalian dan ulasan terlebih dahulu tentang dokter yang akan Anda pilih. Dengan begitu Anda bisa memilih dokter kandungan mana yang pas dan tepat terkait tujuan Anda berkonsultasi.

4. Sesuaikan dengan karakter dan kepuasan Anda

Memilih dokter kandungan, tak ayal hampir mirip dengan cara memilih jodoh. Anda harus bisa menyesuaikan pribadi Anda dalam mencari jawaban. Begitupun dengan pilihan karakter dokter yang tersedia.

Contoh, bila Anda suka tidak puas dengan jawaban yang singkat tepat dan padat, pilih dokter yang bisa merespon serta menjelaskan panjang lebar sederet pertanyaan Anda. Nah, sebaliknya, jika Anda cenderung tidak butuh jawaban bertele-tele, pilihlah dokter yang tegas dan tidak banyak penjelasan. Intinya, pilih sesuai kebutuhan dan jangan lupa mencocokkan dengan pribadi Anda.

5. Kemudahan dan kenyamanan saat konsultasi

Umumnya, penting untuk mencari atau memilih dokter kandungan yang terkenal dengan reputasi atau keberhasilannya dalam menangani kasus. Jangan lupa, Anda harus bisa melihat mudah atau tidaknya dokter tersebut untuk dihubungi atau sekadar mendapatkan respon. Pilih yang bersedia dihubungi melalui kontak pribadi, untuk berjaga-jaga kalau saja ada kondisi darurat menimpa Anda (biasanya untuk konsultasi kehamilan).

Selain kemudahan respon, pilih juga jenis kelamin dokter yang buat Anda nyaman. Ginekolog atau dokter kandungan, ada yang pria dan ada juga yang wanita. Ukur kenyamanan diri Anda, apakah nyaman untuk membuka atau memeriksakan bagian intim dengan pria asing, atau malah merasa risih dicek serta diperiksa oleh sesama wanita. Semua itu kembali pada kebutuhan dan kenyamanan Anda masing-masing.

Kesimpulannya

Setelah dijelaskan beberapa poin penting di atas, Anda tidak perlu gegabah memilih dokter mana yang akan Anda jadikan ahli dari kondisi tubuh Anda. Kalau merasa tidak nyaman atau tidak puas, jangan ragu untuk berganti dokter. Tapi sebelum memilih, baiknya pastikan bahwa Anda telah mengikuti poin di atas untuk memilih dokter yang pas dan tepat.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca