Nyeri di Perut Kiri Atas? Hati-hati, Mungkin Ini Akibat Pembengkakan Limpa

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Limpa adalah organ berukuran satu kepalan kecil yang terletak pada sisi kiri perut. Limpa dilindungi oleh tulang rusuk, sehingga tidak langsung terasa ketika disentuh. Organ ini berfungsi untuk melindungi tubuh dari kerusakan akibat zat asing. Normalnya, limpa memiliki berat 150 gram dan panjang sekitar 11-20 cm. Namun, infeksi atau penyakit tertentu dapat menyebabkan limpa membengkak. Pembengkakan limpa disebut sebagai splenomegali. Apa bahayanya?

Apa itu splenomegali?

Splenomegali adalah kondisi yang menyebabkan limpa membengkak secara tidak wajar. Berat limpa yang membengkak dapat mencapai 1 kg dan panjangnya melebihi 20 cm.

Limpa yang sehat berfungsi untuk menyaring dan menghancurkan sel darah yang rusak, mencegah infeksi dengan memproduksi sel darah putih, menyimpan sel darah merah dan trombosit, serta membantu proses pembekuan darah. Bila limpa bengkak, kerjanya tidak akan maksimal.

Seiring dengan makin membesarnya limpa, jumlah sel darah merah yang terangkut dalam aliran darah juga akan berkurang. Penumpukan sel darah merah dan trombosit di dalam limpa pada akhirnyaa dapat menyumbat dan merusak jaringan limpa.

Pada beberapa kasus, splenomegali dapat menyebabkan limpa pecah dan terjadi perdarahan internal yang fatal.

Apa penyebab pembengkakan limpa?

Sejumlah infeksi dan penyakit bisa menyebabkan splenomegali. Beberapa penyebab splenomegali adalah:

Pembengkakan limpa akibat kondisi-kondisi di atas bisa bersifat sementara atau bahkan permanen, tergantung dari pengobatannya.

Apa saja gejala yang muncul pada pembengkakan limpa?

Splenomegali tidak memiliki gejala yang spesifik. Namun, gejala yang paling umum muncul adalah rasa nyeri di bagian kiri atas perut, terutama ketika menarik napas dalam, dan sensasi perut kembung. Rasa nyerinya bisa menyebar hingga ke bahu kiri.

Beberapa orang yang mengalami splenomegali mungkin juga mengeluhkan cepat kenyang dan refluks asam lambung (heartburn) karena pembengkakan limpa yang menekan organ di perut.

Gejala lain yang mungkin dirasakan adalah:

  • Mudah lelah
  • Demam
  • Berkeringat pada malam hari
  • Pucat
  • Berat badan menurun, karena mudah kenyang
  • Mudah mengalami infeksi dan pendarahan

Bagaimana pembengkakan limpa didiagnosis?

Dokter biasanya melakukan pemeriksaan awal dengan meraba di area sekitar limpa untuk menentukan apakah nyeri perut Anda disebabkan oleh splenomegali. Kemudian, dokter dapat melanjutkan pemeriksaan dengan tes pencitraan seperti USG untuk memastikan kecurigaannya.

Selain dengan pemindaian USG, dokter akan merujuk Anda untuk melakukan tes darah. Tes darah dilakukan untuk mengetahui jumlah, bentuk dan komposisi darah Anda, termasuk sel darah putih, sel darah merah, dan trombosit.

Diagnosis splenomegali juga bisa dilanjutkan dengan tes fungsi hati, biopsi sumsum tulang, dan MRI untuk mengetahui seberapa lancar aliran darah dari dan menuju limpa.

Bagaimana perawatan dan pengobatan pembengkakan limpa?

Pengobatan limpa yang membengkak akan ditentukan berdasarkan akar penyebabnya. Bila disebabkan oleh infeksi bakteri, maka dokter akan meresepkan obat-obatan antibiotik. Bila disebabkan oleh kanker darah, maka pengobatan akan mencakup obat-obatan dan kemoterapi.

Pada beberapa kasus di mana pembengkakan limpa sudah menyebabkan komplikasi, maka dokter akan menyarankan Anda untuk menjalani operasi pengangkatan limpa (splenektomi). Penting untuk diingat bahwa setelah limpa anda diangkat, Anda harus mendapatkan vaksinasi lengkap. Pasalnya, orang tanpa limpa (asplenia) berisiko tinggi untuk terinfeksi pneumonia dan meningitis yang diakibatkan bakteri.

Adakah cara untuk mencegah pembengkakan limpa?

Tindakan yang dapat dilakukan di antaranya adalah menghindari konsumsi alkohol untuk mencegah sirosis dan tidak tinggal atau bepergian ke daerah endemik malaria.

Jika Anda sudah mengalami pembengkakan limpa, dianjurkan untuk tidak melakukan olahraga yang menggunakan sabuk pengaman, seperti gokart, atau olahraga yang melibatkan gerakan pukulan atau tendangan untuk menghindari pecahnya limpa.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca