4 Manfaat Sauna Setelah Olahraga (Bukan Cuma Relaksasi)

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 21 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Banyak pusat kebugaran yang menyediakan fasilitas sauna (mandi uap) di dalamnya. Ini disediakan sebagai tempat relaksasi tubuh setelah olahraga. Namun, apakah ada manfaat lain melakukan sauna setelah olahraga selain untuk membuat badan dan pikiran lebih rileks? Atau jangan-jangan sauna setelah olahraga justru bahaya? Simak ulasannya berikut ini.

Sekilas mengenai sauna

Sauna atau mandi uap dilakukan di dalam ruangan tertutup dengan suhu sekitar 65 hingga 90 derajat Celsius. Biasanya orang-orang akan menghabiskan waktu untuk sauna selama 15 sampai 30 menit, tergantung pada seberapa kuat toleransi tubuh Anda terhadap suhu panas. Energi yang dikeluarkan selama 30 menit sauna sama dengan lari sekitar 10 kilometer.

Setelah terbiasa melakukan sauna, Anda bisa meningkatkan ketahanan waktu Anda selama sauna sebesar 40 menit. Namun, tidak dianjurkan untuk melakukan sauna lebih dari sekali dalam sehari.

Menurut Rhonda Perciavalle Patrick, Ph.D., sauna memberikan perbaikan kinerja atletik pada tubuh dengan cepat. Karena itulah kegiatan ini banyak diakukan oleh para atlet setelah berolahraga, seperti dilansir dari situs kesehatan Mercola. Selain itu, pernyataan serupa oleh dr. Mukai bahwa sauna juga dapat membantu meningkatkan ketahanan dan kekuatan atlet.

Manfaat sauna setelah olahraga

Disediakannya fasilitas sauna di pusat kebugaran ternyata memiliki banyak manfaat asal dilakukan dengan benar. Berikut adalah beberapa manfaat sauna setelah olahraga.

1. Relaksasi dan mempercepat proses pemulihan otot

Setelah melakukan olahraga, otot-otot pada tubuh mengalami kerusakan dan menegang. Sauna adalah salah satu cara untuk merelaksasikan otot setelah olahraga. Apalagi bila seseorang mengalami gejala nyeri otot atau cedera ringan dalam satu atau dua hari setelah berolahraga atau berlangsung saat olahraga. Rasa sakit tersebut biasanya akan terus ada hingga 72 jam. Namun, setelah melakukan sauna proses pemulihan otot yang rusak akan lebih cepat dilakukan dan rasa sakitnya menjadi lebih berkurang.

Menurut Live Strong, The Nort American Sauna Society mengungkapkan bahwa sauna membantu mengurangi rasa sakit pada otot karena diproduksinya endorfin. Sauna juga membantu menghilangkan asam laktat dan toksin yang dilepaskan saat berolahraga dan membantu meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh sehingga otot menjadi segar kembali. Namun, penelitian ini belum sepenuhnya disepakati kebenarannya oleh para ahli.

Sauna juga dipercaya membantu mengurangi rasa sakit dan kelelahan pada orang yang memiliki nyeri sendi akibat rheumatoid arthritis dan fibromyalgia.

2. Menjaga daya tahan tubuh

Saat melakukan sauna, suhu tubuh, denyut nadi, dan metabolisme tubuh seseorang akan meningkat. Ini membuat pembuluh darah menjadi lebih lentur dan memperlancar sirkulasi darah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh serta menurunkan tekanan darah. Semua ini dapat memperbaiki mekanisme kardiovaskular sehingga menghindari penyakit jantung.

3. Membakar kalori

Olahraga mungkin cara yang tepat untuk menurunkan berat badan. Namun, dengan menggabungkannya dengan sauna, hasilnya akan lebih baik. Sebab, saat melakukan sauna, panas menyebabkan peningkatan denyut jantung dan pembakaran kalori oleh tubuh lebih banyak daripada duduk di ruangan dengan suhu normal.

Walaupun efeknya tidak terlalu besar, tapi ini bisa mengoptimalkan keseimbangan berat tubuh selama melakukan program diet.

4. Detoksifikasi

Melakukan sauna dapat mengeluarkan keringat dalam jumlah banyak. Ini berarti penetralan racun yang dikeluarkan dari tubuh juga lebih maksimal. Terutama racun yang menempel pada kulit, seperti bakteri, kuli mati, minyak berlebih, dan kotoran (racun dan logam) dari makanan, air, dan udara akan dikeluarkan bersama dengan keringat. Tentu ini akan membuat kulit Anda menjadi lebih bersih setelah melakukan olahraga.

Yang perlu diperhatikan bila ingin sauna setelah olahraga

Kemungkinan buruk yang terjadi saat melakukan sauna adalah dehidrasi. Apalagi Anda habis berolahraga dan berkeringat. Untuk itu, penting mengonsumsi banyak air sebelum melakukan sauna. Segera keluar dari ruangan bila Anda merasakan gejala-gejala dehidrasi seperti lemas, pusing, kulit kering, hingga mual.

Bagi Anda yang baru pertama kali mencoba, sebaiknya lakukan sauna dengan waktu bertahap, pertama lakukan selama 5 menit terlebih dahulu dan terus meningkat hingga 30 sampai 40 menit bila sudah terbiasa. Setelah melakukan sauna, pastikan untuk minum air dua sampai empat gelas  dan mengonsumsi makanan yang direkomendasikan setelah olahraga. Anda bisa melakukannya rutin; dua kali dalam seminggu untuk menjaga tekanan darah tetap stabil.

Normal Kah Detak Jantung Anda?

Kalkulator detak jantung kami bisa memperkirakan berapa target detak jantung saat olahraga yang perlu Anda capai.

Coba Hitung!
active

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Strategi Latihan Agar Tak Kehabisan Napas Saat Main Badminton

Badminton atau bulu tangkis memang perlu ketangkasan. Anda pun jadi mudah kehabisan napas. Yuk, cari tahu cara menjaga napas saat main badminton di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Olahraga Lainnya, Kebugaran 6 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

5 Gerakan Olahraga Aman untuk Atasi Pergelangan Tangan Sakit (Carpal Tunnel Syndrome)

Pergelangan tangan sakit akibat carpal tunnel syndrome tentu membuat aktivitas Anda jadi terhambat. Yuk, ringankan sakitnya dengan gerakan olahraga ini!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kesehatan Muskuloskeletal, Gangguan Muskuloskeletal 1 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit

Cara Mudah Ukur Kebugaran Jantung dan Paru, Tak Perlu Periksa ke Rumah Sakit

Cepat lelah dan kehabisan napas bisa jadi tanda kebugaran jantung dan paru-paru Anda kurang baik. Tapi bagaimana cara mengukurnya? Simak di sini!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fauzan Budi Prasetya
Olahraga Lainnya, Kebugaran, Hidup Sehat 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit

5 Cara Sederhana untuk Relaksasi Sehabis Olahraga

Setelah olahraga, otot di dalam tubuh Anda bekerja keras untuk menghasilkan energi. Untuk itu, Anda perlu melakukan relaksasi tubuh. Simak caranya berikut.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Olahraga Lainnya, Kebugaran 7 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

senam otak

3 Gerakan Dasar Senam Otak untuk Meningkatkan Fokus, Juga Mengasah Kreativitas

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 29 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit
otot kekar pada wanita

Apakah Sehat Jika Wanita Berotot Kekar Bak Pria Binaragawan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 19 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit
memaksa anak olahraga

Memaksa Anak Jago Olahraga

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 9 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit
cara membakar kalori

Kiat Sukses Membakar 100 Kalori dalam 10 Menit, Setiap Hari

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 8 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit