Pertolongan Pertama untuk Mengobati Sengatan Lebah

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 23 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Sengatan lebah memang bisa berbahaya, bahkan menyebabkan kematian dalam beberapa kasus. Hal ini disebabkan karena sengatan lebah mengandung racun, sehingga timbul gejala kulit kemerahan, bengkak, dan rasa gatal. Walaupun begitu, sebagian besar kasus sengatan lebah hanya mengakibatkan gejala ringan.

Namun jika memang Anda tidak sengaja tersengat lebah, maka berikut adalah cara mengobati sengatan lebah pertama kali.

Mengobati sengatan lebah dengan gejala ringan

Secara umum, jika Anda hanya mengalami reaksi alergi ringan akibat sengatan lebah, Anda bisa melakukan pertolongan pertama pada diri Anda sendiri tanpa meminta bantuan orang lain. Sebab, gejala yang muncul tidak akan begitu parah. Berikut adalah cara mengobati sengatan lebah bila Anda mengalami alergi ringan:

1. Mencabut sengat lebah yang masih tertusuk di kulit

Anda bisa meraba bagian kulit yang tesengat, kemudian mencabut sengat lebah yang masih tertinggal dengan menggunakan tangan. Jangan menggunakan pinset atau menekan sengat terlalu keras, sebab racun yang masih tersisa di dalam sengat lebih bisa keluar dan membuat Anda lebih keracunan dari sebelumnya.

3. Mengatasi bengkak yang mungkin muncul

Setelah disengat lebah, biasanya kulit akan membengkak dan memerah. Jika hal ini terjadi pada Anda, sebaiknya Anda segera ambil es batu atau botol air dingin dan tempelkan hal tersebut pada bagian tubuh Anda yang bengkak.

Apabila bagian tangan atau kaki Anda yang tersengat, posisikan tangan atau kaki Anda lebih tinggi dari pada badan Anda. Kemudian, lepaskan perhiasan atau aksesoris yang dapat memperparah pembengkakan, seperti gelang atau cincin – jika sengatan terjadi pada tangan.

3. Mengobati rasa sakitnya

Anda juga dapat mengobati sengatan lebah dengan obat penghilang rasa sakit. Anda bisa menggunakannya jika Anda merasakan sakit atau nyeri pada bagian tubuh yang tersengat. Obat penghilang rasa sakit yang dapat Anda gunakan seperti ibuprofen atau acetaminophen.

Hindari penggunaan aspirin pada siapapun yang berusia di bawah 19 tahun. Sedangkan untuk mengobati rasa gatal, Anda bisa  menggunakan obat antihistamin atau mengoleskan larutan baking soda untuk mengurangi gatal.

Gejala berbahaya yang harus diamati setelah disengat lebah

Sengatan lebah juga dapat membuat seseorang mengalami anafilaktik, yaitu kondisi di mana sengatan lebah menyebabkan alergi berat. Ketika seseorang mengalami anafilaktik, maka beberapa gejala yang mungkin timbul adalah:

  • Susah untuk bernapas
  • Mengalami pembengkakan yang cukup parah di bagian muka, leher, atau bibir.
  • Merasa mual, mengalami muntah atau diare
  • Kram perut
  • Detak jantung semakin cepat
  • Pusing
  • Susah menelan

Apabila seseorang mengalami hal tersebut setelah disengat lebah, maka ia harus segera dibawa ke dokter untuk ditangani lebih lanjut. Namun sebelumnya berikut adalah cara mengobati sengatan lebah pada orang yang mengalami anafilaktik:

  • Menghubungi nomor darurat 118/119 atau memanggil ambulan dari rumah sakit terdekat.
  • Memberikan napas buatan atau memberikan CPR (Cardiopulmonary Resuscitation) apabila ia sulit bernapas. Dan tetap menemaninya hingga pertolongan medis tiba.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Ciri-ciri Infeksi Jamur di Mulut Anda

Infeksi jamur di mulut biasa disebut juga oral thrush atau kandidiasis. Simak penyebab, tanda dan gejala, serta cara pengobatannya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 30 November 2020 . Waktu baca 9 menit

Menjaga Tekanan Bola Mata Sebagai Langkah Pencegahan Glaukoma

Tekanan bola mata tinggi adalah penyebab penyakit glaukoma Apa saja langkah pencegahan tekanan bola mata tinggi agar tak kena glaukoma?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kesehatan Mata, Glaukoma 30 November 2020 . Waktu baca 6 menit

Penyebab Serangan Jantung Pada Anak Muda

Tahukan Anda bahwa banyak kasus serangan jantung terjadi pada anak muda di bawah 40 tahun, dan 25% dari mereka meninggal dalam waktu kurang dari 15 tahun?

Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Hidup Sehat, Tips Sehat 26 November 2020 . Waktu baca 5 menit

Fakta Seputar Gigi Gingsul yang Harus Anda Tahu

Banyak orang menilai gigi gingsul membuat senyuman pemiliknya bertambah manis. Berikut serba-serbi kesehatan gigi gingsul yang perlu Anda tahu.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Novita Joseph
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 25 November 2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

hamil di usia 20-an

Kelebihan dan Kekurangan Hamil di Usia 20-an

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 2 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit
tekanan darah normal berdasarkan usiaasarkan usia

Apa Perbedaan Tekanan Darah di Pagi, Siang, dan Malam Hari?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 1 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
sakit maag

Panduan Memilih Makanan yang Tepat Kalau Maag Anda Sering Kambuh

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 1 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
osteopenia adalah

Osteopenia

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 1 Desember 2020 . Waktu baca 8 menit