6 Gejala Tukak Lambung yang Umum, dan yang Harus Segera Diperiksa Dokter

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Tukak lambung adalah penyakit pencernaan yang ditandai dengan peradangan akibat adanya luka terbuka di lapisan dinding dalam lambung. Luka ini muncul karena cairan asam terus mengikis lendir yang melapisi dinding dalam lambung Anda. Apa saja gejala tukak lambung yang harus diwaspadai?

Bagaimana gejala tukak lambung bisa muncul?

Luka alias tukak dapat muncul di lambung jika dinding dalam sudah tidak berfungsi dan sekuat seharusnya. Dinding dalam lambung normalnya dilapisi oleh lendir tebal yang berfungsi untuk melindungi jaringan dinding tersebut dari kuatnya efek cairan asam lambung.

Namun, berbagai hal di bawah ini dapat menyebabkan lapisan lendir tersebut rusak dan menipis sehingga paparan asam dapat mengikis dinding lambung:

  • Infeksi bakteri Helicobacter pylori (H. pylori).
  • Konsumsi obat antiradang nonsteroid (NSAID), seperti aspirin, ibuprofen, atau naproxen dalam jangka waktu panjang.
  • Merokok dan mengonsumsi minuman alkohol.

Apa saja gejala tukak lambung yang umum?

Tukak terjadi ketika dinding lambung terkikis lalu terluka, sehingga cairan asam mengenai jaringan yang lebih dalam. Ketika lambung sudah terluka, gejala yang umumnya muncul berupa:

1. Sakit perut

Sakit perut adalah gejala dari tukak lambung yang paling umum dan khas. Nyeri perut muncul sebagai akibat langsung dari adanya luka pada lapisan lambung.

Rasa sakit biasanya akan terasa di perut atas bagian tengah, di atas pusar, dan di bawah tulang dada (ulu hati). Ini karena umumnya luka terbentuk di bagian atas lambung yang dekat dengan ujung esophagus (tenggorokan), dan di awal bagian usus halus. Nyeri juga dapat berupa sensasi panas terbakar.

Sakitnya akan paling terasa saat perut Anda kosong yang bisa berlangsung selama beberapa menit sampai beberapa jam. Sakit perut juga bisa terasa di malam hari.

2. Perubahan kebiasaan makan

Salah satu gejala tukak lambung yang sering dipandang sebelah mata adalah perubahan pola makan. Dr.  Elizabeth Lowden, MD, seorang ahli endokrinologi di Northwestern Medicine Regional Medical Group, mengatakan tukak lambung bisa membuat seseorang jadi terbiasa makan lebih banyak atau sedikit dari biasanya.

Beberapa orang memilih makan lebih sering dan lebih banyak untuk mencegah perutnya kosong berkepanjangan. Lambat laun, pola makan yang berlebihan seperti ini dapat menyebabkan berat badan bertambah.

Di sisi lain, ada pula orang yang justru mengurangi makannya karena rasa sakitnya justru sering kambuh saat perut sedang mencerna makanan. Alhasil orang tersebut jadi malas makan dan berat badannya perlahan menurun. 

3. Mudah kenyang

Gejala tukak lambung yang harus Anda waspadai lainnya adalah gampang kenyang. Ini bisa menjadi tanda bahwa organ pencernaan Anda, terutama usus, sedang tidak bekerja dengan baik.

Saat lambung dan usus mengalami luka, makanan yang masuk akan lambat dicerna. Pencernaan yang berjalan lambat membuat Anda akan lebih mudah merasa kenyang karena makanan dalam perut belum maksimal dicerna tubuh. 

4. Sering sendawa

Gejala tukak lambung yang disebabkan oleh infeksi H. Pylori sering menyebabkan sendawa. Sendawa terjadi ketika lambung dan usus tidak dapat mencerna makanan dengan baik karena terluka atau memiliki borok.

Sisa makanan yang tidak tercerna sempurna akan tetap berjalan dari usus kecil ke usus besar. Namun seiring perjalanannya, makanan tersebut akan menghasilkan gas berupa campuran hidrogen, karbon dioksida, dan metana yang terperangkap di sistem pencernaan.

Pada akhirnya Anda pun jadi sering sendawa atau bahkan kentut untuk mengeluarkan gas berlebih dari pencernaan. 

5. Kerongkongan terasa terbakar

Tukak lambung yang disebabkan karena bakteri H. Pylori dapat meningkatkan jumlah asam dan menghancurkan lapisan lendir pelindung lambung. Alhasil, hal ini dapat mengiritasi saluran pencernaan, terutama esophagus (kerongkongan) dan lambung. Asam lambung bisa naik ke atas menuju tenggorokan dan menghasilkan sensasi terbakar yang menjalar dari perut ke dada. 

6. Mual dan muntah

Sensasi mual dan bahkan muntah umum dirasakan orang yang mengalami gejala tukak lambung. Mual dan muntah bisa terjadi saat cairan asam lambung mengalir balik ke atas

Gejala tukak lambung yang harus segera diperiksakan ke dokter

Gejala tukak lambung yang umum bisa bertambah buruk jika tidak segera diobati. Anda harus menghubungi dokter jika sudah pernah didiagnosis memiliki maag atau tukak lambung, dan mengalami salah satu atau bahkan lebih dari gejala mencurigakan berikut:

  • Muntah berwarna gelap atau bercampur darah; karena luka pada dinding lambung sudah sangat parah hingga menyebabkan perdarahan.
  • Feses hitam atau bercampur darah; sama-sama menandakan bahwa tukak pada lambung atau usus halus Anda sudah sampai menimbulkan perdarahan.
  • Mengalami gejala anemia; berupa pusing, lemah, letih dan lesu, dan kulit wajah terlihat pucat karena tubuh kekurangan darah. Waspada juga jika Anda mudah merasa ingin pingsan.
  • Terus-terusan mengalami sakit punggung parah. Ini kemungkinan menandakan tukak sudah sampai melubangi dinding perut.

Segera ke dokter untuk memeriksakan diri apakah gejala yang Anda alami benar mengacu pada komplikasi tukak lambung. Pemeriksaan sedini mungkin dapat membantu dokter mencegah risiko perdarahan di dalam perut serta perforasi (perlubangan) pada jaringan perut. Maka itu, segera ke dokter apabila Anda mengalami gejala tukak lambung yang terasa sangat menyakitkan. 

Baca Juga: