Kenapa, Ya, Kuku Saya Tumbuh Melengkung ke Atas?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 27 Februari 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Normalnya, kuku akan tubuh lurus kedepan dengan ujung sedikit ke bawah. Namun, ada pula yang mengalami pertumbuhan kuku yang tidak biasa. Misalnya, tumbuh dan melengkung ke atas (curly toenails). Memangnya, apa penyebab kuku tumbuh ke atas dan melengkung ini? Lantas, bisakah diatasi? Simak ulasannya berikut ini.

Normalkah jika kuku tumbuh ke atas?

Kuku terbuat dari protein keratin yang juga membentuk rambut. Sel-sel protein ini saling menumpuk, tumbuh berlapis-lapis, hingga akhirnya mengeras. Jika kuku Anda sehat, maka kuku akan tumbuh kuat dan bebas masalah. Nah, biasanya kuku akan bertambah panjang dan cenderung mengarah ke bawah.

Namun ternyata, ada pula orang yang memiliki jenis kuku tumbuh ke atas jika semakin memanjang. Kondisi kuku seperti ini bukanlah kelainan, melainkan jenis kuku vertikal. Biasanya jenis kuku ini akan dimiliki oleh orang yang sering mendorong ujung kuku ke depan saat memakai sepatu atau memiliki anggota keluarga dengan jenis kuku serupa.

Namun, Anda juga perlu tahu jika jenis kuku vertikal berbeda dengan kuku melengkung ke atas. Kuku yang tumbuh melengkung (curly toenails) ini bisa menandakan adanya penyakit atau masalah kesehatan. Masalah kuku ini umumnya lebih sering ditemui pada kuku kaki dibanding kuku tangan.

Apa penyebab kuku melengkung ke atas?

Berbagai masalah medis yang menyebabkan kuku tumbuh ke atas dan melengkung ini, antara lain:

  • Onychogryphosis. Kondisi kuku ini terjadi akibat cedera atau infeksi. Dikenal juga dengan kuku tanduk karena bentuknya yang melengkung ke atas dan mengeras menyerupai tanduk domba jantan.
  • Sindrom kuku patela (NPS). Kondisi ini disebabkan oleh kelainan genetik. Selain menyebabkan bentuk kuku yang bengkok ke atas, sindrom ini juga menyebabkan kelainan tulang di lutut, siku, dan panggul.
  • Koilonychia. Kondisi ini ditandai dengan kuku tipis da rapuh yang terlihat melengkung seperti sendok. Ini biasanya terjadi pada orang yang kekurangan zat besi, memiliki penyakit celiac, jantung, hipotiroidisme, atau hemokromatosis.

Cara merawat kuku tumbuh ke atas dan bengkok

Masalah kesehatan yang menyebabkan kuku melengkung ke atas sangat beragam. Jadi, jika Anda merasa ada yang tidak beres dengan kuku Anda, segera lakukan pemeriksaan ke dokter. Dokter akan memberikan diagnosis dan pengobatan yang tepat.

Selain pengobatan ke dokter, Anda juga harus hati-hati saat merawat kuku. Kuku kaki dan tangan yang tumbuh ke atas cenderung lebih mudah patah dan rentan infeksi. Jadi, Anda mesti cermat menjaga kebersihan kuku. Jika Anda memiliki jenis kuku vertikal, beberapa hal penting yang harus Anda perhatikan, meliputi:

  • Menggunakan gunting kuku yang kuat dan tajam
  • Rajin memotong kuku supaya kuku setidaknya seminggu sekali. Tujuannya mencegah kuku tumbuh ke atas  patah dan infeksi. Potong setiap sisi kuku yang melengkung dan ratakan
  • Hindari memotong kuku saat kondisinya basah. Kuku yang basah sangat mudah rapuh sehingga berisiko rusak jika dipotong saat itu. Jadi, pastikan dahulu untuk mengeringkan kuku
  • Rajin untuk membersihkan kuku untuk menghindari pertumbuhan jamur di kuku. Cuci dengan air hangat dengan sabun, bilas hingga bersih, dan keringkan
  • Gunakan pelembap kuku jika dibutuhkan
  • Hindari kaus kaki berbahan tipis yang bisa memberikan gesekan lebih besar pada kuku saat memakai sepatu. Kemudian, pilih bahan kaus kaki yang dapat menyerap keringat dengan baik
  • Gunakan sepatu yang ukurannya pas, tidak kebesaran atau pun kekecilan
  • Jika berada di tempat yang basah, seperti kolam renang, biasakan pakai sendal jepit
  • Konsumsi makanan sehat yang menutrisi kuku Anda

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Ini Bahaya yang Mengintai di Balik Cantiknya Kuku Palsu

Kuku palsu memang mempercantik penampilan Anda. Sayangnya, ada pula bahaya yang muncul akibat pakai kuku palsu. Apa saja? Baca di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hidup Sehat, Fakta Unik 21 Juli 2019 . Waktu baca 4 menit

Warna Kuku Kaki Berubah Tanda Infeksi Jamur, Pahami Gejala Lainnya

Onikomikosis adalah infeksi jamur kuku kaki. Yuk, cari tahu mengenai penyebab, gejala, dan cara mengatasinya pada ulasan berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hidup Sehat, Fakta Unik 26 Maret 2019 . Waktu baca 4 menit

Muncul Lekukan Pada Kuku? Bisa Jadi Karena Psoriasis Kuku

Kuku bisa menjadi salah satu indikator kesehatan. Perubahan pada kuku menandakan ada yang salah dengan tubuh. Lantas, kenapa kalau tiba-tiba kuku berlekuk?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dermatologi, Health Centers 31 Desember 2018 . Waktu baca 4 menit

Yang Harus Cepat Dilakukan Ketika Kuku Lepas Atau Patah

Terbentur kaki meja atau terjepit pintu bisa membuat kuku patah sebagian, bahkan mungkin lepas seluruhnya. Bagaimana cara mengatasi kuku lepas seperti ini?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Hidup Sehat, Tips Sehat 5 November 2018 . Waktu baca 2 menit

Direkomendasikan untuk Anda

psoriasis kuku

Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasi Psoriasis pada Kuku

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 28 September 2020 . Waktu baca 7 menit
penyebab cantengan; kuku cantengan

Mengapa Kuku Bisa Cantengan dan Bagaimana Mengobatinya?

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 8 Juli 2020 . Waktu baca 5 menit
mengatasi kuku kaki kuning

4 Cara Mengatasi Kuku Kaki yang Menguning dan Mencegahnya Kambuh

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 31 Oktober 2019 . Waktu baca 4 menit
psoriasis kuku bisa disembuhkan

Apakah Psoriasis Kuku Bisa Disembuhkan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 23 Oktober 2019 . Waktu baca 3 menit