Apa Itu Fisioterapi dan Bagaimana Prosedur Perawatannya?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 20 Agustus 2018 . Waktu baca 13 menit
Bagikan sekarang

Jika Anda memiliki masalah dalam menggerakkan bagian tubuh, maka fisioterapi bisa menjadi salah satu solusinya. Fisioterapi adalah perawatan yang tak hanya dilakukan pada orang yang sakit saja tetapi bisa dilakukan oleh semua orang sebagai pencegahan kemunculan penyakit. Nama lain fisioterapi adalah terapi fisik. Ada banyak bidang fisioterapi di antaranya fisioterapi anak, fisioterapi stroke, hingga fisioterapi ortopedi. Ahli fisioterapi adalah orang yang nantinya akan menentukan program yang tepat untuk Anda sesuai kondisi dengan menggunakan bantuan alat fisioterapi yang sesuai.

Apa itu fisioterapi?

fisioterapi

Fisioterapi adalah perawatan yang dilakukan untuk membantu mengembalikan fungsi dan gerakan bagian tubuh seseorang akibat luka, sakit, atau hilangnya kemampuan tubuh.

Selain itu, terapi ini juga bisa dilakukan untuk mengurangi risiko terluka atau sakit di kemudian hari. Perawatan ini berupa gerakan, latihan, terapi manual, edukasi dan saran. Semua kalangan dari berbagai umur bisa mengikuti terapi ini. Perawatan akan dipandu oleh seorang terapis yang membantu pasien untuk mengatasi rasa sakit.

Fisioterapi adalah terapi yang dilakukan berdasarkan ilmu pengetahuan dan pendekatan ‘keseluruhan’ terhadap kesehatan dan kesejahteraan, termasuk gaya hidup pasien secara umum.

Tak hanya itu, Anda bisa melakukan terapi ini untuk mengelola kondisi medis jangka panjang seperti asma, bahkan bisa dilakukan bagi Anda yang sedang mempersiapkan persalinan.

Jenis perawatan dalam fisioterapi

Fisioterapi adalah terapi yang dilakukan dengan menggunakan berbagai jenis perawatan. Berikut berbagai perawatan yang umumnya digunakan, di antaranya:

Terapi manual

Terapi manual adalah teknik yang digunakan oleh ahli terapi fisik untuk melenturkan sendi dengan memijatnya langsung menggunakan tangan.

Stimulasi saraf transkutan listrik

Terapi ini dilakukan dengan menggunakan perangkat kecil yang digerakkan oleh baterai yang digunakan untuk mengirim arus tingkat rendah melalui elektroda yang ditaruh di permukaan kulit.

Alat fisioterapi yang satu ini bermanfaat untuk meredakan rasa sakit di berbagai bagian tubuh.

Terapi magnetik

Terapi yang satu ini dilakukan dengan menggunakan elektromagnet dengan berbagai jenis dan ukuran. Sama seperti stimulasi saraf transkutan listrik, alat fisioterapi ini bermanfaat untuk mengurangi rasa sakit yang menyerang.

Taping

Taping adalah alat fisioterapi berupa plester elastis yang dimaksudkan untuk menyembuhkan secara alami bagian tubuh yang cedera. Caranya dengan menyangga dan menstabilkan otot serta sendi tanpa membatasi geraknya.

Alat yang diberi nama kinesio taping ini dipercaya mampu meningkatkan sirkulasi, mempercepat pemulihan cedera, meringankan rasa sakit, hingga membantu mengatasi peradangan di dalam kulit.

Diathermy

Diathermy merupakan jenis terapi dengan menggunakan panas yang dialirkan melalui arus elektromagnetik berfrekuensi tinggi untuk menyembuhkan berbagai kondisi.

Ultrasound dan phonoperesis

Ultrasound terapeutik membantu menurunkan peradangan dengan mendorong panas ke daerah yang cedera sehingga menyembuhkan kejang otot, meningkatkan metabolisme, dan meningkatkan aliran darah ke jaringan yang rusak.

Sementara phonoporesis adalah teknik yang memanfaatkan gelombang ultrasonik untuk membantu penyerapan obat oles secara maksimal.

Berbagai bidang fisioterapi berdasar sasaran pengobatannya

Fisioterapi adalah jenis perawatan yang memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan. Beda sasaran pengobatan beda pula manfaatnya. Dari sekian banyak kondisi yang bisa diatasi dengan terapi fisik, berikut tiga di antaranya:

Fisioterapi anak

anak main sendiri

Fisioterapi anak bertujuan untuk membantu mengobati anak dan remaja dengan berbagai masalah pada kesehatan fisiknya. Selain itu, terapi ini juga dilakukan untuk membantu memberikan dukungan pada keluarga dan orangtua yang memiliki anak dengan berbagai masalah fisik.

Biasanya, terapi ini dilakukan pada anak-anak yang memiliki kesulitan menggerakkan bagian tubuh, sehingga bisa memaksimalkan perkembangan fisik, aktivitas, dan kemampuan untuk bermain serta bersosialisasi.

Terapi fisik ini juga dilakukan untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan yang menghambat gerak tubuh seperti:

Cerebral palsy

Cerebral palsy adalah sekelompok kondisi yang memengaruhi otot dan juga saraf. Penyakit ini bukan bawaan lahir tetapi berkembang dan dimulai dari sejak bayi lahir.

Berbagai gejala cerebral palsy seperti lengan dan kaki bergerak tidak normal, terlambat bicara dan berjalan, sulit makan, bentuk otot yang buruk di usia awal kehidupan sehingga membuat postur tubuh juga abnormal, koordinasi gerak yang buruk, tubuh kaku, dan kejang otot. Melakukan fisioterapi anak bisa menjadi salah satu solusi untuk mengatasi masalah kesehatan yang satu ini.

Global development delay

Global development delay (GDD) adalah keterlambatan perkembangan anak dari segi emosional, mental, dan juga fisik. Biasanya, anak dengan GDD mengalami masalah dalam pengetahuan bahasa dan cara pengucapan, penglihatan, keterampilan gerak, keterampilan sosial dan emosional, serta kemampuan berpikir. Melalui fisioterapi anak, GDD bisa diatasi untuk meningkatkan perkembangannya.

Developmental co-ordination disorder (DCD)

Developmental co-ordination disorder (DCD) atau yang disebut juga dengan dyspraxia adalah adalah kondisi yang memengaruhi koordinasi fisik anak yang membuat gerakannya tidak seperti gerakan anak pada umumnya dan terkesan kaku.

Dikutip dari NHS, kondisi ini biasanya tiga atau empat kali lebih sering terjadi pada anak laki-laki dibandingkan dengan perempuan. Sama seperti global development delay, masalah kesehatan fisik yang satu ini juga bisa diatasi dengan menggunakan fisioterapi anak.

Kelainan neuromuskular

Fisioterapi anak bisa dilakukan untuk mengatasi kelainan neuromuskular. Kondisi ini ditandai dengan ketidakmampuan saraf dan otot untuk bekerja sebagaimana mestinya.

Gangguan ini biasanya memengaruhi saraf terutama yang terletak di luar otak dan sumsum tulang belakang. Selain itu, kondisi juga memengaruhi otot rangka seperti di batang tubuh, lengan, dan kaki.

Biasanya, kelainan neuromuskular merupakan penyakit bawaan yang dibawa sejak lahir. Selain itu, riwayat genetik dikeluarga yang memiliki kondisi serupa juga meningkatkan risiko masalah kesehatan yang satu ini.

Acquired brain injuiry (ABI)

Acquired brain injury adalah kondisi untuk menggambarkan semua jenis cedera otak yang terjadi setelah lahir. Biasanya otak akan mengalami cedera sebagai akibat dari cedera otak traumatis, benturan, tumor otak, hingga infeksi dan penyakit tertentu.

ABI pada anak bisa menyebabkan epilepsi, gangguan penglihatan, sentuhan, dan penciuman, gangguan kemampuan fisik seperti tremor dan lemah otot, hingga gangguan kemampuan komunikasi seperti terlambat bicara. Fisioterapi anak dapat membantu mengatasi masalah yang berhubungan dengan masalah fisik.

Down’s Syndrome

Down syndrome adalah kondisi genetik yang menyebabkan gangguan belajar pada anak dan kelainan fisik tertentu, seperti kepala berukuran kecil, berat dan tinggi badan yang lebih rendah dibanding rata-rata, otot kurang terbentuk dengan sempurna, dan fitur wajah yang datar.

Kondisi ini akan berlangsung seumur hidup. Akan tetapi, dengan perawatan yang tepat, anak down syndrome dapat tumbuh dengan sehat bahkan melakukan berbagai hal produktif seperti orang sehat lainnya. Salah satu perawatan yang bisa Anda coba terapkan ialah fisioterapi anak.

Program fisioterapi anak biasanya dimasukkan ke dalam aktivitas hariannya. Terapis juga akan memberikan pengetahuan sederhana dan pelatihan untuk keluarga agar dapat membantu serta mendorong anak untuk berlatih program fisioterapi yang telah dibuat.

Fisioterapi neurologis

perubahan emosional dan perilaku setelah stroke

Terapi fisik neurologis dilakukan untuk orang-orang yang memiliki gangguan neurologis atau saraf. Misalnya penyakit Alzheimer, parkinson, cedera tulang belakang, dan juga stroke. Salah satu penyakit yang banyak menggunakan terapi ini ialah stroke.

Fisioterapi stroke akan dilakukan setelah serangan stroke. Biasanya, stroke menyebabkan kerusakan otak. Akibatnya, Anda akan mengalami kelemahan atau kelumpuhan di salah satu sisi tubuh dan kesulitan menggerakkan tubuh sehingga menghambat aktivitas harian.

Fisioterapi stroke dapat membantu Anda untuk mendapatkan kembali kekuatan dan kemampuan untuk menggerakkan tubuh. Neurofisioterapi adalah spesialisasi terapi fisik yang disebabkan oleh kerusakan pada otak dan sistem saraf seperti pada stroke. Terapis ahli akan membantu membuatkan program terapi yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda.

Umumnya fisioterapi stroke dilakukan untuk menjaga kondisi kesehatan pascaserangan dan menghindari komplikasi yang bisa memperlambat proses pemulihan. Dalam program fisioterapi stroke, terapis juga akan memberi tahu Anda bagaimana posisi yang tepat untuk berbaring dan juga cara duduk yang aman. Selain itu, terapis akan membantu memotivasi Anda untuk terlibat aktif dan mempelajari gerakan-gerakan normal tubuh dalam setiap sesi fisioterapi stroke.

Biasanya, terapis juga akan menentukan alat fisioterapi apa saja yang sekiranya diperlukan. Umumnya, untuk fisioterapi stroke terapis membutuhkan alat fisioterapi seperti kursi roda, alat bantu jalan seperti walker dan juga tongkat.

Fisioterapi stroke bisa dimulai 24 jam setelah serangan. Di waktu tersebut, Anda akan didorong dan dimotivasi untuk dapat bangun dan bergerak semampunya. Untuk kasus stroke yang ringan, fisioterapi stroke biasanya fokus pada pencegahan komplikasi dan kemampuan Anda untuk bergerak dan aktif kembali.

Namun, seiring berjalannya waktu, fisioterapi stroke akan membantu Anda menjadi lebih mandiri dan melakukan berbagai hal lainnya lebih dari sekadar menggerakkan anggota tubuh.

Fisioterapi ortopedi

cedera paha

Terapi fisik ortopedi membantu mendiagnosis, mengendalikan, dan mengobati gangguan serta cedera pada sistem muskuloskeletal. Selain itu, terapi fisik ini juga membantu proses penyembuhan setelah operasi ortopedi (tulang). Umumnya, ahli terapi ortopedi dilatih untuk melakukan pengobatan sendi pascaoperasi, cedera olahraga, radang sendi, dan cedera lainnya.

Stimulasi listrik adalah salah satu alat fisioterapi yang sering digunakan untuk mempercepat pemulihan pasien. Beberapa terapi yang biasanya dilakukan juga adalah terapi panas, terapi dingin, dan latihan kekuatan.

Umumnya cedera khas yang ditangani oleh ahli terapi ortopedi seperti fraktur, terkilir, dan peradangan pada tendon. Umumnya, ahli terapi fisik ortopedi  akan merekomendasikan berbagai latihan yang tepat sesuai kondisi.

Selain itu, alat fisioterapi yang dibutuhkan juga akan disesuaikan dengan kondisi tubuh Anda. Alat fisioterapi yang digunakan di awal terapi biasanya akan berbeda seiring dengan perkembangan kondisi.

Kapan fisioterapi perlu dilakukan?

cedera sakit lutut

Fisioterapi adalah terapi yang bisa dilakukan untuk mencegah penyakit karena dapat meningkatkan aktivitas fisik Anda. Selain itu, terapi ini juga membantu masalah kesehatan yang menyerang seperti:

  • Tulang, sendi, dan jaringan halus – seperti sakit punggung, sakit leher, sakit pundak dan cedera
  • Sistem saraf atau otak – seperti permasalahan pada gerakan yang mengakibatkan stroke, multiple sclerosis, atau Parkinson
  • Jantung dan sirkulasi – permasalahan yang perlu disembuhkan setelah terkena serangan jantung
  • Paru-paru – penyakit paru obstruktif kronik (COPD) dan cystic fibrosis

Biasanya, dokter akan merekomendasikan kapan Anda perlu melakukan terapi fisik sebagai perawatan tambahan yang diberikan untuk membantu memulihkan kondisi.

Siapa yang bisa memandu terapi fisik?

terapi fisik dada
Sumber: Advantage Health

Fisioterapi adalah perawatan yang membutuhkan terapis khusus dan tidak bisa dilakukan sembarangan. Seorang terapis yang disebut dengan fisioterapis wajib sudah berpengalaman dan terlatih.

Sehingga, ahli fisioterapi adalah orang yang benar-benar paham dan telah dibekali dengan ilmu terapi fisik. Biasanya terapi ini dilakukan oleh seseorang yang merupakan bagian dari tim multidisiplin berbagai bidang kesehatan seperti yang bekerja di:

  • Rumah sakit
  • Komunitas yang berasal dari pusat  kesehatan dan klinik
  • Bidang operasi atau ahli bedah
  • Bidang olahraga

Tak hanya di rumah sakit atau klinik, Anda juga bisa meminta terapis untuk datang ke rumah. Biasanya, terapis juga akan mempersiapkan atau meminta Anda menyediakan alat fisioterapi yang dibutuhkan dalam setiap pertemuannya.

Berbagai prosedur perawatan yang dilakukan ahli terapi fisik

terapi untuk penyandang cacat

Fisioterapis harus fokus pada tubuh secara menyeluruh dibandingkan dari satu aspek sakit yang sedang dialami pasien pada saat itu saja. Intinya, ketika pasien ingin menjalani pengobatan ini, fisioterapis juga melibatkan diri dalam perawatan yang meliputi hal-hal edukasi, kesadaran, memberdayakan dan mendorong partisipasi pasien selama perawatan. Berikut prosedur perawatan terapi fisik yang biasa dilakukan.

1. Edukasi dan saran

Ahli terapi fisik akan memberikan saran secara keseluruhan tentang hal-hal yang dapat berpengaruh pada keseharian Anda, seperti melakukan olahraga rutin dan mengatur berat badan yang sehat sesuai tinggi dan bentuk tubuh.

Saran-saran yang diberikan bertujuan untuk mengubah gaya hidup Anda. Selain itu, saran yang diberikan juga bisa berupa hal-hal spesifik yang dapat diaplikasikan setiap harinya untuk menjaga Anda dan mengurangi risiko nyeri dan cedera. Misalnya, ketika Anda mengalami sakit punggung, Anda akan diberi tahu postur tubuh yang benar, membawa serta mengangkat benda dengan benar, menghindari gerakan memutar yang buruk, meregang berlebihan, atau berdiri terlalu lama.

2. Gerakan dan latihan

Gerakan yang diberikan biasanya telah disesuaikan dengan saran latihan dan aktivitas fisik sesuai kondisi Anda. Selain itu, latihan direkomendasikan untuk meningkatkan kesehatan dan mobilitas Anda secara keseluruhan. Fisioterapis biasanya merekomendasikan gerakan dan latihan untuk membantu meningkatkan mobilitas dan fungsi, seperti:

  • Latihan yang dirancang untuk mengubah gerakan dan kekuatan pada bagian tubuh tertentu – hal ini sebaiknya dilakukan secara rutin dan berulang dengan waktu yang telah diatur.
  • Aktivitas yang melibatkan gerakan keseluruhan tubuh seperti berenang dan berjalan – aktivitas ini dapat membantu penyembuhan pascaoperasi atau cedera yang mempengaruhi mobilitas Anda.
  • Latihan di air hangat dan dangkal – air dipercaya dapat membuat otot dan sendi rileks. Air juga dapat memberikan perlawanan untuk membantu menguatkan Anda secara bertahap.
  • Saran dan latihan membantu Anda meningkatkan akivitas fisik – saran akan diberikan untuk kepentingan dalam membuat Anda tetap aktif dengan cara yang aman.
  • Alat fisioterapi untuk membantu mobilitas, seperti kruk atau tongkat, juga disediakan untuk membantu pergerakan Anda.

3. Terapi manual

Terapi manual dilakukan untuk memperkuat bagian-bagian tertentu tubuh Anda. Pada latihan gerakan ini, fisioterapis akan menggunakan tangan untuk membantu meringankan nyeri serta kaku, dan mendorong kemampuan gerak tubuh Anda menjadi lebih baik. Terapi ini juga dapat membantu:

  • Meningkatkan sirkulasi darah
  • Mengurangi rasa sakit dan kekakuan otot-otot tubuh
  • Mengeluarkan cairan lebih efisien dari beberapa bagian tubuh
  • Meningkatkan pergerakan pada bagian tubuh

Teknik yang digunakan dapat berupa pijat. Contoh manfaat yang didapat dari pijat adalah meningkatkan kualitas hidup beberapa orang yang mengalami kondisi serius jangka panjang dengan cara mengurangi level kecemasan dan kualitas tidur.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

8 Penyebab Leher Anda Sering Terasa Pegal

Pegal di leher sesekali saja memang wajar. Tapi jika sering terjadi dan tidak ditangani, ini bisa memicu masalah kesehatan yang lebih serius, lho!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hidup Sehat, Tips Sehat 1 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Infeksi Kandung Kemih

Infeksi kandung kemih adalah penyakit akibat serangan bakteri pada organ yang menampung urine. Pelajari gejala, penyebab, dan pengobatannya di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Urologi, Kandung Kemih 6 Agustus 2020 . Waktu baca 10 menit

Ini yang Terjadi Pada Tubuh dan Pikiran Saat Kita Sedang Koma

Pernahkah Anda terbayang seperti apa rasanya koma? Anda juga mungkin penasaran, sebenarnya pasien koma masih sadar tidak? Yuk, cari tahu lebih jauh di sini.

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 14 Juli 2020 . Waktu baca 4 menit

Mengenal Rehabilitasi Medik dan Berbagai Terapi di Dalamnya

Rehabilitasi medik adalah rangkaian terapi untuk memulihkan fungsi tubuh yang menurun akibat kondisi atau penyakit tertentu. Ini jenis-jenis dan prosesnya.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hidup Sehat, Tips Sehat 15 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

3 Jenis Obat Keseleo di Apotek dan Perawatannya di Rumah

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 19 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit
kram otot

Kenali Penyebab yang Mungkin Membuat Anda Mengalami Kram Otot

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 19 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit
obat pereda nyeri otot

Obat Nyeri Otot: Mulai dari Obat Resep Dokter Hingga Obat Herbal

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 17 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit
osteoporosis

Osteoporosis

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 23 September 2020 . Waktu baca 10 menit