Sauna sudah sejak beribu-ribu tahun lalu dimanfaatkan sebagai cara alami melancarkan peredaran darah, relaksasi tubuh, dan meredakan nyeri. Namun, hati-hati. Terlalu lama bersauna malah dapat berdampak negatif buat kesehatan.  Apa saja risiko efek samping sauna yang paling mungkin terjadi?

Efek samping sauna yang dapat berbahaya

Meski menawarkan banyak manfaat kesehatan, sauna ternyata memiliki risiko yang tak boleh disepelekan. Apalagi jika terlalu lama dilakukan. Satu kali sesi sauna yang ideal tidak boleh lebih dari 8-10 menit.

Lebih lama dari itu, berikut efek samping yang mungkin bisa terjadi:

1. Dehidrasi

penyebab dehidrasi

Efek samping sauna yang paling sering terjadi adalah dehidrasi. Terlalu lama mandi sauna dapat meningkatkan risiko dehidrasi akibat tubuh kehilangan banyak cairan karena berkeringat deras.

Jika setelahnya Anda malah merasa lemas dan tak bertenaga, mungkin Anda mengalami dehidrasi karena terlalu lama. Dehidrasi dapat menyebabkan efek samping serius seperti tekanan darah rendah dan kehilangan kesadaran (pingsan). Orang dengan kondisi tertentu, seperti riwayat penyakit ginjal, mungkin berisiko lebih tinggi mengalami dehidrasi.

Nah, cara terbaik untuk menghindari dehidrasi kronis adalah dengan mengakhiri sesi mandi sauna dan segera minum air putih untuk mengisi ulang cairan tubuh Anda.

2. Suhu tubuh meningkat

suhu tubuh manusia

Berkeringat adalah cara alami untuk mendinginkan tubuh. Namun dalam lingkungan bersuhu panas ekstrem seperti ruangan sauna, sistem pendinginan tubuh ini bisa tidak bekerja optimal sehingga suhu inti tubuh Anda mungkin akan melonjak naik ke tingkat yang berbahaya.

Dalam istilah medis, kondisi ini disebut dengan overheating. Overheating akan membuat Anda merasa kepanasan hebat, tak hanya di luar tubuh tapi juga dari dalam.

Kondisi ini dapat semakin parah jika sebelum melakukan sauna Anda mengonsumsi alkohol secara berlebihan.

3. Mengurangi jumlah sperma

mitos tentang sperma pria

Studi menunjukkan bahwa ketika suhu panas dalam ruangan sauna dapat ikut memanaskan testis sehingga menyebabkan penurunan jumlah dan kualitas sperma.

Dilakukan sesekali dan berjarak cukup jauh, sauna mungkin tidak akan langsung menyebabkan sperma mati. Namun bagi pria yang memang punya sperma sedikit, mungkin perlu menghindari sauna untuk sementara terutama jika ia dan pasangan sedang berencana hamil. Apalagi berlama-lama mandi sauna.

Meski begitu sampai saat ini belum ada bukti bahwa sauna bisa menyebabka pria tidak subur atau mandul.

4. Tekanan darah menurun

menurunkan tekanan darah

Kenaikan suhu tubuh secara drastis ternyata juga memengaruhi kerja jantung dan pembuluh darah Anda. Suhu tubuh yang tinggi menyebabkan denyut jantung meningkat sehingga pembuluh darah jantung melebar, dan akhirnya menurunkan tekanan darah.

Oleh karena itu, sauna tidak dianjurkan bagi orang-orang yang memiliki riwayat penyakit jantung tertentu. Pasien dengan tekanan darah yang tidak terkendali, ritme jantung yang tidak normal, angina tidak stabil, gagal jantung kronis, atau penyakit katup jantung, ada baiknya untuk berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu sebelum mandi sauna.

Hal-hal yang wajib diperhatikan saat mandi sauna

manfaat sauna adalah

Agar Anda terhindar dari efek samping sauna yang merugikan kesehatan, berikut beberapa panduan aman yang perlu Anda perhatikan:

  • Hindari mandi sauna terlalu lama. Pastikan Anda tidak mandi uap lebih dari 30 menit.
  • Hindari minum alkohol. Sebelum memutuskan untuk mandi sauna, ada baiknya Anda menghindari minum minuman beralkohol karena hal tersebut justru dapat membuat tubuh Anda panas dan rentan mengalami dehidrasi.
  • Perbanyak asupan cairan. Agar terhindar dari risiko dehidrasi, maka Anda harus memenuhi asupan cairan dengan banyak minum air putih sebelum dan sesudah mandi sauna.
  • Perhatikan kondisi kesehatan Anda. Apabila saat melakukan sauna tiba-tiba Anda merasa tidak enak badan, ada baiknya segera sudahi kegiatan ini untuk sementara waktu atau samapai kondisi Anda benar-benar membaik.
  • Konsultasi ke dokter. Seperti yang sudah dijelaskan di atas, ada beberapa kondisi yang membuat Anda lebih rentan terkena efek samping sauna. Jadi, apabila Anda memiliki riwayat penyakit jantung kronis dan tekanan darah yang tak terkendali, maka silakan berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu guna memastikan keamanannya bagi Anda.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca