Berbagai Penyebab Ketombe dan Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 8 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Ketombe bukan merupakan masalah yang sepele, karena ketombe dapat mengganggu siapa saja yang memilikinya. Penampilan rambut, baik bagi wanita maupun pria, merupakan salah-satu faktor yang penting untuk meningkatkan kepercayaan diri. Menurut mayoclinic.org, ketombe adalah kondisi kulit kepala kronis yang umum ditandai dengan pengelupasan kulit pada kulit kepala Anda. Gejala ketombe yang mudah dikenali adalah terdapat serpihan kulit mati berminyak dan berwarna putih yang gatal dan bertebaran di rambut atau bisa juga sampai berjatuhan ke bahu. Bagi beberapa orang, ketombe merupakan masalah yang sulit untuk diatasi. Namun jangan khawatir, sulit bukan berarti tidak dapat diatasi.

Penyebab munculnya ketombe

Ketombe dapat muncul akibat beberapa penyebab berikut:

  • Kulit iritasi, berminyak (dermatitis seboroik). Kondisi ini merupakan salah satu penyebab ketombe yang paling sering terjadi. Hal ini ditandai dengan kulit merah dan berminyak ditutupi oleh sisik putih atau kuning.
  • Tidak rajin keramas. Jika Anda tidak rutin membersihkan rambut Anda, minyak dan sel-sel kulit pada kulit kepala Anda akan terangkat, lalu menyebabkan ketombe.
  • Ragi seperti jamur (malassezia). Malassezia tinggal pada kulit kepala kebanyakan orang dewasa. Namun, beberapa menyebabkan kulit kepala iritasi dan menimbulkan banyak sel-sel kulit yang tumbuh. Kelebihan sel yang tersisa akan mati dan menjadi ketombe.
  • Kulit kering. Serpihan kulit kering umumnya lebih kecil dan kurang berminyak dibandingkan dengan penyebab ketombe lainnya.
  • Sensitif terhadap produk tertentu.Terkadang, sensitivitas terhadap bahan tertentu dalam produk perawatan rambut atau pewarna rambut dapat menyebabkan kulit kepala merah, gatal, dan bersisik.

Berbagai cara mengatasi ketombe

1. Menggunakan shampo antiketombe

Secara umum, membersihkan rambut sehari-hari dengan shampo yang lembut untuk mengurangi minyak dan penumpukan sel kulit kering dapat membantu masalah ketombe ringan. Namun, ketika sampo biasa gagal mengatasinya, shampo khusus antiketombe yang tersedia di seluruh toko obat mungkin akan berhasil. Namun, perlu Anda ingat bahwa tidak semua shampo ketombe itu sama, jadi Anda harus benar-benar mengetahui mana yang paling cocok untuk Anda.

Berikut ini adalah klasifikasi sampo khusus ketombe menurut kandungan obatnya:

  • Sampo pyrithione zinc 
  • Sampo berbasis tar 
  • Sampo yang mengandung asam salisilat 
  • Sampo selenium sulfida
  • Sampo ketoconazole 

Cobalah untuk menggunakan shampo ini setiap hari hingga ketombe Anda teratasi. Kemudian kurangi waktu pemakaian menjadi 2-3 kali seminggu, atau sesuai kebutuhan. Jangan lupa untuk membaca ketentuan pengguanaan pada botol sampo. Jika sampo Anda telah menunjukkan hasilnya untuk beberapa waktu, dan kemudian kehilangan efektivitasnya, maka Anda perlu memakainya bergantian dengan sampo lain.

2. Menggunakan bahan alami

Ketombe dapat dikontrol dengan mengikuti berbagai rutinitas perawatan rambut yang sehat. Anda dapat mencoba beberapa pengobatan rumah sederhana dan alami. Memang benar bahwa penanganan dengan bahan alami membutuhkan lebih banyak waktu, namun bila Anda memiliki kulit sensitif, perawatan ini sangat cocok untuk Anda karena bahan alami tidak memiliki efek samping dan efektif mengatasi masalah secara tuntas.

Berikut adalah beberapa bahan alami yang dapat mengeluarkan Anda dari masalah ketombe:

  • Aspirin. Asam salisilat yang terdapat pada aspirin dapat menjadi penanganan yang efektif untuk masalah ketombe. Anda dapat menggunakan 2 butir aspirin yang dihaluskan dan campur dengan shampo biasa, lalu diamkan selama 1-2 menit ,dan bilas.
  • Tea tree oil. Sebuah studi memperlihatkan bahwa shampo yang mengandung 5 tetes tea tree oil dapat mengobati masalah ketombe akut. Anda juga dapat mencampurkan tea tree oil pada shampo yang biasa Anda pakai.
  • Minyak kelapa. Masalah ketombe juga dapat ditangani dengan minyak kelapa. Sebelum mandi, pijat kulit kepala Anda dengan 3-5 sendok makan minyak kelapa. Anda juga dapat mencampur minyak kelapa dengan shampo.
  • Lemon. Pijat kulit kepala Anda dengan menggunakan 2 sendok makan sari lemon dan bilas dengan air. Ulangi cara ini hingga ketombe menghilang. Asam pada lemon dapat menyeimbangkan pH kulit kepala Anda sehingga dapat membantu mengatasi masalah ketombe.
  • Minyak zaitun. Hangatkan minyak zaitun, lalu pijat kulit kepala Anda dengan minyak zaitun yang telah dihangatkan. Diamkan selama 45 menit, lalu bilas dengan menggunakan shampo dan conditioner.
  • Garam. Abrasivitas garam meja dapat menggosok keluar serpihan ketombe sebelum Anda keramas. Ambil sejumput garam dan oleskan di kulit kepala Anda. Setelah itu gosok perlahan secukupnya, lalu keramas hingga bersih.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?

Yang juga perlu Anda baca

Pilihan Cara Menghilangkan Selulit yang Mengganggu

Banyak yang menyangka penyebab selulit adalah tumpukan lemak di tubuh, namun ini ternyata kurang tepat. Lalu, bagaimana cara menghilangkan selulit?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Kesehatan Kulit, Penyakit Kulit Lainnya 5 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Apa Saja Efek Samping Suntik Filler di Wajah?

Tertarik melakukan filler wajah? Ketahui terlebih dulu efek samping dan hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum melakukan perawatan wajah satu ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kesehatan, Operasi A-Z 31 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit

Mengenal Tren Operasi Rahang untuk Bikin Pipi dan Rahang Lebih Tirus

Untuk membuat pipi nampak tirus serta wajah yang kecil, banyak wanita yang melakukan operasi rahang. Seperti apa prosesnya? Apakah aman?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Novita Joseph
Penyakit Gusi dan Mulut, Gigi dan Mulut 28 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit

Tips Memilih Sabun Pembersih Muka Terbaik Sesuai Jenis Kulit

Sabun muka banyak jenisnya. Akan tetapi, Anda perlu mencari tahu pembersih wajah yang cocok dengan tipe kulit Anda. Begini penjelasannya.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Kebersihan Diri, Hidup Sehat 27 Desember 2020 . Waktu baca 8 menit



Direkomendasikan untuk Anda

brazilian blowout

Waspada Brazilian Blowout, Teknik Meluruskan Rambut dengan Formalin

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
penyebab bulu mata rontok

Tanpa Disadari, Hal-Hal Ini Bisa Menyebabkan Bulu Mata Rontok

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
masker mengecilkan pori-pori

3 Masker Alami untuk Mengecilkan Pori-pori Wajah

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 13 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
minyak jojoba untuk melawan keriput

Penuaan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 12 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit