4 Cara Mencegah Sekaligus Mengatasi Ketombe di Alis

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 11/07/2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Tidak hanya di kepala, ketombe juga bisa terjadi di alis Anda. Selain bikin gatal, ketombe di alis juga bisa mengganggu penampilan Anda. Lantas, adakah cara efektif untuk mengatasi alis berketombe sekaligus mencegahnya datang lagi? Cari tahu jawabannya di bawah ini.

Cara mengatasi plus mencegah alis berketombe

Alis merupakan area yang sering kali berketombe setelah kulit kepala. Penyebabnya pun sama, yaitu pertumbuhan jamur malassezia di kulit kepala, produk perawatan kulit yang tidak cocok, atau masalah kesehatan seperti dermatitis seboroik, psoriasis, atau eksim.

Jika memiliki ketombe di alis, Anda perlu memastikan apa penyebabnya. Ini akan memudahkan Anda untuk mengatasi ketombe. Beberapa kiat untuk mengatasi dan mencegah ketombe di alis, antara lain:

1. Konsultasi dokter untuk tahu penyebabnya

Gejala ketombe akibat jamur berbeda dengan penyakit kulit. Masalah ini biasanya menimbulkan gejala munculnya serpihan kulit berwarna putih yang menimbulkan rasa gatal.

Sementara, psoriasis menyebabkan kulit gatal berkerak dan berwarna keperakan. Lain halnya dengan dermatitis seboroik. Penyakit ini menyebabkan kulit kemerahan, bengkak, dan berkerak.

Untuk tahu penyebab ketombe di alis lebih tepat, konsultasi ke dokter sangat dianjurkan. Pasalnya, beberapa kondisi seperti psoriasis dan dermatitis seboroik membutuhkan perawatan dokter supaya tidak bertambah parah. Jangan sekali-kali menetapkan diagnosis sendiri.

2. Pilih sampo yang sesuai

Saat rambut berketombe, Anda akan direkomendasikan dokter untuk mengganti sampo yang mengandung ketoconazole, selenium sulfide, zinc pyrithione, sodium sulfacetamide, salicylic acid, atau coal tar.

Sampo ini nyatanya juga bisa Anda gunakan untuk alis yang berketombe. Akan tetapi, Anda harus sangat berhati-hati menggunakannya. Sampo untuk rambut biasanya terlalu keras untuk kulit di sekitar alis. Jadi, Anda hanya membutuhkan sedikit saja untuk membersihkannya.

Jika masih ragu, Anda bisa mencari pembersih yang dikhususkan untuk alis, jenggot, dan kumis dengan kandungan yang sama. Ini lebih aman untuk dipilih.

Selain pilihan sampo, perhatikan juga cara pakainya. Gunakan secukupnya dan usapkan pada alis dengan lembut. Pijatlah selama 3-5 menit dan bilas hingga bersih.

3. Rajin membersihkan wajah

Jamur Malassezia penyebab alis berketombe sangat menyukai area kulit yang berminyak dan lembap. Jadi, untuk mencegah ketombe di alis, jangan biarkan wajah Anda kotor dan berminyak setelah seharian beraktivitas, misalnya, setelah selesai berolahraga.

Cara ini juga bisa digunakan ketika Anda sudah telanjur berketombe di alis. Gunakan pembersih wajah yang cocok untuk kulit Anda, bilas hingga bersih, dan keringkan dengan handuk lembut.

4. Pakai pelembap

Membersihkan wajah dan alis dengan pembersih, membuat kulit rentan kering. Jika dibiarkan, kulit yang kering bisa menyebabkan munculnya ketombe di alis, atau justru memperparah yang memang sudah berketombe.

Nah, untuk menjaga kelembapannya, Anda bisa menggunakan minyak esensial. Anda bisa memilih argan oil dan mengusapkannya pada alis.

Selain itu, krim dengan kandungan 1% hidrokortison juga bisa Anda oleskan untuk mengatasi alis yang kemerahan dan meradang akibat ketombe.

Apakah perawatan tersebut efektif?

Pada kebanyakan kasus, cara-cara yang telah disebutkan cukup ampuh. Namun, Anda tidak boleh lengah dalam menjalankan perawatannya, sebab ketombe di alis bisa kembali kambuh.

Sementara, untuk ketombe akibat masalah medis lain, tentunya Anda harus rutin cek kesehatan ke dokter. Minum obat yang diresepkan dokter tepat waktu dan sesuai dosis.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berapa Lama Efek Microblading Alis Bisa Bertahan dan Awet?

Microblading menjadi salah satu cara mempercantik alis agar rapih tapi tetap terlihat natural. Namun, microblading alis efeknya tidak permanen.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Kecantikan 21/01/2019 . Waktu baca 3 menit

Alis Gatal Karena Ada Ketombe? 4 Hal Ini Mungkin Jadi Penyebabnya

Bukan lagi hanya pada rambut dan kulit kepala saja, ketombe juga bisa hadir di alis. Lantas, apa penyebab adanya ketombe di alis?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 14/12/2018 . Waktu baca 3 menit

Sebenarnya Apa Saja Penyebab Ketombe di Rambut?

Memiliki ketombe tentu sangat menjengkelkan. Sayangnya banyak orang yang tidak tahu penyebab kemunculannya. Lantas, apa penyebab ketombe?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Tips Sehat 15/10/2018 . Waktu baca 3 menit

4 Kiat Rahasia yang Ampuh Mencegah Ketombe Balik Lagi

Sudah mencoba berbagai cara tapi ketombe masih saja datang lagi? Tenang, ikuti empat langkah jitu ini yang ampuh mencegah ketombe menyebalkan.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Hidup Sehat, Tips Sehat 13/10/2018 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

serai untuk ketombe

3 Cara Ampuh Atasi Ketombe Menggunakan Minyak Serai

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 05/12/2019 . Waktu baca 4 menit
jenggot berketombe

Jenggot Berketombe Bikin Tidak Nyaman? Atasi Dengan 4 Kiat Ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 17/03/2019 . Waktu baca 3 menit
ketombe parah

Ketombe Parah Bikin Rambut Anda Rontok, Kok Bisa?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 07/03/2019 . Waktu baca 4 menit
mengatasi alis gatal

Lakukan Beberapa Cara Ini Jika Rasa Gatal di Alis Tak Kunjung Hilang

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 16/02/2019 . Waktu baca 4 menit