Apakah Kinesio Tape Ampuh Mengatasi Cedera Olahraga?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 19 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Kalau Anda pernah menyaksikan pertandingan olahraga dan melihat atletnya berlarian dengan plester warna-warni yang menempel di tubuh, Anda mungkin bertanya-tanya apa fungsinya plester itu.

Misalnya saja bintang sepak bola seperti Cristiano Ronaldo atau Robin van Persie yang kerap terlihat memakai alat ini saat berlaga. Alat ini lumrahnya dipakai di bagian paha, meski tidak menutup kemungkinan juga dipakai di bagian-bagian tubuh lain.

Benda yang juga mirip koyo tersebut adalah kinesiology tape atau bisa disebut juga kinesio tape. Sebenarnya, apa manfaat kinesio tape untuk para atlet ini?

Sekilas tentang kinesio tape

Metode kinesio taping awalnya dikembangkan oleh Dr. Kenzo Kase di Jepang pada tahun 1970-an untuk menyembuhkan jaringan atau otot tubuh seorang atlet yang mengalami trauma atau cedera saat berolahraga.

Sayangnya, temuan awal Dr. Kaze ini diketahui ternyata justru mengurangi serangkaian gerak tubuh atlet, tidak mendukung fascia (bagian otot), bahkan pada keadaan tertentu justru menghambat proses penyembuhan jaringan tubuh yang mengalami trauma.

Oleh karena itu, Dr. Kaze terus menyempurnakan kinesio tape sebagai alat perekat elastis yang juga memiliki kemampuan sirkulasi udara yang baik saat digunakan. Alat yang sudah disempurnakan ini akhirnya pertama kali dikenal masyarakat dunia ketika mulai digunakan pada Olimpiade Seoul 1988. Sejak itulah, kinesio tape makin populer untuk digunakan

Cara kerja dan manfaat kinesio tape

Kinesio tape dipercaya mampu mengembalikan sistem neuromuscular seperti sedia kala, meringankan rasa sakit saat berolahraga, mempercepat pemulihan cedera pada lokasi persendian, hingga mengatasi peradangan bawah kulit.

Selain memiliki manfaat yang mengaggumkan, kinesio tape ini juga menyuguhkan kenyamanan untuk digunakan. Terbuat dari 100 persen katun dan kombinasi bahan latex free, kinesio tape mempu membuat gerak Anda lebih fleksibel.

Keunggulan lain dari kinesio tape ini adalah kemampuannya merekat dengan baik, walaupun dalam keadaan basah karena keringat ataupun olahraga air. Dengan begitu alat ini dapat digunakan pada berbagai bidang olahraga.

Pro kontra manfaat kinesio tape

Banyak ahli kesehatan yang meragukan manfaat kinesio tape karena kurangnya bukti ilmiah yang bisa membuktikan bahwa alat ini mampu mengatasi cedera. Menurut John Brewer, kepala olahraga University of Bedfordshire di Inggris, kinesio tape hanya memiliki efek placebo. Para atlet yang memakainya merasa lebih baik karena percaya bahwa kinesio tape membuatnya lebih baik. Manfaat kinesio masih belum dapat dipastikan oleh dunia medis. Meski begitu, tidak ditemukan risiko dalam penggunaannya.

Cara yang tepat pakai kinesio tape agar efektif

Pertama-tama, bersihkan dulu kulit di area yang bermasalah dengan air bersih. Lepaskan kertas perekat kinesio dan tempelkan pada kulit. Untuk Anda yang pemakai baru, maka usahakan kondisi kulit tidak dalam kondisi iritasi.

Untuk atlet profesional, pemakaian alat ini sendiri umumnya diletakkan pada bagian tubuh yang jadi tumpuan tenaga Anda. Sesuai dengan jenis olahraga yang dimainkan.

Lebih jelasnya, berikut akan dijelaskan langkah pemakaian kinesio tape yang tepat.

  1. Sebelum kinesio tape ditempel, maka pastikan kulit Anda harus bersih dari minyak atau air.
  2. Pastikan Anda telah memakai kinesio taping 1 jam sebelum melakukan aktivitas olahraga, mandi, ataupun aktivitas lain yang menyebabkan keringat dan berdekatan dengan air. Hal ini dimaksudkan agar plester tersebut lengket dengan tepat di kulit Anda.
  3. Kamu mesti hindari pemakaian yang terlalu ketat agar tidak terkena iritasi di kulit.
  4. Setelah plester terpasang pada bagian tubuh yang sakit, kinesio insulation harus terus menerus diusap dengan tangan agar lem bisa lengket dengan benar. Jangan memakai alat yang lain, seperti hairdryer.
  5. Plaster alat ini dapat digunakan selama kurang lebih tiga hingga lima hari.

Normal Kah Detak Jantung Anda?

Kalkulator detak jantung kami bisa memperkirakan berapa target detak jantung saat olahraga yang perlu Anda capai.

Coba Hitung!
active

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

7 Olahraga untuk Membantu Menambah Tinggi Badan

Usia remaja belum terlambat untuk menambah tinggi badan lewat berbagai cara, terutama asupan nutrisi dan olahraga berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Olahraga Lainnya, Kebugaran 18 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Panduan Olahraga untuk Mantan Penderita Kanker

Tidak hanya bermanfaat bagi orang yang sehat, olahraga juga harus dilakukan oleh mantan penderita kanker. Apa saja manfaatnya? Olahraga apa yang dianjurkan?

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kebugaran 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Yuk, Ketahui Manfaat dan Gerakan Senam Jantung Sehat

Ingin jantung selalu sehat? Cobalah untuk mencoba senam jantung sehat. Yuk, lihat manfaat sekaligus panduan gerakan-gerakannya berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Penyakit Jantung, Kesehatan Jantung 13 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Olahraga Pagi atau Olahraga Malam, Mana yang Lebih Baik?

Ada yang suka berolahraga setelah bangun pagi, ada juga yang lebih senang olahraga pulang kantor. Sebetulnya, lebih baik olahraga pagi atau malam?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Satria Perdana
Olahraga Lainnya, Kebugaran 13 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

gerakan olahraga melatih kelenturan tubuh

10 Gerakan Olahraga Untuk Meraih Kelenturan Tubuh

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 27 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit
darah beku di kuku

Hematoma Subungual (Kuku Hitam)

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 23 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
tips lari untuk penderita rematik

6 Kesalahan Saat Olahraga Lari yang Wajib Dihindari

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
minum kopi sebelum olahraga

3 Manfaat yang Bisa Didapat dari Minum Kopi Sebelum Olahraga

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit