Memelihara Anjing atau Kucing Punya Manfaat Kesehatan yang Berbeda

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 10 Agustus 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Memelihara kucing atau anjing tentu menyenangkan. Selain selalu punya teman setia, hewan berbulu ini bisa membuat hari-hari di rumah jadi lebih berwarna. Bahkan, juga membuat Anda lebih aktif di rumah tak tidak sekadar bermalas-malasan.

Bagaimana tidak? Di pagi hari, Anda mungkin tidak hanya menyiapkan sarapan untuk diri sendiri, tapi juga untuk kucing atau anjing peliharaan Anda. Belum lagi Anda harus membersihkan kotoran atau kekacauan yang dibuat mereka di dalam rumah.

Kadang menyebalkan, tapi mereka juga membuat Anda jadi lebih rileks dan lebih fun ketika berada di rumah, ketimbang hanya menonton TV atau bermain komputer sendirian. Memelihara anjing atau kucing memiliki banyak manfaatnya bagi Anda, khususnya untuk kesehatan pikiran atau mental Anda, seperti yang dipaparkan di bawah ini.

  1. Lebih percaya diri

Dalam sebuah studi yang dimuat di Journal of Personality and Social Psychology, yang dikutip Hai-Online.com, orang yang memelihara hewan akan merasa lebih percaya diri dan tidak merasa kesepian. Anda juga akan memiliki kepribadian yang lebih berani dan akan lebih bersifat terbuka (extrovert) dibandingkan orang yang tidak memelihara hewan, baik kucing atau anjing.

  1. Terhindar dari depresi

Ketika Anda memelihara binatang, kucing atau anjing, sikap dan wajah mereka yang menggemaskan, perlahan akan membuat Anda rileks. Dan, apabila Anda sedang stres atau depresi, mereka bisa membuat Anda melupakan stres dan depresi itu. Malah, dalam sebuah penelitian yang dilakukan beberapa ahli dari Universitas California, Los Angeles, seseorang yang memelihara anjing atau kucing akan lebih terlindungi dari risiko depresi akibat AIDS. Depresi 3 kali lebih mungkin dilaporkan oleh penderita AIDS yang tidak memelihara binatang peliharaan, dibandingkan mereka yang memelihara hewan peliharaan.

  1. Bikin mood jadi happy

Saat mood sedang berantakan, kemudian kita melihat anjing atau kucing kesayangan edang bertingkah menggemaskan, perlahan mood kita akan jadi lebih baik. Dengan membelainya, suasana hati dan mood akan kembali happy.

Beda manfaat memelihara anjing dan kucing

Meskipun sama-sama memberikan manfaat yang sama, yaitu memberikan kebahagiaan dan memperbaiki mood agar tetap ceria, efek yang diberikan anjing dan kucing bisa berbeda. Dalam sebuah artikel di Liputan6.com dipaparkan bahwa ada dua penelitian tentang manfaat yang berbeda antara anjing dan kucing.

  • Anjing

Penulis buku Chicken Soup for the Pet Lover Soul, Marty Becker yang juga seorang dokter hewan, mengatakan rasa cinta dan kedekatan terhadap anjing berdampak pada kebahagiaan dan umur panjang pemiliknya. Menurutnya dengan hanya membelai anjing kesayangan, sudah bisa meningkatkan suasana hati.

“Setelah 1-2 menit membelai anjing, tubuh sudah mampu memproduksi hormon positif bagi tubuh, yaitu dopamin dan serotonin,” terang Becker.

Ada pula studi yang menjelaskan bahwa memiliki anjing peliharaan bisa membuat tekanan darah, kolesterol, dan risiko terkena penyakit jantung jadi lebih rendah.

  • Kucing

Sama halnya dengan anjing, kucing juga membuat kita bahagia, tapi sampai saat ini penelitiannya masih sedikit. Dalam sebuah studi, ketika merasakan bahagia saat membelai kucing, tingkat stres kita akan berkurang. Tekanan darah pemilik kucing pun akan jadi lebih rendah.

Lain lagi dengan penelitian dari University of Minnesota, yang mengungkapkan orang-orang yang tidak memelihara kucing memiliki risiko 40% terkena serangan jantung.

Bagaimana bila suka anjing atau kucing tapi alergi?

Anda mungkin suka sekali dengan binatang berkaki empat ini, baik kucing atau anjing. Tapi ternyata Anda memiliki alergi terhadap mereka. Mungkin ketika memegang anjing atau kucing, kulit Anda jadi gatal-gatal, mata Anda tiba-tiba merah, atau mendadak jadi bersin-bersin. Akan tetapi, kalau Anda memang sayang dan memutuskan untuk tetap memelihara hewan kesayangan ini, Anda bisa melakukan beberapa hal berikut, seperti yang dipaparkan WebMD.com :

  • Jangan bolehkan anjing atau kucing masuk kamar Anda atau bermain di sofa atau tempat duduk lainnya.
  • Gunakan lantai berubin atau kayu, jangan gunakan karpet.
  • Bersihkan furnitur dengan vacuum cleaner yang memiliki HEPA filter dan gunakan HEPA air purifier untuk membunuh kutu.
  • Minta tolong seseorang, teman, pasangan, atau keluarga Anda yang tidak memiliki alergi untuk membersihkan peliharaan secara teratur di luar rumah.
  • Mandikan peliharaan seminggu sekali.
  • Bicarakan dan konsultasikan dengan dokter Anda tentang penanganan dan perawatan alergi yang Anda miliki.

BACA JUGA:

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"

Yang juga perlu Anda baca

Obat Paling Ampuh untuk Menghilangkan Cacing Kremi

Ada sejumlah pilihan obat cacing kremi yang bisa Anda coba, mulai dari obat kimia atau obat dari bahan alami. Baca selengkapnya dalam artikel ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hidup Sehat, Tips Sehat 25 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Ensefalopati Uremikum, Komplikasi Gangguan Ginjal yang Menyerang Otak

Hati-hati jika punya riwayat penyakit ginjal kronis atau akut. Komplikasinya bisa merambat sampai otak, disebut dengan ensefalopati uremikum.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Urologi, Ginjal 25 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Minum Antidepresan Saat Hamil, Boleh Atau Tidak?

Obat antidepresan adalah obat yang dapat meringankan gejala depresi pada ibu hamil. Tetapi, apakah minum antidepresan saat hamil itu aman?

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 24 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Apakah Posisi Kencing Berdiri Berbahaya untuk Kesehatan?

Kencing dengan posisi berdiri kerap dilakukan pria, tapi mereka yang mengidap gangguan saluran kemih justru dilarang. Apa alasannya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Urologi, Kandung Kemih 24 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

perut panas setelah makan; perut perih setelah makan; perut mulas

Perut Panas dan Ulu Hati Sakit Setelah Makan? Begini Mengatasinya

Ditulis oleh: Priscila Stevanni
Dipublikasikan tanggal: 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit
cedera kaki pakai tongkat kruk

Begini Cara Menggunakan Tongkat Kruk yang Benar Saat Sedang Cedera Kaki

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 28 September 2020 . Waktu baca 4 menit
psoriasis kuku

Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasi Psoriasis pada Kuku

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 28 September 2020 . Waktu baca 7 menit
obat psoriasis alami

Sederet Bahan Herbal yang Berpotensi Sebagai Obat untuk Psoriasis

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 25 September 2020 . Waktu baca 9 menit