Didiagnosis Kanker Bukan Akhir Segalanya, Hadapi Dengan Melakukan 5 Hal Ini

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 26/03/2020 . 4 menit baca
Bagikan sekarang

Divonis kanker oleh dokter bukanlah pengalaman yang mudah. Anda tentu merasa cemas, takut, syok, bahkan mungkin tidak mengetahui apa yang harus dilakukan. Wajar memang Anda merasa sedih, marah, dan bingung setelah didiagnosis kanker. Namun, ada baiknya Anda segera move on dan melakukan berbagai persiapan untuk menghadapi penyakit ini. 

Ingat, penyakit kanker bisa disembuhkan apalagi jika ditemukan cukup dini. Maka itu, jangan membuang waktu untuk berlarut-larut dengan kesedihan. Berikut hal yang mesti segera Anda lakukan setelah didiagnosis kanker supaya memudahkan pengobatan Anda kelak. 

Apa yang harus dilakukan jika divonis kanker?

Kanker adalah penyakit yang serius, tapi bukan berarti tidak bisa disembuhkan. Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan bila didiagnosis kanker, yaitu:

1. Cari informasi sebanyak-banyaknya

penyebab sirosis hati

Bila memang Anda masih sulit percaya setelah mendengar diagnosis dokter, Anda sebenarnya bisa mencari pendapat lain. Misalnya, berkonsultasi dengan dokter spesialis di rumah sakit lain. Dengan begitu Anda bisa mendapatkan pandangan lain tentang kondisi Anda saat ini.

Jika memang Anda divonis hal yang sama oleh dokter lain yang Anda kunjungi, maka sebaiknya Anda lanjut untuk mencari informasi terkait kanker ini. Tanyakan dengan jelas tentang kanker yang sedang Anda derita, dari jenis hingga peluang kesembuhannya.

Hal ini memudahkan Anda untuk menjalani pengobatan selanjutnya. Berikut beberapa pertanyaan yang bisa Anda tanyakan pada dokter setelah didiagnosis kanker.

  • Apa jenis kanker yang saya miliki?
  • Di mana kanker tersebut muncul, dan apakah kankernya telah menyebar?
  • Metode apa yang perlu dilakukan untuk memastikan diagnosis?
  • Apakah kanker tersebut dapat disembuhkan? Jika ya, seberapa besar kemungkinannya?
  • Apa saja pilihan pengobatan yang dapat dilakukan?
  • Apa saja yang akan dilakukan dalam pengobatan tersebut?
  • Apakah ada efek samping pengobatan yang perlu dikhawatirkan?
  • Bagaimana caranya mencegah kanker muncul kembali?
  • Kapan saya harus menghubungi dokter kembali?
  • Apakah keturunan saya juga akan memiliki kanker?

2. Menjaga kesehatan tubuh

agar hidup bahagia

Kesehatan fisik dan mental Anda berperan besar dalam proses pengobatan dan perkembangan penyakit. Pertahankan kebiasaan hidup sehat yang selama ini telah Anda jalani, termasuk aktif berolahraga, makan secara teratur, dan tidur dengan cukup. Jangan lupa berkonsultasi dengan dokter apabila Anda mengalami suatu keluhan.

Divonis kanker bukanlah alasan untuk meninggalkan kegiatan yang Anda cintai. Tetaplah lakukan kegiatan menyenangkan seperti berkumpul dengan keluarga, memasak, mendengarkan musik, dan sebagainya. Lakukan pula kegiatan yang dapat menenangkan pikiran seperti bermeditasi atau melakukan yoga.

3. Temukan dukungan

support group kanker hati

Keberadaan orang-orang yang Anda cintai amat penting untuk menjaga kesehatan mental Anda. Pertahankan hubungan baik Anda dengan mereka, sebab merekalah orang-orang yang mendukung Anda pada masa-masa sulit ini. Selain dengan keluarga dan orang-orang terdekat, Anda juga bisa mendapatkan dukungan dari support group dengan kondisi yang sama.

4. Kelola stres dengan baik

terapis seks

Stres merupakan salah satu rintangan terbesar bagi Anda yang memiliki kanker. Walaupun tidak dapat dihindari, stres dapat dikelola dengan berbagai cara.

Cobalah melakukan berbagai hal yang Anda senangi, atau melakukan kegiatan rekreasi yang menyegarkan pikiran Anda. Bila berbagai cara yang Anda lakukan tidak juga berhasil, Anda pun dapat berkonsultasi dengan seorang terapis.

5. Bangunlah harapan hidup bagi diri Anda

punya banyak teman

Bersama kebiasaan hidup sehat, harapan dan nilai-nilai positif dapat membantu tubuh Anda melawan kanker. Ada beberapa hal sederhana yang bisa Anda lakukan, di antaranya:

  • Buatlah rencana mengenai apa yang hendak Anda lakukan pada hari itu.
  • Jangan batasi diri Anda dari berbagai kegiatan yang menyenangkan, sekalipun Anda memiliki kanker.
  • Habiskan waktu di alam bebas.
  • Sampaikan kepada orang lain atau tuliskan berbagai hal yang Anda syukuri, serta apa yang membuat Anda bersemangat untuk terus hidup.
  • Temui orang-orang yang berhasil mengalahkan kanker dan dengarkan cerita mereka.

Didiagnosis kanker tentu menimbulkan syok yang hebat. Tak jarang, penderita kanker menjadi rentan mengalami depresi. Awasi tanda-tanda depresi seperti rasa sedih berkepanjangan, tidak ada semangat untuk beraktivitas, serta hilangnya harapan untuk sembuh.

Meski begitu, jangan pernah biarkan kanker merenggut kebahagiaan dan kehidupan Anda saat ini. Alihkan fokus Anda dari hal-hal negatif yang dapat menghambat pengobatan, sekecil apa pun itu. Anda memang memiliki kanker, tapi kanker tidak memiliki hidup Anda. Jangan menyerah dan tetaplah berjuang demi kesembuhan Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berbagai Pilihan Pengobatan Efektif untuk Kanker Ginjal

Pertumbuhan sel kanker dari ginjal tergolong cepat, pengobatan harus segera dilakukan jika sudah terdiagnosis. Simak berbagai pilihan pengobatannya.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha

Efek Barnum, Kondisi Psikologis yang Membuat Anda Cocok dengan Zodiak

Pernahkah Anda mencoba tes kepribadian berdasarkan zodiak dan mendapatkan hasil akurat? Dalam ranah psikologi, hal ini ternyata dikenal sebagai efek Barnum.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hidup Sehat, Psikologi 11/02/2020 . 4 menit baca

Cara Kerja Pengobatan Imunoterapi pada Pasien Kanker Paru

Imunoterapi dinilai menjadi metode pengobatan masa depan pada pasien kanker paru. Seperti apa kriteria pasien dan cara kerjanya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Kanker Paru, Health Centers 07/02/2020 . 6 menit baca

Mengenal Terapi Imuno Onkologi, Cara Baru untuk Mengobati Kanker Paru

Terapi imuno onkologi dinilai memiliki manfaat yang sama dengan kemoterapi bagi pasien kanker paru, tapi dengan risiko lebih kecil. Seperti apa terapi ini?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Kanker Paru, Health Centers 06/02/2020 . 5 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

Hubungan Harmonis Pengaruhi Tingkat Stres Pasien Kanker Payudara

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 10/06/2020 . 5 menit baca
penyebab rasisme

Apa Penyebab Rasisme yang Masih Terjadi di Sekitar Kita?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 05/06/2020 . 5 menit baca
protein untuk penderita kanker

4 Manfaat Penting Protein bagi Penderita Kanker

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 27/05/2020 . 4 menit baca
covid-19 bunuh diri

Begini Cara Mengatur Perawatan Kanker Selama Wabah COVID-19

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 26/03/2020 . 6 menit baca