Sudah Cukupkah Asupan Protein Anda Hari Ini?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 6 Desember 2017 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Protein adalah salah satu nutrisi penting bagi tubuh untuk membantu membangun otot dan jaringan tubuh lainnya. Protein juga menjadi sumber energi yang baik untuk tubuh selama beraktivitas. Oleh karena itu, Anda perlu mencukupi kebutuhan protein Anda setiap hari. Berikut rinciannya.

Mengapa Anda perlu konsumsi protein?

Di dalam tubuh, protein dicerna untuk dipecah menjadi asam amino. Asam amino dibutuhkan oleh tubuh untuk menghasilkan molekul penting dalam tubuh, seperti enzim, hormon, neurotransmitter (senyawa kimia dalam otak), dan antibodi. Oleh karena itu, tanpa asupan protein yang memadai, tubuh Anda tidak dapat berfungsi dengan baik.

Fungsi kognitif otak dapat terganggu ketika Anda tidak mencukupi kebutuhan protein harian. Pasalnya, otak merupakan salah satu organ tubuh yang menggunakan banyak protein untuk bisa berfungsi. Kekurangan protein dapat menghambat produksi hormon pengatur mood dan ketajaman berpikir.

Selain itu, protein juga dibutuhkan untuk menjaga kesehatan rambut, kulit dan kuku. Itu sebabnya, defisiensi protein dapat menyebabkan masalah kulit kering, kuku kusam dan mudah patah, perubahan tekstur rambut, hingga rambut yang lebih gampang rontok.

Ketika tubuh kekurangan protein, maka protein dalam otot rangka akan diambil secara perlahan untuk memenuhi kebutuhan protein tersebut. Dalam waktu yang lama defisiensi protein dapat menyebabkan penurunan massa otot yang serius.

Ditambah lagi, tubuh yang kekurangan protein tidak mampu memproduksi cukup lipoprotein, protein yang bertugas untuk mengangkut lemak. Akibatnya, lemak semakin menumpuk dalam hati sehingga dapat menyebabkan kegagalan fungsi hati.

Berikut adalah manfaat protein lainnya untuk tubuh Anda :

  • Mengganti sel yang sudah usang
  • Mengangkut berbagai zat ke seluruh tubuh, dan membantu pertumbuhan dan perbaikan sel-sel yag rusak.

Berapa banyak kebutuhan protein harian Anda?

Sekitar 20% dari tubuh manusia terbentuk dari protein. Karena protein tidak disimpan di dalam tubuh, maka Anda perlu untuk mencukupi asupan protein setiap hari agar tidak berdampak negatif pada kesehatan tubuh. Yang perlu dipahami, kebutuhan protein harian setiap orang berbeda-beda – tergantung pada berat badan dan jenis aktivitas yang dijalani sehari-hari.

Berdasarkan tabel Angka Kecukupan Gizi (AKG) Kemenkes RI, standar angka kecukupan protein bagi masyarakat Indonesia adalah sekitar 56-59 gram per hari untuk perempuan dan 62-66 gram per hari untuk laki-laki.

Namun secara khusus, berikut adalah AKG Protein yang dibutuhkan berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 75 Thaun 2013 tentang Angka Kecukupan Gizi yang Dianjurkan Bagi Bangsa Indonesia :

  • AKG Protein bayi kurang dari 6 bulan : 12 g
  • AKG Balita : 18 – 35 g
  • AKG laki-laki
    • Anak-anak (5-11 tahun) : 49 – 56 g
    • Remaja (12 s.d 25 tahun) : 62 – 72 g
    • Dewasa (26 s.d 45 tahun) : 62 – 65 g
    • Lansia (41 s.d 65 tahun) : 65 g
    • Manula (>65 tahun) : 62 g
  • AKG perempuan
    • Anak-anak (5-11 tahun) : 49 – 60 g
    • Remaja (12 s.d 25 tahun) : 56 – 69 g
    • Dewasa (26 s.d 45 tahun) : 56 g
    • Lansia (41 s.d 65 tahun) : 56 g
    • Manula (>65 tahun) : 56 g
    • Masa kehamilan dan menyusui : ditambah 20 g dari kebutuhan berdasarkan usia

Bagaimana, sudah cukupkah asupan protein Anda hari ini?

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy

Yang juga perlu Anda baca

10 Makanan Terbaik untuk Anda yang Cepat Lapar

Anda sering merasa lapar atau ingin mengunyah sesuatu meski sudah makan? Sudah saatnya mencoba menu makanan berikut ini agar Anda tidak cepat lapar.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Nutrisi, Hidup Sehat 29 November 2020 . Waktu baca 5 menit

Penyebab Serangan Jantung Pada Anak Muda

Tahukan Anda bahwa banyak kasus serangan jantung terjadi pada anak muda di bawah 40 tahun, dan 25% dari mereka meninggal dalam waktu kurang dari 15 tahun?

Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Hidup Sehat, Tips Sehat 26 November 2020 . Waktu baca 5 menit

4 Jenis Gangguan Kesehatan Akibat Terlalu Sering Bermain Smartphone

Tak hanya membuat kita lupa waktu, bermain smartphone terlalu lama juga bisa memicu berbagai jenis gangguan kesehatan. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Hidup Sehat, Psikologi 26 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Fakta Seputar Gigi Gingsul yang Harus Anda Tahu

Banyak orang menilai gigi gingsul membuat senyuman pemiliknya bertambah manis. Berikut serba-serbi kesehatan gigi gingsul yang perlu Anda tahu.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Novita Joseph
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 25 November 2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mood swing saat menstruasi

Tips Mengendalikan Mood Swing Saat PMS

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Elita Mulyadi
Dipublikasikan tanggal: 30 November 2020 . Waktu baca 4 menit
obat alami oral thrush

Ciri-ciri Infeksi Jamur di Mulut Anda

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 30 November 2020 . Waktu baca 9 menit
manfaat garam untuk kesehatan

6 Manfaat Garam untuk Kesehatan yang Belum Anda Tahu

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 29 November 2020 . Waktu baca 3 menit
krim muka dari dokter bikin ketagihan

Sederet Fungsi Vitamin B untuk Kecantikan

Ditulis oleh: Tiara Putri
Dipublikasikan tanggal: 29 November 2020 . Waktu baca 5 menit