backup og meta
Kategori
Cek Kondisi

1

Tanya Dokter
Simpan

7 Manfaat Sauna untuk Kesehatan, Bukan Cuma Bikin Berkeringat

Ditinjau secara medis oleh dr. Andreas Wilson Setiawan · General Practitioner · None


Ditulis oleh Annisa Nur Indah Setiawati · Tanggal diperbarui 27/09/2023

7 Manfaat Sauna untuk Kesehatan, Bukan Cuma Bikin Berkeringat

Sauna sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu dan hingga hari ini masih tetap populer. Tak hanya sekadar membuat Anda berkeringat, berbagai penelitian ternyata menemukan bahwa manfaat sauna alias mandi uap dapat mendukung kesehatan tubuh.

Manfaat sauna berdasarkan penelitian

Sauna adalah sebuah ruangan untuk mandi uap yang dipanaskan dengan suhu tinggi di antara 70 – 100 ºCelsius. Berkat suhu yang tinggi ini, mandi uap dapat menaikkan suhu tubuh Anda hingga mencapai 40º Celsius.

Suhu tubuh yang meningkat menyebabkan pembuluh darah melebar, sirkulasi darah mengalir lancar, dan keringat keluar lebih banyak sehingga Anda pun menjadi lebih rileks.

Secara umum, mandi dry sauna secara rutin bisa menjadi metode pengobatan alternatif untuk menurunkan tekanan darah, menurunkan kadar LDL (kolesterol jahat), mengurangi stres, serta mampu meningkatkan toleransi rasa nyeri.

Anda bisa mendapatkan berbagai manfaat sauna untuk tubuh tersebut karena sauna bekerja dengan cara berikut.

1. Menurunkan tekanan darah

Lisinopril adalah obat

Penelitian yang dipublikasikan dalamJournal Of Human Hypertension menunjukkan bahwa mandi uap selama 30 menit dapat membantu menurunkan tekanan darah sistolik (angka atas) dan tekanan darah diastolik (angka bawah).

Tak hanya itu, para peserta yang dilibatkan dalam penelitian juga diketahui memiliki tekanan darah sistolik yang cenderung tetap rendah selama 30 menit setelah mandi uap.

Hal ini terjadi karena suhu panas yang dihasilkan ketika mandi uap dapat membantu melebarkan pembuluh darah sehingga memperlancar sirkulasi darah.

Perhatian!

Jika Anda ingin mendapatkan manfaat sauna satu ini, ada baiknya untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Pasalnya, mandi uap tidak disarankan untuk orang yang memiliki riwayat tekanan darah tinggi dan penyakit jantung.

2. Meredakan nyeri

Selain membantu menurunkan tekanan darah, sirkulasi darah yang lancar karena mandi uap juga dapat mengurangi rasa nyeri pada tubuh.

Hal ini mengacu pada sebuah studi tahun 2018 yang diterbitkan dalam jurnal Evidence-Based Complementary And Alternative Medicine.

Berdasarkan penelitian tersebut, mandi sauna dapat membantu meredakan nyeri dan meringankan gejala sakit kepala tegang yang kronis.

Meski dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk memastikan manfaat sauna satu ini, para peneliti percaya mandi uap mengurangi berbagai nyeri kronis, termasuk nyeri otot dan sendi.

3. Mempercepat pemulihan tubuh setelah olahraga

Sebuah penelitian terbitan jurnal Springerplus menjelaskan mandi uap dengan menggunakan teknik tradisional ataupun inframerah dapat mempercepat pemulihan tubuh setelah olahraga.

Pasalnya, mandi uap membantu memperbaiki otot yang cedera, mengurangi ketegangan otot, dan merelaksasi otot setelah olahraga intensif.

Sauna juga dapat memperlebar pembuluh darah dan meningkatkan sirkulasi darah, sehingga meningkatkan pasokan oksigen dan nutrisi ke otot-otot yang bekerja keras selama olahraga.

4. Meredakan stres

beda sauna dan steam

Meskipun tidak benar-benar menghilangkan stres, mandi uap bisa jadi salah satu tempat menepi untuk menenangkan diri.

Suhu ruang yang hangat dan suasana tenang dapat membuat Anda lebih rileks dan nyaman. Bahkan, mandi uap dapat memberikan efek relaksasi pada pasien dengan depresi.

Hal ini sebenarnya tidak mengherankan. Pasalnya, segala hal yang membuat jiwa dan pikiran Anda lebih tenang dan damai akan memberikan efek positif pada kesehatan mental Anda.

Manfaat sauna untuk kesehatan mental mungkin tidak begitu terlihat pada awalnya. Namun seiring waktu, mandi uap dapat memberikan dampak positif bagi ketenangan jiwa dan pikiran Anda.

5. Menurunkan kolesterol

Jika kadar kolesterol Anda tinggi, Anda bisa mempertimbangkan mandi uap untuk membantu menurunkan kolesterol.

Studi oleh Pilch dkk. pada 2014 menemukan bahwa seseorang yang rutin mandi uap mengalami penurunan kadar kolesterol total.

Hal ini membuat para peneliti menyimpulkan bahwa manfaat sauna serupa dengan melakukan latihan fisik intensitas sedang. Meski begitu, bukan berarti Anda tak memerlukan latihan fisik secara rutin.

Anda tetap disarankan untuk aktif bergerak dan rutin latihan fisik untuk mengurangi kolesterol jahat dalam darah. Jangan lupa juga perhatikan asupan makanan Anda.

6. Membersihkan racun dalam tubuh

Manfaat sauna selanjutnya yaitu dapat membersihkan racun dalam tubuh. Sauna memicu tubuh untuk berkeringat sehingga tubuh dapat mengeluarkan racun, seperti logam berat, zat kimia, dan produk limbah.

Hal ini didukung dalam penelitian yang dikutip dari jurnal Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine

Penelitian tersebut mengatakan bahwa orang yang melakukan sauna 4 jam per hari lebih memiliki kualitas hidup yang baik, seperti jam tidur cukup, dan tidak mudah sakit.

Kualitas hidup yang baik dikaitkan dengan jumlah zat beracun yang tidak terlalu banyak dalam tubuh.

Sauna juga memberikan manfaat untuk kebersihan kulit. Ketika sauna, pori-pori akan membuka dan mengeluarkan kotoran yang terperangkap kulit.

7. Meredakan gejala penyakit pernapasan

Manfaat sauna juga dapat menjaga kesehatan saluran pernapasan. Sauna dapat membantu mengeluarkan dahak dan lendir di pernapasan sehingga baik dilakukan jika Anda sedang flu, pilek, atau batuk berdahak.

Bukan hanya itu, studi dalam jurnal Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine mengatakan objek penelitian yang mengalami rhinitis alergi dapat membaik setelah melakukan sauna selama 6 minggu. 

Selain itu, penelitian dari Mayo Clinic Proceedings mengatakan bahwa melakukan 2 – 7 sesi sauna per minggu dapat meredakan berbagai gejala gangguan pernapasan, seperti COPD, asma, dan pneumonia.

Meski menawarkan banyak manfaat untuk kesehatan tubuh, terdapat risiko efek samping sauna yang tak boleh disepelekan.

Mandi uap dapat menurunkan tekanan darah dan meningkatkan risiko dehidrasi terutama bagi penderita penyakit ginjal.

Pada dasarnya, mandi uap hanya diperuntukkan bagi orang-orang yang fit dan memiliki kondisi kesehatan normal. Silakan berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu guna memastikan keamanan sauna bagi Anda.

Catatan akhir

  • Pastikan Anda tidak mandi uap terlalu lama (lebih dari 30 menit).
  • Agar terhindar dari dehidrasi, Anda harus memenuhi asupan cairan dengan minum banyak air putih sebelum dan sesudah mandi uap.
  • Apabila saat melakukan sauna tiba-tiba Anda merasa kurang fit, segera sudahi kegiatan ini.
  • Hindari minum alkohol sebelum atau selama sauna karena hal tersebut dapat membuat tubuh Anda panas dan dehidrasi.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Ditinjau secara medis oleh

dr. Andreas Wilson Setiawan

General Practitioner · None


Ditulis oleh Annisa Nur Indah Setiawati · Tanggal diperbarui 27/09/2023

advertisement iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

advertisement iconIklan
advertisement iconIklan