4 Manfaat Sauna setelah Olahraga, Bukan Sekadar Relaksasi

    4 Manfaat Sauna setelah Olahraga, Bukan Sekadar Relaksasi

    Banyak pusat kebugaran yang menyediakan fasilitas sauna (mandi uap) di dalamnya. Oleh karena itu, banyak orang yang setelah selesai olahraga di gym meluangkan waktu untuk mandi uap. Namun, adakah manfaat sauna setelah olahraga fitness?

    Manfaat sauna setelah olahraga fitness

    Sauna atau mandi uap dilakukan di dalam ruangan tertutup dengan suhu sekitar 65 – 90 °Celsius. Aktivitas ini bisa dilakukan kapan saja.

    Akan tetapi, paling sering dilakukan setelah melakukan olahraga di pusat kebugaran, terutama jika disediakan fasilitasnya.

    Berikut ini adalah berbagai manfaat melakukan sauna setelah olahraga yang mungkin Anda dapatkan.

    1. Meningkatkan massa otot

    Sebagian besar dari kita mulai kehilangan otot sekitar usia 30 tahun. Orang yang tidak aktif secara fisik lebih mudah kehilangan massa otot tanpa lemak 3 – 8% setiap 10 tahunnya setelah usia tersebut.

    Padahal otot diperlukan tubuh untuk mengatur gerak tubuh, membentuk postur tubuh, dan menjaga keseimbangan. Agar otot tidak hilang, olahraga secara rutin perlu dilakukan.

    Melakukan sauna setelah olahraga fitness diketahui memberikan manfaat untuk massa otot ini. Manfaatnya ini diungkap pada penelitian tahun 2018 pada jurnal Sports medicine.

    Paparan panas pada otot dapat meningkatkan manfaat latihan kekuatan untuk meningkatkan massa otot.

    2. Berpotensi mengurangi nyeri otot pascaolahraga

    nyeri sendi lutut

    Saat berolahraga, tubuh Anda memberikan stres pada otot. Hal ini menyebabkan nyeri otot pascaolahraga atau yang dikenal sebagai delayed onset muscle soreness (DOM).

    Kondisi ini dapat muncul dalam waktu 6 – 8 jam setelah Anda mulai kembali berolahraga, dan bertahan hingga 2 hari setelah latihan selesai dilakukan.

    Berdasarkan Journal of the Association of Chartered Physiotherapists in Sports Medicine, peneliti menemukan bahwa terapi panas dengan kompres panas, secara efektif dapat mengurangi nyeri otot setelah olahraga.

    Penelitian ini memang mengamati potensi kompres panas, tapi bisa sauna setelah olahraga yang juga memberikan manfaat panas yang serupa pada otot.

    3. Bisa mempercepat pemulihan otot

    Keseleo bisa saja terjadi setelah Anda berolahraga. Biasanya, cedera olahraga ini terjadi karena tidak diterapkannya latihan pemanasan atau latihan pendinginan setelah olahraga.

    Kondisi ini bisa menimbulkan pembengkakan, kemerahan. dan nyeri ketika ditekan. Untuk meredakan kondisi tersebut, Anda bisa menggunakan kompres air dingin.

    Nah, setelah peradangan mereda, memberikan paparan panas bisa membantu meredakan kekakuan otot di lokasi cedera.

    Efeknya ini bisa didapat dengan memberikan kompres panas ke area tubuh yang mengalami keseleo.

    Mungkin juga manfaat pemulihan otot dari cedera yang diberikan sama efeknya jika Anda melakukan sauna setelah olahraga fitness.

    4. Membantu membakar kalori

    Sebagian besar orang melakukan olahraga secara rutin untuk menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh. Ada juga yang melakukan olahraga untuk menurunkan berat badan.

    Biasanya aktivitas fisik ini ditingkatkan berbarengan dengan diet. Kombinasi keduanya bisa membakar kalori lebih banyak sehingga berat badan akan berkurang.

    Dr. Adam Rindfleisch, seorang dokter kesehatan keluarga dari University of Wisconsin Hospitals, menyebutkan terapi panas dapat meningkatkan aliran darah dan detak jantung ke tingkat yang mirip dengan olahraga.

    Efeknya ini bisa jadi membantu membakar kalori tubuh lebih banyak jika dilakukan secara rutin.

    5. Merelaksasi otot

    Olahraga membuat tubuh berkeringat lebih banyak karena tubuh aktif bergerak. Nah, sauna juga menimbulkan efek yang sama.

    Bedanya, olahraga mengeluarkan keringat aktif yang diinduksi secara internal, sedangkan sauna mengeluarkan keringat yang diinduksi secara eksternal.

    Jika sauna dilakukan setelah olahraga akan ada manfaat yang didapat, yakni dapat menenangkan dan mengendurkan otot.

    Merelaksasikan otot dapat mengurangi ketegangan pada otot setelah olahraga.

    Tips sauna setelah olahraga fitness

    berlapa lama sebaiknya sauna

    Olahraga bisa mengurangi asupan cairan dalam tubuh karena air dibutuhkan untuk menstabilkan suhu tubuh yang panas agar kembali normal.

    Oleh karena itu, Anda rentan mengalami dehidrasi ketika berolahraga.

    Jika Anda tidak mengonsumsi banyak air setelah berolahraga dan langsung melakukan sauna bisa jadi dehidrasi bisa terjadi. Kondisi ini ditandai dengan lemas, pusing, kulit kering, dan mual.

    Untuk itu, sangat penting untuk minum banyak air dan mengonsumsi makanan sebelum melakukan sauna. Pastikan juga untuk tidak melakukan sauna dalam waktu lama.

    Jika baru menerapkannya, Anda boleh melakukan sauna selama 5 menit. Selanjutnya, durasi sauna bisa ditingkatkan.

    Perlu diketahui jika Anda memiliki masalah kesehatan tertentu, konsultasikan lebih dulu rencana sauna setelah olahraga setelah olahraga kepada dokter.

    Wajib Anda Tahu

    Orang dengan penyakit ginjal, gagal hati, atau penyakit jantung, mungkin tidak dapat melakukan terapi sauna setelah olahraga fitness. Jadi, selalu konsultasikan rencana ini dengan dokter Anda.

    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Sumber

    Patrick, R. P., & Johnson, T. L. (2021).Sauna use as a lifestyle practice to extend healthspan. Experimental Gerontology, 154, 111509. https://doi.org/10.1016/j.exger.2021.111509

    McGorm, H., Roberts, L. A., Coombes, J. S., & Peake, J. M. (2018). Turning Up the Heat: An Evaluation of the Evidence for Heating to Promote Exercise Recovery, Muscle Rehabilitation and Adaptation. Sports medicine (Auckland, N.Z.)48(6), 1311–1328. https://doi.org/10.1007/s40279-018-0876-6

    Klemm, C. S. (n.d.). 4 keys to strength building and Muscle Mass. EatRight. Retrieved May 31, 2022, from https://www.eatright.org/fitness/training-and-recovery/building-muscle/strength-building-and-muscle-mass

    Wang Y;Li S;Zhang Y;Chen Y;Yan F;Han L;Ma Y; (n.d.). Heat and cold therapy reduce pain in patients with delayed onset MUSCLE SORENESS: A systematic review and meta-analysis of 32 randomized controlled trials. Physical therapy in sport : official journal of the Association of Chartered Physiotherapists in Sports Medicine. 

    Bone, M. and J. T. (2020, December 8). Should you use ice or heat for pain? (infographic). Cleveland Clinic. Retrieved May 31, 2022, from https://health.clevelandclinic.org/should-you-use-ice-or-heat-for-pain-infographic/

    Sauna-induced sweating offers many health benefits. News | UW Health. (n.d.). Retrieved May 31, 2022, from https://www.uwhealth.org/news/sauna-induced-sweating-offers-many-health-benefits

    Foto Penulisbadge
    Ditulis oleh Aprinda Puji Diperbarui Jun 20
    Ditinjau secara medis oleh dr. Andreas Wilson Setiawan