Apa Itu Gangguan Autoimun dan Bagaimana Mencegahnya?

Gangguan autoimun adalah sebuah gangguan yang terjadi akibat gagalnya sistem pertahanan tubuh dalam mengenali tubuh sendiri, sehingga sistem imun bergerak menyerang tubuh yang sehat karena dianggap sebagai benda asing yang harus dihancurkan. Bila kegagalan ini dibiarkan berlarut-larut, maka fungsi tubuh akan terganggu dan rusak karena serangan sistem imun tersebut.

Apa saja penyakit yang disebabkan gangguan autoimun?

Dulu, gangguan dan penyakit autoimun jarang disebut-sebut karena memang penyebab dan prosesnya masih membingungkan. Banyaknya penelitian mengenai autoimun menyebabkan penyakit ini semakin dikenal.

Kini, sudah lebih dari 100 penyakit yang termasuk dalam gangguan autoimun. Beberapa di antaranya adalah penyakit yang sudah tak asing lagi di telinga, yaitu diabetes pada anak, diabetes tipe 1, demam rematik, psoriasis, endometrosis, lupus, dan banyak lainnya.

Siapa yang berisiko mengalami gangguan autoimun?

Ternyata wanita memiliki risiko sebesar 75% untuk terkena gangguan autoimun. Kondisi autoimun juga diturunkan secara genetik, dan penyakit autoimun yang diderita tidak selalu sama.

Contohnya saja, seorang wanita yang memiliki penyakit autoimun berupa penyakit tiroid hashimoto, anaknya mungkin memiliki diabetes anak, sementara ibunya menderita psoriasis.

Autoimun juga lambat untuk dikenali dan didagnosis, sehingga kondisi tersebut dapat mengganggu kehidupan sehari-hari dan sudah telanjur parah sampai akhirnya didiagnosis dan ditangani.

Bagaimana cara mengurangi risiko terkena gangguan autoimun?

Nyatanya, belum diketahui apa saja hal-hal yang memicu risiko gangguan autoimun. Namun, ada beberapa hal yang dapat diterapkan dalam keseharian untuk mencegah penyakit ini, di antaranya:

1. Temukan metode relaksasi yang tepat untuk mengatasi stres

Tak diragukan lagi jika stres dapat mengganggu keseimbangan dan kesehatan tubuh. Gangguan kesehatan yang berlarut-larut akan menurunkan kemampuan sistem imun tubuh, dan dapat berkembang menjadi penyakit autoimun. Maka dari itu, cari cara-cara yang nyaman bagi Anda untuk relaksasi dan mencegah stres dalam aktivitas sehari – hari.

2. Cukupi kebutuhan tubuh akan omega 3

Omega 3 dikenal akan kebaikannya untuk perkembangan dan fungsi otak. Namun, ternyata omega 3 juga merupakan anti peradangan alami yang berperan untuk mengatasi radang pada tubuh.

Asupan omega 3 yang cukup akan membantu sistem imun untuk tetap aktif dan bekerja optimal sehingga terhindar dari kegagalan fungsi yang dapat berkembang menjadi penyakit autoimun.

3. Perkuat sistem imun dengan olahraga rutin

Olahraga selalu menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kesehatan tubuh. Begitupun dengan gangguan autoimun. Olahraga dan aktivitas fisik yang rutin dilakukan sehari-hari akan mengatur sistem hormon, enzim dan sel-sel tubuh untuk bekerja secara optimal.

Baca Juga:

dr. Lisa Silvani, M.Biomed(AAM) Anti-aging
dr. Lisa Silvani adalah dokter yang memfokuskan praktiknya pada Anti Aging dan Functional Medicine. Kedua keilmuan ini bermanfaat pada pencegahan dan penanganan ...
Selengkapnya
dr. Lisa Silvani, M.Biomed(AAM) Anti-aging

dr. Lisa Silvani adalah dokter yang memfokuskan praktiknya pada Anti Aging dan Functional Medicine. Kedua keilmuan ini bermanfaat pada pencegahan dan penanganan penyakit kronis, terutama akibat penuaan.

dr. Lisa mengenyam pendidikan anti aging-nya di Universitas Udayana dan saat ini aktif mengikuti pendidikan serta kursus yang berkaitan dengan anti aging dan functional medicine, selain juga berperan serta dalam beberapa organisasi dan komunitas kesehatan.

Selengkapnya
Artikel Terbaru